58 E-ISSN 2686-2042 Destinesia : Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata Vol . No. Maret 2024, pp. 58 - 63 Determinan dari Minat Berkarir Mahasiswa pada Industri Pariwisata Antonius Adi 1,*. Herry Windawaty 2 Stella Permata 3 Jennifer 4 1,2,3,4 Universitas Agung Podomoro. Jakarta. Indonesia adi@podomorouniversity. id 1,*, herry. windawaty@podomorouniversity. id 2 , permata@podomorouniversity. id 3 , jennifer@podomorouniversity. * corresponding author AR T IC L E I NFO AB S T RA C T Article history Received : 20 - 02 - 2024 Revised : 04 - 04 - 2024 Accepted : 16 - 05 - 2024 Higher education is one of the providers for qualified human resources. Colleges or universities must be able to respond to the career preparation challenges of students by implementing skills development within their curriculum and collaborating with industry players. The aim of this study is to analyze the relationship between future career intention and interns satisfaction, interns satisfaction and hotel interns service quality, and interns satisfaction as a mediator of hotel interns service quality, and future career intention. This research utilizes hypothesis testing to analyze the relationships between The sampling method employed is purposive sampling. The criteria for respondents are students/graduates from tourism programs in higher education who have undergone internships. The total sample size for this study is 163 The findings of this study indicate that interns satisfaction mediates the relationship between the hotel interns service quality offered by a hotel and the future career intention. Additionally, it is also found that the hotel interns service quality positively influences interns satisfaction with the internship program, and interns satisfaction positively influences future career intention in the industry where they interned. The limitations of this study include, firstly, the sample size, which consists of only 163 respondents. therefore, future research could benefit from a larger sample size for improved generalizability. Furthermore, the industry focus of this study is limited to the tourism sector, so future research could explore other industries beyond the service industry, such as automotive, banking, and others Keywords Future Career Intention . Hotel Interns . Satisfaction . Intership Program Quality . Internship . PENDAHULUAN Pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat terdampak oleh kondisi pandemi Covid-19. Pemulihan kondisi terus berlangsung di berbagai negara. Walaupun banyak dampak negatif dari pandemi Covid-19, namun terdapat dampak positif di mana pandemi telah mengubah dan mereformasi pariwisata menjadi lebih beretika, bertanggung-jawab dan sustainable. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberlangsungan dari berjalannya sustainable tourism adalah sumber daya manusia yang berkualitas. Industri Pariwisata membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten untuk dapat merealisasikan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan . Pendidikan tinggi merupakan salah satu penyedia SDM yang berkualitas . Perguruan tinggi atau universitas harus dapat menjawab tantangan dari persiapan karir dari para peserta didik dengan cara menerapkan pengembangan keterampilan di dalam kurikulumnya . Dalam kurikulum terkait, program magang merupakan sebuah program yang dapat memfasilitasi transisi dari perguruan tinggi ke dunia kerja dari para peserta didik untuk dapat merasakan pengalaman belajar yang memang terintegrasi dengan pengalaman bekerja sehari-hari sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi dalam perkembangan serta minat karir dari peserta didik tersebut . Kepuasan peserta magang dalam menjalani program magang memegang peranan penting terkait minat dari peserta didik untuk ingin melanjutkan karir di industri pariwisata yang berdampak pada semakin banyak sumber daya manusia yang berkualitas yang tersedia di industri tersebut. Kepuasan peserta magang memiliki dampak positif, yakni kemungkinan untuk peserta magang menerima penawaran dari tempat mereka bekerja . Hal ini memiliki dampak positif bagi industri untuk dapat mempertahankan dan menerima pekerja yang berkualitas dengan lebih baik. Dalam konteks http://ojs. journaldestinesia@gmail. com/destinesiajournal@stiami. E-ISSN 2686-2042 Destinesia : Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata Vol . No. Maret 2024, pp. 58 - 63 program magang, maka kualitas program magang merupakan penentu dari kepuasan peserta magang . Magang umumnya diakui sebagai jembatan antara pembelajaran di kelas dan praktik industri . Pengalaman magang yang positif mendorong mahasiswa perhotelan dan pariwisata untuk bergabung