Jurnal Sipil Terapan Vol. No. 2 November 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 DOI : https://doi. org/10. 58169/jusit. Available online at: https://ftuncen. com/index. php/jusit Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) (Studi kasus Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokert. Yustian Suhandinata STT Raden Wijaya. Indonesia Korespondensi penulis: radenwijayastt@gmail. Abstract: In the Development of Building Activity Budgeting in the Central Government, the construction world has been marked by the construction of increasingly large and complex buildings and other facilities. This is a business opportunity as well as a challenge for the business community, especially the construction services The Mojokerto City Government, in this case the Public Works and Spatial Planning Service of Mojokerto City, can be said to be a construction service business actor because the Public Works and Spatial Planning Service is the owner of a project, one of which is the Mojokerto City DPRD Building Construction Project. Where the project is funded by the APBD for one budget year, namely 2020 for the implementation of the work, with an estimated budget of one year. The location for the construction of the building is former agricultural land and with the results of soil tests through sondir boring, there is soft soil with an average thickness of 1. 5 m on the surface of the ground. The use of Floating floors can be used as an alternative in the construction of the lower structure of the Mojokerto City DPRD Building. By using the analysis with the Value Engineering method, the results of the initial design Budget Details obtained a total work price of Rp. 10,043,070,000. 00 with 28,984 m3 of gravel fill at a cost of Rp. 6,750,501,695. 00, with a time required of 99 days, while the alternative Budget Cost produces a total work price of Rp. 9,389,702,000. 00 with the soil fill reduced by the concrete slab as wide as the building so that the gravel fill becomes 22,382 m3 at a cost of Rp. 5,212,802,735. Thus there is a cost difference of Rp. 1,537,698,960. 00 or 21. 8% with an implementation time of 77 calendar days and speeding up the work by 22 calendar days. The use of the Floating Floor Structure can be a substitute for soil fill in the construction of the lower structure of the Mojokerto City DPRD building which is more profitable in terms of both cost and time. Keywords: Floating floor. Landfill. Time cost. Value Engineering Abstrak: Dalam Perkembangan Penganggaran Kegiatan Gedung di Pemerintahan pusat dunia konstruksi telah ditandai dengan adanya pembangunan gedung-gedung dan fasilitas lainnya yang semakin besar dan komplek. Hal ini merupakan peluang bisnis sekaligus tantangan bagi masyarakat dunia usaha khususnya usaha jasa konstruksi. Pemerintah Kota Mojokerto dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan penatan Ruang Kota Mojokerto bisa dikatakan sebagai pelaku usaha jasa konstruksi karena Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota merupakan pemilik . dari sebuah proyek, salah satunya adalah Proyek Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto. Dimana proyek tersebut dibiayai oleh APBD selama satu tahun anggaran yaitu tahun 2020 untuk pelaksanaan pekerjaan, dengan estimasi penganggaran selama satu tahun. Lokasi pembangunan Gedung tersebut merupakan lahan bekas pertanian dan dengan hasil tes tanah melalui sondir boring terdapat tanah lunak dengan tebal rata rata 1,5 m di bagian permukaan tanah. Penggunaan Floating floor dapat dijadikan sebagai alternatif dalam pembangunan struktur bawah Gedung DPRD Kota Mojokerto. Dengan menggunakan analisa dengan metode Value Enginering didapatkan hasil Rincian Anggaran Biaya desain awal didapatkan total harga pekerjaan sebesar Rp. 10,043,070,000. 00 dengan urugan sirtu sebesar 28,984 m3 dengan biaya sebesar Rp. 6,750,501,695. 00, dengan waktu yang diperlukan sebanyak 99 hari. Sedangkan Anggaran Biaya alternative dihasilkan total harga pekerjaan sebesar Rp. 9,389,702,000. 00 dengan urugan tanah dikurangi dengan plat beton selebar bangunan Gedung sehingga urukan sirtu menjadi sebesar 22,382 m3 dengan biaya sebesar Rp. 5,212,802,735. Dengan demikian terdapat selisih biaya Sebesar Rp. 1,537,698,960. 00 atau sebesar 21,8 % dengan waktu pelaksanaan sebesar 77 hari kalender dan mempercepat pekerjaan sebanyak 22 hari Penggunaan Struktur Floating floor dapat menjadi pengganti urugan tanah pada pembangunan struktur bawah gedung DPRD Kota mojokerto yang lebih menguntungkan baik dari segi biaya dan waktu . Kata Kunci : Floating floor. Urugan Tanah. Biaya waktu. Value Engineering Received: Oktober 31, 2023. Revised: November 14, 2023. Accepted: November 28, 2023. Published: November 30, 2023. Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) PENDAHULUAN Pemerintah Kota Mojokerto dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan penatan Ruang Kota Mojokerto bisa dikatakan sebagai pelaku usaha jasa konstruksi karena Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota merupakan pemilik . dari sebuah proyek, salah satunya adalah Proyek Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto. Dimana proyek tersebut dibiayai oleh APBD selama satu tahun anggaran yaitu tahun 2020 untuk pelaksanaan pekerjaan, dengan estimasi penganggaran selama satu tahun dimana lokasi pembangunan Gedung tersebut merupakan lahan bekas pertanian dan dengan hasil tes tanah melalui sondir boring terdapat tanah lunak dengan tebal rata rata 1,5 m di bagian permukaan tanah. Dari hasil tes tanah yang dilakukan melalui sondir boring terdapat tanah lunak dengan tebal A 1,5 m di bagian permukaan tanah, dimana tanah tersebut harus di kupas terlebih dahulu dan tinggi elevasi rencana lantai 1 adalah A 1m dari jalan raya, sehingga total kebutuhan urugan adalah A 3. 