dalam industri setelah lulus dan meningkatkan kepuasan kerja serta keinginan untuk tetap berada dalam industri tersebut . Pembelajaran magang ini memiliki beberapa manfaat bagi mahasiswa, yaitu pembelajaran magang meningkatkan pemahaman tentang bagaimana organisasi berfungsi dan kemampuan untuk melihat harapan karier secara realistis . Selain itu, ini meningkatkan jaringan kontak profesional, meningkatkan keterampilan untuk mengambil inisiatif dan beradaptasi dengan perubahan, mengembangkan keterampilan kepemimpinan, dan meningkatkan keterampilan manajemen keuangan . Kesuksesan dalam menerapkan program pelatihan industri bergantung pada kesiapan semua pihak yang terlibat, yaitu mahasiswa, hotel sebagai pihak industri, dan perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan. Semua pihak yang terlibat menyadari manfaat yang dapat mereka peroleh dari program pelatihan industri ini. Bagi mahasiswa, program ini merupakan jembatan menuju dunia kerja yang sebenarnya. Ini juga menguntungkan bagi hotel karena peserta pelatihan . merupakan calon pekerja masa depan mereka. Dengan demikian, hal ini memberikan dampak bagi lembaga pendidikan sebagai tempat untuk mempersiapkan mahasiswa yang terampil . Salah satu segmen target terbaik dan paling jelas untuk rekrutmen di masa depan bagi pihak industri tentunya adalah mahasiswa yang telah memiliki pengalaman praktik pembelajaran pengalaman sebelumnya dan mendapat manfaat dari eksposur industri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali hubungan antara kualitas program magang, kepuasan program magang dan minat berkarir mahasiswa di masa depan dalam industri hospitaliti, serta dampaknya terhadap minat mahasiswa untuk memilih karier di industri ini setelah lulus. METODOLOGI Penelitian ini adalah penelitian sebab akibat dan menggunakan uji hipotesis untuk menganalisa hubungan antar variabel. Dimensi waktu pada penelitian ini adalah Cross-Sectional di mana data diambil dalam satu waktu. Variabel pada penelitian ini adalah hotel interns service quality, interns satisfaction, dan future career intention. Kriteria responden pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi perhotelan di Jakarta. Jumlah sampel yang diambil adalah minimal 100-200 sampel . Alat analisa yang digunakan adalah Structural Equation Modelling. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Sampel yang terkumpul berjumlah sebanyak 163 responden. Berikut adalah data demografis dari responden. Demografi Responden Statistika Deskriptif Table 1. Data persebaran jenis kelamin Responden Jenis Kelamin Total Presentase Pria Wanita Total Sumber: Data diolah . Antonius Adi et. al (Determinan dari Minat Berkarir Mahasiswa pada Industri Pariwisat. E-ISSN 2686-2042 Destinesia : Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata Vol . No. Maret 2024, pp. 58 - 63 Dari data tabel 1 diketahui bahwa responden penelitian ini mayoritas berjenis kelamin wanita dengan jumlah 102 responden atau 63% dari total responden sedangkan responden berjenis kelamin pria sebanyak 61 responden atau 37% dari total responden. Tabel 2. Distribusi Klasifikasi Chain Hotel Tempat Magang Tipe Chain Total Percentage Brand Internasional Band Lokal Total Sumber: Data diolah . Dari data tabel 2 diketahui bahwa responden penelitian ini mayoritas memiliki pengalaman magang di Chain Internasional dengan jumlah 104 responden atau 64% dari total responden sedangkan responden yang memiliki pengalaman magang di brand lokal berjumlah lebih sedikit yaitu 59 responden atau 36% dari total responden. Uji Variabel Tabel 3. Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Cronbach's alpha Composite reliability . Composite reliability . Average variance extracted (AVE) FCI HISQ SAT Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa seluruh indikator dinyatakan valid dan reliabel. Indikator validitas dilihat dari niali AVE (>0. dan nilai Composite Reliability (Rho_a dan Rho_C) serta CronbachAos Alpha melebihi 0,7. Hipotesis didukung: Hipotesis 1: Hotel interns service quality berpengaruh terhadap hotel satisfaction. Hipotesis 2: Hotel satisfaction berpengaruh terhadap future career intention. Direct Effect Original sample (O) Sample mean (M) Standard deviation (STDEV) T statistics (|O/STDEV|) P values HISQ -> SAT SAT -> FCI Antonius Adi et. al (Determinan dari Minat Berkadia Mahasiswa pada Industri Pariwisat. E-ISSN 2686-2042 Destinesia : Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata Vol . No. Maret 2024, pp. 58 - 63 Tabel di atas merupakan tabel hasil uji pengaruh langsung. Adapun pada nilai alpha sebesar 0,05. Apabila nilai T-Statistics <1,96 maka nilai Hypothesis Null diterima dan Hypothesis Alternative Namun sebaliknya, apabila nilai T-Statistics Ou1,96 maka Hypothesis Alternative diterima dan Hypothesis Null ditolak. Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat bahwa terdapat pengaruh langsung dari hotel internship service quality terhadap interns satisfaction (H1 diterim. dan terdapat pengaruh langsung dari interns satisfaction terhadap future career intention (H2 diterim. Hal ini dapat dilihat dari nilai T-Statistics pada tabel menunjukkan nilai Ou1,96. Temuan ini sejalan dengan Pratik & Ghosh . yang pada penelitiannya juga ditemukan hal yang serupa. Total indirect effects HISQ -> FCI Original sample (O) Sample mean (M) Standard (STDEV) T statistics (|O/STDEV|) P values Tabel diatas merupakan tabel hasil uji pengaruh langsung. Analisa dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling. Adapun pada nilai alpha sebesar 0,05. Apabila nilai T-Statistics <1,96 maka nilai Hypothesis Null diterima dan Hypothesis Alternative diterima. Namun sebaliknya, apabila nilai T-Statistics Ou1,96 maka Hypothesis Alternative diterima dan Hypothesis Null ditolak. Hal ini dapat dilihat dari nilai T-Statistics pada tabel menunjukkan nilai Ou1,96. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang pada penelitiannya juga ditemukan hal yang serupa . Hal ini berarti bahwa interns satisfaction memediasi hubungan antara hotel internship service quality dari sebuah hotel dan future career intention. Pembahasan Pembelajaran yang dilakukan dengan cara pengalaman bekerja langsung memungkinkan peserta didik untuk dapat memahami industri secara langsung, menerapkan ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan selama menempuh pendidikan dan pada akhirnya menentukan minat peserta didik untuk melanjutkan pekerjaan di industri perhotelan atau sebaliknya, jutru meninggalkan industri tersebut. Pendidikan memiliki tujuan untuk dapat mempersiapkan peserta didik untuk memasuki dunia kerja sehingga apabila pengetahuan hanya terbatas pada pengetahuan saja tanpa diterapkan dapat berakibat berkurangnya relevansi dari peserta didik dalam memenuhi kebutuhan industri. Secara umum, peserta didik di bidang perhotelan menghargai pengalaman yang didapatkan selama peserta didik tersebut menjalani magang untuk belajar, mengembangkan diri pengetahuan dan memperluas jaringan. Dengan bekerja di hotel-hotel yang memiliki program magang yang berkualitas dapat meningkatkan keterampilan kerja mahasiswa, memperluas jaringan dengan industri dan meningkatkan nilai tawar peserta didik selaku pencari kerja di masa yang akan datang . Beberapa penelitian sebelumnya menemukan bahwa masukan dari peserta didik terkait perancangan program magang dapat membantu membentuk program magang yang berkualitas serta masalah biasanya ditemukan dalam hal pengawasan dan perilaku dari pembimbing magang . Selain itu, koordinator dari Perguruan Tinggi yang bekerjasama sebaiknya mengawasi praktik-praktik tersebut dan memastikan dari pihak industri perhotelan melaksanakan program magang sesuang dengan perjanjian dan panduan yang telah ditetapkan, serta melakukan evaluasi dan umpan balik secara teratur bagi peserta didik . Antonius Adi et. al (Determinan dari Minat Berkarir Mahasiswa pada Industri Pariwisat. E-ISSN 2686-2042 Destinesia : Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata Vol . No. Maret 2024, pp. 58 - 63 SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan peserta magang . nterns satisfactio. memediasi hubungan antara kualitas program magang . otel internship service qualit. dan minat peserta didik untuk berkarir di industri tempat peserta didik melaksanakan magang . uture career intentio. Selain itu, ditemukan juga bahwa kualitas program magang berpengaruh positif terhadap kepuasan peserta didik terhadap program magang dan kepuasan program magang berpengaruh positif terhadap minat peserta didik untuk berkarir di industri tempat peserta didik melaksanakan magang. Saran Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah yang pertama, pihak industri harus mulai berkolaborasi dan bekerja sama dengan pihak perguruan tinggi dalam hal penyelenggaraan program magang yang berkualitas bagi mahasiswa. Program magang yang berkualitas akan membuat peserta didik puas terhadap proses magang dan membuat peserta magang memiliki minat untuk berkarir di industri terkait. Keterbatasan dari penelitian ini adalah jumlah sampel sebanyak 163 sampel, pada penelitian selanjutnya dapat menggunakan jumlah sampel yang lebih besar agar lebih dapat digeneralisasi. Kemudian, industri pada penelitian ini masih terbatas pada industri pariwisata, sehingga pada penelitian selanjutnya dapat dilakukan penelitian pada industri lainnya, di luar industri pelayanan seperti otomotif, perbankan, dan yang lainnya. DAFTAR PUSTAKA