5 m, dimana kebutuhan urugan tersebut dirasa terlalu besar dengan lahan yang akan digunakan sebesar 7500 m2. Hal ini akan membuat semakin besar biaya untuk pengurukan dan membutuhkan waktu yang lama untuk proses pemadatannya, padahal di dalam penganggaran APBD Kota Mojokerto sesuai Peraturan Dalam Negeri Bahwa setiap anggaran dibatasi oleh tahun anggaran. Berdasarkan data diatas dimana tanah keras berada pada kedalaman 10 m dari permukaan tanah sehingga dipilih pondasi tiang pancang, untuk urugan tanah dengan ketinggian A 3. 5 m membutuhkan waktu dan biaya yang besar dan dalam pelaksanaan urugan tanah secara teknis ketika proses pengurukan telah selesai akan terjadi penurunan tanah akibat penurunan sendiri sehingga belum bisa dilakukan pembangunan Gedung Untuk itu diperlukan alternative desain supaya dalam satu tahun anggaran Pengembangan Gedung Dewan Kota Mojokerto tersebut sudah selesai. Dengan kondisi eksisting bangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto yang tersebut diatas dibutuhkan inovasi dan kreatifitas untuk mencari alternative desain yang dapat mempercepat pekerjaan dan menghemat biaya yang dikeluarkan tanpa mengurangi mutu pekerjaan kontruksi. Karena Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto baru selesai tahap perencanaan dan akan dilakukan pelelangan konstruksi pada awal tahun 2020, maka yang memungkinkan dengan melakukan Value Engineering dengan merubah urugan tanah dengan misalkan struktur floating floor dengan harapan fungsi dan estetika bangunan tidak berubah. Hal ini dilakukan dengan cara melakukan perhitungan struktur JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 floating floor, tentunya dengan melakukan Value Engineering akan mengakibatkan perubahan biaya dan merubah jadwal waktu. Penerapan Value Engineering untuk mendapatkan alternatif desain untuk mempercepat pembangunan agar di dalam satu anggaran tersebut bisa diselesaikan pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto. Sebagai pengganti urugan digunakan dengan tinggi urugan A3. 5 m digunakan Flooting Floor (Lantai Panggun. yang secara prinsip seperti pembuatan plat beton pada gedung bertingkat, berapapun biaya dan waktu yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat mempercepat pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto. METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian Arus kegiatan penelitian secara keseluruhan harus dirancang sebaik- baiknya, karena arus kegiatan penelitian adalah sebagai pedoman dalam mengadakan penelitian dan mengetahui prestasi yang telah dicapai dalam penelitian ini. Adapun arus kegiatan penelitian secara keseluruhan adalah sebagai berikut : Pengumpulan data Dalam tahapan informasi bertujuan untuk memahami kondisi proyek saat ini dengan batasan batasannya, informasi dilakukan dengan mengumpulkan data baik primer maupun data sekunder yang berada di Dinas PUPR Kota Mojokerto. Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Adapun jenis data yang dikumpulkan diantaranya adalah: Data Primer meliputi . Survey lokasi dan kondisi lapangan untuk mengetahui batasan lokasi. (Lampiran . Wawancara dengan Kepala bidang Penatan ruang. Bangunan dan Prasaran permukiman Dinas PUPR Kota Mojokerto. Data Sekunder meliputi: Gambar teknis proyek Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto. Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto. (Lampiran . Spesifikasi teknis Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto . Hasil Tes tanah proyek Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto. HASIL DAN PEMBAHASAN Diskripsi Proyek Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Mojokerto merupakan bangunan Gedung perkantoran dengan luas bangunan A 8. 281,3 m2 dimana bangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto ditempati oleh Sekretariat Dewan dan Anggota Dewan. Nilai hasil Perencanaan Pembangunan Gedung tersebut A Rp. 000,00 dengan item pekerjaan meliputi : Pekerjaan persiapan, pekerjaan Stuktur, pekerjaan arsitek, pekerjaan mekanikal dan elektrikal dan pekerjaan Sarana penunjang dan landscape. Pembangunan Gedung ini dilakukan selama 1 . atu ) tahun anggaran dimana akan di anggarkan pada APBD tahun 2020, ini menimbulkan permasalahan dikarenakan lahan untuk pembangunan gedung tersebut masih berupa persawahan dan belum dilakukan pematangan lahan. Untuk itu perlu dilakukan review terhadap karya perencanaan mengingat penganggaran APBD yang dibatasi tahun anggaran dan persiapan serta proses lelang yang memakan waktu kurang lebih 2 . bulan sehingga praktis pekerjaan tersebut waktu efektif pengerjakaan selama 9 (Sembila. bulan karena bulan desember harus dilakukan penyerapan anggaran. Akibat dari permasalahan diatas pelaksanaan pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto harus dilakukan review untuk mengantisipasi agar waktu yang tersisa dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran baik Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Mojokerto selaku institusi yang akan melaksanakan pembangunan Gedung tersebut. JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Untuk itu perlu dilakukan identifikasi dan prioritas isu-isu strategis untuk mengembangkan jadwal studi dengan analisi perbandingan yang kompetitif melalui review biaya proyek yang sudah direncanakan dengan mengumpulkan semua informasi dari konsultan perencana agar bisa menentukan rencana kerja melaui sebuah pendekatan yang terorganisir/ teratur yang memungkinkan peneliti untuk menganalisa sebuah proyek dengan mengidentifikasi area yang memiliki biaya dari nilai/ manfaat . ost to worth ) yang tinggi secara cepat dan memilih berbagai alternative yang meminimalkan biaya dengan tetap menjaga mutu (Qualit. Adapun item pekerjaan yang dipilih untuk dilakukan value engineering adalah pekerjaan urugan sirtu. Dimana pada item pekerjaan tersebut urugan sirtu dengan luasan A 8. 281,3 m2 dengan elevasi yang direncanakan naik 100 cm dari permukan jalan sedangkan elevasi existing lahan adalah Ae 150 m dan dilakukan pengupasan tanah asli A 100 cm karena tanah tersebut meruapakan tanah lempung. Urugan sirtu adalah dengan ketebalan 350 cm merupakan item pekerjaan dengan biaya tinggi dan waktu yang cukup Tahap Informasi Pada tahapan ini akan dilakukan pengumpulan informasi dan data terkait desain gambar. Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Spesifikasi teknis Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto yang ada pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Mojokerto, dari hasil penggalian informasi didapatkan . Sasaran dari proyek bangunan : Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto dengan menyediakan bangunan Gedung sebagai sarana bagi Anggota Dewan dalam pelayanan kepada Masyarakat dengan kualitas ruang yang baik. Manfaat Proyek bangunan . menyediakan tingkat produktivitas yang tinggi, layanan bangunan yang baik, fleksibilitas dalam mengakomodasi perubahan lingkungan (Yow, 2. Lingkup dari proyek Bangunan : Pengembangan bangunan Gedung DPRD ini meliputi desain yang diikuti dengan mempertimbangkan upaya yang dikeluarkan pada konstruksi, operasional dan pemeliharaan. Sistem-sistem yang terintegrasi dalam model Gedung DPRD ini mencakup Persiapan. Struktur. Arsitektur, sistem mekanikal dan elektrikal dan landscape. Desain Konsep dari bangunan merupakan bangunan bertingkat dengan struktur bangunan beton terdiri dari 2 lantai, masing masing bangunan denga luas A 1. 886,40 Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) m2, sehingga total bangunan adalah 3772. 8 m2. Struktur bawah bangunan terdiri dari urugan sirtu dengan nilai sebesar Rp. 6,750,501,695. 00 berdasarkan Rencana Anggaran Biaya bangunan tersebut. Adapun hasil pengumpulan data bangunan pada tahap informasi studi rekayas nilai yang dilakukan dalam penelitian ini dengan melalui benchmarking terhadap banguanbangunan yang ada disekitar lokasi pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto melalui literatur dan observasi. Model Gedung DPRD Kota Mojokerto yang dibangun pada penelitian ini berdasarkan teknologi yang diterapkan dalam konteks lokal Indonesia REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA KONSTRUKSI PEMBANGUNAN GEDUNG DPRD KOTA MOJOKERTO JUMLAH HARGA ( Rp. NO. i PEKERJAAN PERSIAPAN DAN PONDASI PEKERJAAN STRUKTUR PEKERJAAN ARSITEKTUR PEKERJAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL PEKERJAAN SARANA PENUNJANG DAN LANSCAPE JUMLAH PPN 10 % JUMLAH TOTAL DIBULATKAN 10,043,070,492 6,725,342,153 8,776,072,527 16,241,416,402 2,669,249,219 44,455,150,793 4,445,515,079 48,900,665,872 48,900,600,000 TERBILANG : EMPAT PULUH DELAPAN MILYAR SEMBILAN RATUS ENAM PULUH RIBU RUPIAH NO. URAIAN VOL DESAIN AWAL PEKERJAAN PERSIAPAN JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 SAT HARGA JUMLAH SATUAN HARGA (Rp. (Rp. e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Pekerjaan Pembersihan Lokasi Proyek 8,281. 17,100 141,610,230 122,100 21,978,000 122,100 7,081,800 122,100 7,326,000 122,100 3,418,800 122,100 2,759,460 232,900 6,750,501,695 232,900 46,149,135 232,900 37,729,800 232,900 19,563,600 232,900 2,375,580 Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Gedung Utama Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Mushola Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Kantin Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Power House Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Pos Keamanan Pekerjaan Urugan Sirtu Pekerjan Urugan Sirtu Lokasi T. 350 cm 28,984. Pekerjaan Urugan Sirtu Area Mushola T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Kantin T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Power House T. Pekerjaan Urugan Sirtu Area Pos Keamanan T. 7,040,494,100 PEKERJAAN TANAH Galian Tanah Urugan Pasir bawah Lt. Kerja Plat Lt. t = 5 cm 77,800 24,306,013 275,300 4,040,237 Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Urugan Tanah Kembali Pembuangan Tanah 56,700 5,314,207 34,100 7,457,385 41,117,841 PEKERJAAN PONDASI Pengadaan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 2,112. Pemancangan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 2,112. Penyambungan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Pecah Kepala Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 203,500 429,792,000 177,800 375,513,600 44,000 7,744,000 22,000 1,936,000 814,985,600 i PEKERJAAN BETON PONDASI Pilecap (Pondasi PC . Pilecap (Pondasi PC . Pilecap (Pondasi PC . Sloof Uk. 20x45 cm (TB. Sloof Uk. 20x35 cm (TB. Plat Lantai Kerja t: 5 cm . ibawah PC & TB) Kolom Uk. 40x40 cm (K. Kolom Uk. 30x30 cm (K. JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 3,791,231 33,165,689 4,517,993 117,106,379 3,862,777 70,061,504 4,730,030 304,973,414 4,428,030 30,996,210 877,200 12,873,577 6,025,620 161,968,666 6,424,880 14,571,628 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Plat Lantai Entrance, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai Ramp Entrance, t: 15 cm Plat Lantai, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai, t: 12 cm (S. Elv. 5,708,086 49,306,732 5,708,086 76,031,706 5,708,086 92,470,993 6,480,123 1,182,938,989 2,146,465,485 3,002,568,927 TOTAL 10,043,063,026. Dari table diatas dapat diketahui nilai dari urugan sirtu untuk lokasi pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto membutuhkan 28. 984,55 m3 tanah sirtu dengan total biaya Rp. 695,00. Analisi Fungsi Identifikasi Item Pekerjaan Berbiaya Tinggi Untuk mengidentifikasi pekerjaan dilakukan dengan cara untuk menentukan item pekerjaan yang dipilih dan dilakukan Value Engineering adalah dengan menggunakan Analisis Pareto (ParetoAos La. yang berfungsi untuk mengetahui biaya tertinggi pada item pekerjaan proyek yang menjadi obyek penelitian ini yaitu Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto. Perhitungan breakdown cost model dilakukan berdasarkan biaya item-item pekerjaan pada proyek ini, dimana akan bisa diketahui biaya dari tiap item pekerjaan dari biaya yang tertinggi sampai biaya yang terendah yang dibutuhkan dengan menggunakan Analisis Pareto sesuai dengan tinggi rendahnya biaya pada tiap-tiap pekerjaan. Hasil perhitungan breakdown cost model ditampilkan pada tabel sebagai berikut : Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Dari hasil Analisis Pareto dari keseluruhan biaya pekerjaan pembangunan Gedung DPRD sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) perencanaan, dapat diurutkan dari item biaya proyek yang terbesar ke terkecil yaitu pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal, pekerjaan Arsitek ,pekerjaan Struktur, pekerjaan persiapan, pekerjaan sarana penunjang dan landcape. Dari komponen pekerjaan tersebut akan dilakukan analisis lagi dengan menggunakan Analisis Pareto pada pekerjaan persiapan karena dianggap terlalu besar nilai pekerjaan tersebut. Hasil Analisis Pareto Pekerjaan Pesiapan adalah sebagai berikut: JUMLAH NO. URAIAN PEKERJAAN HARGA BIAYA BIAYA ITEM KOMU KOMU LATIF LATIF (Rp. ( %) ( %) ( %) 6,750,501,695. 1,182,946,453. 429,792,000. 375,513,600. 304,973,414. 161,968,665. 141,610,230. Pekerjan Urugan Sirtu Lokasi T. 350 cm Plat Lantai, t: 12 cm (S. Elv. Pengadaan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Pemancangan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Sloof Uk. 20x45 cm (TB. Kolom Uk. 40x40 cm (K. Pekerjaan Pembersihan Lokasi Proyek JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Pilecap (Pondasi PC . 117,106,378. 92,470,993. Entrance, t: 15 cm 76,031,705. Pilecap (Pondasi PC . 70,061,504. 49,306,732. 46,149,135. Area Kantin T. 30 cm 37,729,800. Pilecap (Pondasi PC . 33,165,688. (TB. 30,996,210. Galian Tanah 24,306,013. 21,978,000. 19,563,600. 14,571,627. 12,873,576. Pancang Uk. 30x30 cm 7,744,000. Pembuangan Tanah 7,457,384. 7,326,000. Plat Lantai, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai Ramp Plat Lantai Entrance, t: 15 cm (S. Elv. Pekerjaan Urugan Sirtu Area Mushola T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Sloof Uk. 20x35 cm Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Gedung Utama Pekerjaan Urugan Sirtu Area Power House T. Kolom Uk. 30x30 cm (K. Plat Lantai Kerja t: 5 cm . ibawah PC & TB) Penyambungan Tiang Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Kantin Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Mushola 7,081,800. Urugan Tanah Kembali 5,314,206. 4,040,236. 3,418,800. 2,759,460. 2,375,580. 1,936,000. 10,043,070,491. Urugan Pasir bawah Lt. Kerja Plat Lt. t = 5 cm Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Power House Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Pos Keamanan Pekerjaan Urugan Sirtu Area Pos Keamanan T. 30 cm Pecah Kepala Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Hasil Analisis Pareto pada pekerjaan persiapan seperti yang ditampilkan, diperoleh item pekerjaan yang memiliki bobot pekerjaan terbesar yaitu Pekerjaan Urugan Sirtu. JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Analisi Fungsi Item Pekerjaan Urugan Tanah Tahap selanjutnya dalam penerapan Value Engineering ini adalah tahapan analisis fungsi yang bertujuan untuk mengklarifikasikan fungsi utama . asic functio. dan fungsi penunjangnya . econdary functio. Pada tahap ini dilakukan identifikasi fungsi yang terdiri dari kata kerja . ctive ver. dan kata benda yang dapat diukur . easurable nou. Identifikasi fungsi dilakukan secara acak dan kemudian dikelompokkan serta diidentifikasi masing Ae masing jenisnya. Pada proyek ini, terpilih beberapa pekerjaan yang berbiaya tinggi, yaitu pekerjaan urugan Sirtu. Dari item pekerjaan tersebut akan dilakukan analisis fungsi. Syarat hasil analisi fungsi didapatkan dari perbandingan antara biaya . dan manfaat . lebih dari 1 ( cost/worth > 1 ). Dimana cost adalah biaya yang dibayar untuk item pekerjaan ditinjau dan worth adalah biaya minimal untuk item pekerjaan tapi fungsi tetap harus dipenuhi. Analisa Fungsi Item Pekerjaan Urugan Tanah DISKRIPSI Pekerjaan Pembersihan Lokasi Proyek FUNGSI VERB NOUN Membersihka Tanaman Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Membatasi Gedung Utama Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Membatasi Mushola Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Membatasi Kantin Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Membatasi Power House Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Pos Keamanan Membatasi COST WORTH Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Pekerjan Urugan Sirtu Meratakan. Lokasi T. 350 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Meratakan. Area Mushola T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Meratakan. Area Kantin T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Power House T. Pekerjaan Urugan Sirtu Area Pos Keamanan T. Galian Tanah Urugan Pasir bawah Lt. Kerja Plat Lt. t = 5 cm Meratakan. Meratakan. Menggali Mengurug Urugan Tanah Kembali Mengurug Pembuangan Tanah Membuang Pengadaan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Pemancangan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Penyambungan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Pecah Kepala Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Sirtu tempat Sirtu tempat Sirtu tempat tanah untuk pasir untuk dengan tanah tanah keluar Memancang Tiang pancang JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 Sirtu tempat Tiang pancang Memecah Sirtu tempat Mengadakan Menyambung Tiang Pancang Tiang pancang e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Pilecap (Pondasi PC . Mengikat. Tiang pancang pijakan kolom Tiang pancang Pilecap (Pondasi PC . Mengikat pijakan kolom Tiang pancang Pilecap (Pondasi PC . Mengikat pijakan kolom Gaya geser Sloof Uk. 20x45 cm (TB. Menahan Sloof Uk. 20x35 cm (TB. Menahan Plat Lantai Kerja t: 5 cm Meratakan, . ibawah PC & TB) Kolom Uk. 40x40 cm (K. Menahan Kolom Uk. 30x30 cm (K. Menahan Plat Lantai Entrance, t: 15 Memisahkan, cm (S. Elv. Plat Lantai Ramp Entrance, t: 15 cm Plat Lantai, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai, t: 12 cm (S. Elv. Memisahkan. Memisahkan. Memisahkan. Gaya geser Gaya tekan Gaya tekan Tempat berpijak gaya Tempat berpijak gaya Tempat berpijak gaya Tempat berpijak gaya Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) TOTAL COST/WORTH RATIO 1,49 Tahap Kreatif Pada tahap kreatif ini bertujuan untuk mencari dan mengumpulkan alternatif Ae alternatif dan gagasan untuk mencapai fungsi dasar yang harus dipenuhi. Teknik penggalian gagasan untuk memecahkan permasalahan antara lain dengan melakukan Hasil brainstroming yang dilakukan melalui diskusi bersama dengan pihak konsultan perencana dan beberapa tenaga teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mojokerto, didapatkan beberapa alternatif untuk item pekerjaan yang terpilih yaitu pekerjaan Urugan sirtu dengan mengusulkan penggunan Floating floor sebagai Alternatif. Berikut alternatif Ae alternatif item pekerjaan tersebut : Tahap Evaluasi Pada tahap ini dilakukan analisis masing masing alternative yang diperoleh datri tahap kreatifitas. Pada tahapan ini akan dilakukan analisis keuntungan dan kerugian pada alternatif yang telah diusulkan pada tahap kreatif dalam fase sebelumnya. Setiap alternatif atau gagasan yang diperoleh, dicatat keuntungan dan kerugiannya dengan berdasarkan pada parameter Ae parameter yang telah ditentukan, kemudian diberi bobot nilai sesuai kriteria yang telah ditentukan berdasarkan hasil diskusi dan kemudian disusun Output pada tahap ini adalah mendapatkan alternatif pilihan yang memiliki skor tertinggi untuk kemudian dianalisis pada tahap pengembangan. Apabila alternatif Ae alternatif yang didapatkan tidak banyak maka tidak diperlukan analisis keuntungan dan Analisis keuntungan dan kekuranan ini berfungsi untuk menyeleksi alternatif Ae alternatif yang ada agar tidak terlalu banyak bila dilanjutkan ke tahap selanjutnya. JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Analisis Perhitungan Biaya Berikut analisa harga satuan pekerjaan dari alternatif Ae alternatif item pekerjaan floating floor : Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Setelah didapatkan harga satuan masing Ae masing pekerjaan kita dapat mencari / menghitung rencana anggaran biaya yang dibutuhkan atau yang sering disebut Bill of Quantity (BQ) dengan cara mengkalikan harga satuan masing Ae masing pekerjaan dengan total volume untuk masing Ae masing pekerjaan pada proyek. Berikut perhitungan volume pekerjaan dari alternatif Ae alternatif item pekerjaan beton plat lantai 12 cm : Perhitungan volume item pekerjaan existing A Luas urugan = 8. 30 m2 Volume Urugan = 8. 281,30 x 3. 5 = 28. 984,35 m3 Perhitungan volume item pekerjaan alternatif Floating floor Pekerjaan Floating floor Luas urugan = 8. 30 m2 Luas floating floor = A Volume Urugan = . 30 Ae 1. 767,24 ) x 3. 5 = 22. 799,21 m3 Volume floating floor = 1,767. 24 x 0. 12 = 212. 07 m3 Volume Balok 250 x 550 = 674. 8 x 0. 25 x 0. 55 = 92. 79 m3 Volume Balok 200 x 450 = 511 x 0. 2 x 0. 45 = 45. 99 m3 Volume Balok 200 x 350 = 39 x 0. 2 x 0. 35 = 2. 73 m3 Volume Pas. Batu kali = 193. 71 x 0. 7 x 1. 5 = 203. 4 m3 Volume Aanstampeng = 193. 71 x 0. 7 x 0. 25 = 33. 9 m3 1,767. 24 m2 Tahap Pengembangan Pada fase ini, alternative yang telah dipilih pada fase evaluasi dilakukan estimasi biaya untuk masing masing masing alternative untuk mengetahui biaya dan waktu yang dibutuhkan terhadap masing masing alternative. Pada tahap inid yang dilakukan adalah memberikan informasi atas hasil studi analisis yang telah dilaksanakan untuk dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam usaha mengambil langkah Ae langkah penghematan biaya pada proyek pembangunan gedung DPRD Kota Mojokerto. Penghematan Dari Segi Biaya Dengan menggunakan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang merupakan design awal Gedung DPRD Kota Mojokerto dari Konsultan Perencana dan perhitungan Rencana Anggaran Biya (RAB) Alternatif sebagai berikut ini: JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 NO. URAIAN VOL SAT HARGA JUMLAH SATUAN HARGA (Rp. (Rp. DESAIN AWAL PEKERJAAN PERSIAPAN Pekerjaan Pembersihan Lokasi Proyek 8,281. 17,100 141,610,230 122,100 21,978,000 122,100 7,081,800 122,100 7,326,000 122,100 3,418,800 122,100 2,759,460 28,984. 232,900 6,750,501,695 232,900 46,149,135 232,900 37,729,800 232,900 19,563,600 232,900 2,375,580 Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Gedung Utama Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Mushola Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Kantin Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Power House Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Pos Keamanan Pekerjaan Urugan Sirtu Pekerjan Urugan Sirtu Lokasi 350 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Mushola T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Kantin T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Power House T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Pos Keamanan T. 30 cm 7,040,494,100 PEKERJAAN TANAH Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Galian Tanah 77,800 24,306,013 Plat Lt. t = 5 cm 275,300 4,040,237 Urugan Tanah Kembali 56,700 5,314,207 Pembuangan Tanah 34,100 7,457,385 Urugan Pasir bawah Lt. Kerja 41,117,841 PEKERJAAN PONDASI Pengadaan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 2,112. 203,500 429,792,000 2,112. 177,800 375,513,600 44,000 7,744,000 22,000 1,936,000 Pemancangan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Penyambungan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Pecah Kepala Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 814,985,600 i PEKERJAAN BETON PONDASI Pilecap (Pondasi PC . 3,791,231 33,165,689 Pilecap (Pondasi PC . 4,517,993 117,106,379 Pilecap (Pondasi PC . 3,862,777 70,061,504 Sloof Uk. 20x45 cm (TB. 4,730,030 304,973,414 Sloof Uk. 20x35 cm (TB. 4,428,030 30,996,210 877,200 12,873,577 6,025,620 161,968,666 6,424,880 14,571,628 5,708,086 49,306,732 Plat Lantai Kerja t: 5 cm . ibawah PC & TB) Kolom Uk. 40x40 cm (K. Kolom Uk. 30x30 cm (K. Plat Lantai Entrance, t: 15 cm (S. Elv. JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Plat Lantai Ramp Entrance, t: 15 cm 5,708,086 76,031,706 5,708,086 92,470,993 6,480,123 1,182,946,454 Plat Lantai, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai, t: 12 cm (S. Elv. 2,146,472,950 3,002,576,392 TOTAL 10,043,070,491. PEMBULATAN 10,043. 000,00 Tabel Rincian Pekerjaan Desain Alternatif NO. URAIAN VOL SAT HARGA JUMLAH SATUAN HARGA (Rp. (Rp. DESAIN ALTERNATIF PEKERJAAN PERSIAPAN Pekerjaan Pembersihan Lokasi Proyek Pekerjaan Pemasangan Bouwplank 8,281. 17,100 141,610,230 122,100 21,978,000 122,100 7,081,800 122,100 7,326,000 122,100 3,418,800 122,100 2,759,460 Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Gedung Utama Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Mushola Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Kantin Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Power House Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Pos Keamanan Pekerjaan Urugan Sirtu Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Pekerjan Urugan Sirtu Lokasi T. 350 cm 22,382. 232,900 5,212,802,735 232,900 46,149,135 232,900 37,729,800 232,900 19,563,600 232,900 2,375,580 Pekerjaan Urugan Sirtu Area Mushola T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Kantin T. Pekerjaan Urugan Sirtu Area Power House T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Pos Keamanan T. 30 cm 5,502,795,140 PEKERJAAN TANAH Galian Tanah 77,800 24,306,013 5 cm 275,300 4,040,237 Urugan Tanah Kembali 56,700 5,314,207 Pembuangan Tanah 34,100 7,457,385 Urugan Pasir bawah Lt. Kerja Plat Lt. 41,117,841 PEKERJAAN PONDASI Pengadaan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 2,112. 203,500 429,792,000 2,112. 177,800 375,513,600 44,000 7,744,000 22,000 1,936,000 Pemancangan Tiang Pancang Uk. Penyambungan Tiang Pancang Uk. Pecah Kepala Tiang Pancang Uk. 814,985,600 i PEKERJAAN BETON Pilecap (Pondasi PC . 3,791,231 33,165,689 Pilecap (Pondasi PC . 4,517,993 117,106,379 JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Pilecap (Pondasi PC . 3,862,777 70,061,504 Pondasi Aanstampeng 520,000 17,628,000 Pondasi Batu Kali 893,500 181,737,900 Sloof Uk. 20x45 cm (TB. 4,730,030 304,973,414 Sloof Uk. 20x35 cm (TB. 4,428,030 30,996,210 877,200 12,873,577 6,025,620 161,968,666 6,424,880 14,571,628 4,907,500 34,278,888 4,730,030 4,257,027 4,907,500 421,063,500 4,730,030 213,277,053 4,428,030 12,088,522 5,708,086 49,306,732 5,708,086 76,031,706 5,708,086 92,470,993 6,480,123 1,182,946,454 Plat Lantai Kerja t: 5 cm . ibawah PC & TB) Kolom Uk. 40x40 cm (K. Kolom Uk. 30x30 cm (K. Balok Uk. 25x55 cm (TB. Elv. Balok Uk. 20x45 cm (TB. Elv. Balok Uk. 25x55 cm (TB. Elv. Balok Uk. 20x45 cm (TB. Elv. Balok Uk. 20x35 cm (TB. Elv. Plat Lantai Entrance, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai Ramp Entrance, t: 15 cm Plat Lantai, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai, t: 12 cm (S. Elv. 3,030,803,840 Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) 3,886,907,281 TOTAL 9,389,702,420. PEMBULATAN 9,389,702,000. Dari tabel Rincian Anggaran Biaya desain awal didapatkan total harga pekerjaan sebesar Rp. 10,043,070,000. 00 dengan urugan sirtu sebesar 28,984 m3 dengan biaya sebesar Rp. 6,750,501,695. Sedangakan Tabel 4. 12 Rincian Anggaran Biaya alternative dihasilkan total harga pekerjaan sebesar Rp. 9,389,702,000. 00 dengan urugan tanah dikurangi dengan plat beton selebar bangunan Gedung sehingga urukan sirtu menjadi sebesar 22,382 m3 dengan biaya sebesar Rp. 5,212,802,735. Dengan demikian terdapat selisih biaya Sebesar Rp. 1,537,698,960. 00atau sebesar 21,8 % . Penghematan Dari Segi Waktu Berdasarkan peninjauan dari segi waktu penyelesaian pekerjaan antara pekerjaan urugan tanah dengan struktur Floating floor akan dilakukan dengan cara membreakdown dengan mengunakan Analisa biaya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto dalam hal ini menggunakan perhitungan Analisa yang dikeluarkan Kementerian PUPR, adapun hasilnya sebagai berikut : Rekapitulasi Perhitungan Analisa Waktu (Desain Awa. NO. URAIAN VOL SAT WAKTU HARI DESAIN AWAL PEKERJAAN PERSIAPAN Pekerjaan Pembersihan Lokasi Proyek Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Gedung Utama Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Mushola Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Kantin Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Power House Pekerjaan Pemasangan Bouwplank Pos Keamanan Pekerjaan Urugan Sirtu JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 8,281. e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 i Pekerjan Urugan Sirtu Lokasi T. 350 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Mushola T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Kantin 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Power House T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Pos Keamanan T. 30 cm PEKERJAAN TANAH Galian Tanah Urugan Pasir bawah Lt. Kerja Plat Lt. t = 5 cm Urugan Tanah Kembali Pembuangan Tanah PEKERJAAN PONDASI Pengadaan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Pemancangan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm Penyambungan T. Pancang Uk. 30x30 cm Pecah Kepala Tiang Pancang Uk. 30x30 cm PEKERJAAN BETON PONDASI Pilecap (Pondasi PC . Pilecap (Pondasi PC . Pilecap (Pondasi PC . Sloof Uk. 20x45 cm (TB. Sloof Uk. 20x35 cm (TB. Plat Lantai Kerja t:5 cm . ibawah PC & TB) Kolom Uk. 40x40 cm (K. Kolom Uk. 30x30 cm (K. Plat Lantai Entrance, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai Ramp Entrance, t: 15 cm Plat Lantai, t: 15 cm (S. Elv. TOTAL 28,984. 2,112. 2,112. Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Rekapitulasi Perhitungan Analisa Waktu (Desain Aternati. NO. URAIAN VOL SAT WAKTU HARI DESAIN ALTERNATIF PEKERJAAN PERSIAPAN Pekerjaan Pembersihan Lokasi Proyek 8,281. Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Gedung Utama Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Mushola Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Kantin Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Power House Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Pos Keamanan Pekerjaan Urugan Sirtu Pekerjan Urugan Sirtu Lokasi 350 cm . ikurangi luas 22,382. Pekerjaan Urugan Sirtu Area Mushola T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Kantin T. 30 cm JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Pekerjaan Urugan Sirtu Area Power House T. 30 cm Pekerjaan Urugan Sirtu Area Pos Keamanan T. 30 cm PEKERJAAN TANAH Galian Tanah Urugan Pasir bawah Lt. Kerja Plat Lt. t = 5 cm Urugan Tanah Kembali Pembuangan Tanah PEKERJAAN PONDASI Pengadaan T. Pancang Uk. 30x30 cm 2,112. Pemancangan T. Pancang Uk. 30x30 cm 2,112. Penyambungan T. Pancang Uk. 30x30 cm Pecah Kepala T. Pancang Uk. 30x30 cm i PEKERJAAN BETON Pilecap (Pondasi PC . Pilecap (Pondasi PC . Pilecap (Pondasi PC . Pondasi Aanstampeng Pondasi Batu Kali Sloof Uk. 20x45 cm (TB. Sloof Uk. 20x35 cm (TB. Plat Lantai Kerja t: 5 cm . ibawah PC & TB) Kolom Uk. 40x40 cm (K. Kolom Uk. 30x30 cm (K. Balok Uk. 25x55 cm (TB. Elv. Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Balok Uk. 20x45 cm (TB. Elv. Balok Uk. 25x55 cm (TB. Elv. Balok Uk. 20x45 cm (TB. Elv. Balok Uk. 20x35 cm (TB. Elv. Plat Lantai Entrance, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai Ramp Entrance, t: 15 cm Plat Lantai, t: 15 cm (S. Elv. Plat Lantai, t: 12 cm (S. Elv. JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 TOTAL e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Dengan menggunakan desain alternatif yang sesuai dengan rekomendasi pada proyek Pembangunan Gedung DPRD Kota Mojokerto, maka dari segi waktu penyelesaian pekerjaan adalah sebagai berikut : Desain awal menggunakan Urugan Tanah Material yang digunakan pada Desain awal adalah urugan tanah, dengan komponen pekerjaan ang terdiri dari urugan tanah sirtu yang dipadatkan setiap 30 cm. berkaitan dengan waktu penyelesaian , maka penulis menggunakan Analisa dari Kemetrian PUPR sebagaimana hasil pada Tabel 4. 16 diperoleh waktu penyelesaian pekerjaan menggunakan urugan tanah adalah 99 hari kalender. Desain Alternatif menggunakan Floating floor Material yang diusulkan pada desain alternatif adalah penggunaan Floating floor sebagai pengganti urugan tanah. Dengan komponen pekerjaan yaitu Plat beton setebal 12 cm dan balok dengan ukuran 20x45 dan 20x30, pengecoran beton mutu K 300 dan besi diameter 10. Berkaitan dengan waktu penyelesaian pekerjaan, maka penulis menggunakan Analisa dari Kemetrian PUPR sebagaimana hasil pada Tabel 16 diperoleh waktu penyelesaian pekerjaan menggunakan urugan tanah adalah 77 hari kalender. Dari hasil analisis maka diperoleh waktu penyelesaian pekerjaan menggunakan material Floating floor adalah selama 77 hari kalender. Hal ini berarti penggunaan Desain alternative dengan Floating floor lebih cepat 22 hari dalam Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) penyelesaian pekerjaan. Oleh karena itu, penggunaan Floating floor memberikan keuntungan nilai ekonomis. Tahap Presentasi Berdasarkan dari perhitungan Value Engineering (VE) yang sudah dilakukan di atas, maka di bawah ini merupakan tabel perbandingan penghematan biaya pekerjaan dari desain awal dan biaya pekerjaan desain alternatif yang terekayasa nilai . alue Tabel 4. 17 Matriks Perbandingan Biaya RAB dan Value Engineering Pekerjaan Struktur bawah NO. URAIAN BIAYA RAB (R. BIAYA VALUE ENGINEERING (R. (Rp. PEKERJAAN PERSIAPAN Pekerjaan Pembersihan Lokasi Proyek (Rp. 141,610,230 141,610,230. Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Gedung Utama 7,326,000 7,326,000. 3,418,800 3,418,800. Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Pos Keamanan Pekerjaan Urugan Sirtu Pekerjan Urugan Sirtu Lokasi T. 350 cm . ikurangi luas banguna. 7,081,800. Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Power House 7,081,800 Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Kantin 21,978,000. Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank Mushola 21,978,000 2,759,460 2,759,460. 5,212,802,735 6,750,501,695. Pekerjaan Urugan Sirtu Area Mushola T. 30 cm 46,149,135 46,149,135. JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Pekerjaan Urugan Sirtu Area Kantin T. 30 cm 37,729,800 37,729,800. Pekerjaan Urugan Sirtu Area Power House T. 19,563,600 19,563,600. Pekerjaan Urugan Sirtu Area Pos Keamanan T. 30 cm 2,375,580 2,375,580. 5,502,795,140 7,040,494,100. PEKERJAAN TANAH Galian Tanah 24,306,013 24,306,013. Urugan Pasir bawah Lt. Kerja Plat Lt. t = 5 cm 4,040,237 4,040,236. Urugan Tanah Kembali 5,314,207 5,314,206. Pembuangan Tanah PEKERJAAN PONDASI Pengadaan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 7,457,384. 7,457,385 41,117,841. 41,117,841 429,792,000 429,792,000. Pemancangan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 375,513,600 375,513,600. Penyambungan Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 7,744,000 7,744,000. Pecah Kepala Tiang Pancang Uk. 30x30 cm 1,936,000 1,936,000. 814,985,600. 814,985,600 i PEKERJAAN BETON Pilecap (Pondasi PC . 33,165,688. 33,165,689 Pilecap (Pondasi PC . 117,106,378. 117,106,379 Pilecap (Pondasi PC . 70,061,504. 70,061,504 Pondasi Aanstampeng 17,628,000 Pondasi Batu Kali 181,737,900 Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) Sloof Uk. 20x45 cm (TB. 304,973,414. 304,973,414 Sloof Uk. 20x35 cm (TB. 30,996,210. 30,996,210 Plat Lantai Kerja t: 5 cm . ibawah PC & TB) 12,873,576. 12,873,577 Kolom Uk. 40x40 cm (K. 161,968,665. 161,968,666 Kolom Uk. 30x30 cm (K. 14,571,627. 14,571,628 Balok Uk. 25x55 cm (TB. Elv. 34,278,888 Balok Uk. 20x45 cm (TB. Elv. 4,257,027 Balok Uk. 25x55 cm (TB. Elv. 421,063,500 Balok Uk. 20x45 cm (TB. Elv. 213,277,053 Balok Uk. 20x35 cm (TB. Elv. 12,088,522 Plat Lantai Entrance, t: 15 cm (S. Elv. 49,306,732. 49,306,732 Plat Lantai Ramp Entrance, t: 15 cm 76,031,705. 76,031,706 Plat Lantai, t: 15 cm (S. Elv. 92,470,993 92,470,993 Plat Lantai, t: 12 cm (S. Elv. 1,182,946,453. 1,182,946,454 2,146,472,950. 3,030,803,840 TOTAL 10,043,070,491. 9,389,702,420. PEMBULATAN 10,043,070,000. 9,389,702,000. Tabel Matriks Perbandingan Rekapitulasi RAB dan Value Engineering Item Pekerjaan Struktur bawah NO. URAIAN PEKERJAAN PERSIAPAN BIAYA RAB (R. SELISIH (Rp. BIAYA VALUE ENGINEERING (Rp. 7,040,494,100. 5,502,795,140. 1,537,698,960. PROSENTASE JST - VOLUME 1. NO. NOVEMBER 2023 (Rp. 21,8 % e-ISSN: 2986-9870. p-ISSN: 2986-9862. Hal 123-157 Tabel Matriks Perbandingan Waktu Penyelesaian Item Pekerjaan Persiapan URAIAN WAKTU WAKTU PELAKSANAAN RAB PELAKSANAAN VE (HARI) (HARI) PEKERJAAN PERSIAPAN DAN PONDASI Jika Pekerjan menyelesaikan pekerjaan urugan tanah dan sloof beton dengan waktu 99 hari kalender, sedangkan dengan Struktur Floating floor mampu menyelesaikan pekerjaan selama 77 hari kalender. Secara kecepatan pengerjaan dengan pengerjaan Struktur Floating floor lebih cepat 22 hari. KESIMPULAN Dari hasil tahapan analisis Value Eengineering Pada Gedung DPRD Kota Mojokerto yang telah dilakukan pada BAB 4 terhadap item pekerjaan Persiapan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Berdasarkan hasil penerapan analisis Value Engineering, untuk pekerjaan Urugan tanah didapat alternatif material pengganti yaitu Urugan Tanah diganti dengan Struktur Floating floor dan terdapat penghematan biaya konstruksi sebesar Rp. 1,537,698,960. 00 atau lebih ekonomis sebesar 21,8%. Penggunaan material Struktur Floating floor mampu menyelesaikan pekerjaan item terpilih hanya dalam waktu 77 hari dari waktu yang dibutuhkan pengurugan sirtu yaitu 99 hari dengan selisih waktu 22 hari sehingga terjadi efisiensi waktu pelaksanaan konstruksi setelah dilakukan analisis Value Engineering. Saran Berdasarkan analisis value engineering yang telah dilakukan maka dapat disampaikan beberapa saran yang sebaiknya dilakukan dalam usaha value engineering pembangunan suatu gedung yaitu : Analisis Biaya dan Waktu Penggunaan Floating Floor sebagai Pengganti Urugan Tanah dengan Metode Value Engineering (VE) . Perlu adanya pengetahuan dan wawasan yang lebih banyak lagi tentang alternatif desain dan material / bahan bangunan. Diperlukan penelitian lebih lanjut dalam penerapan Analisis Value Engineering pada Proyek tersebut diatas terutama berkaitan urugan tanah dan Struktur beton sehingga diharapkan akan memperoleh optimasi dan efisiensi pelaksanaan proyek. Perlu adanya diskusi yang lebih banyak dan koordinasi yang terpadu antara tenaga ahli Value Engineering. Pemilik Proyek dan Konsultan Perencana untuk meneliti secara lebih mendalam dan menyeluruh komponen Ae komponen pekerjaan yang lain sehingga akan didapat biaya konstruksi yang lebih ekonomis dan efisiensi waktu DAFTAR PUSTAKA