YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) PENGARUH POLA MAKAN DAN KEPATUHAN IBU HAMIL MENGKONSUMSITABLET ZAT BESI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DIKECAMATAN TARUTUNG KABUPATENTAPANULI UTARA TAHUN -------------------------------------------------------------------------------------------------Nurlela Mariana Nababan Dosen Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Naskah diterima: 12 Juni 2018, disetujui: 12 Juli 2. Abstract Haemoglobin level is the measuring of pigmenrespiratoricin red blood cells. MothersAo haemoglobin level effect the weight of the baby. The pregnant women with low Haemoglobin level will danger the mothers and the babies. It is caused by the less of nutrition supply and oxygen to the placenta and effect the function of placenta for the fetus. This is an observasional analitic study with cross sectional approach. This study is aimed to find out the effect of mothersAo eating pattern and the obidience of consuming Fe tablet to the haemoglobin level in Puskesmas Hutabaginda Kabupaten Tapanuli Utara. The population is all pregnant women who examined their pregnancy and got Fe tablet in Puskesmas Hutabaginda Kecamatan Tarutung in 2017 around 60 persons, and they become the samples. The data were collected by questionaire ans The data were analyzed usingunivariate, bivariate, and multivariate. The result of the study show that there is effect between eating pattern pattern and haemoglobin level with p value = 0,000, and there is effect between mothersAo obidience in consuming Fe tablets and haemoglobin level with p value = 0,000. He most effected variable is the mothersAo obidience in consumingg Fe tablet . = 0,000. OR = 17,. It means that the mothers who donAot consume the Fe tablet regularly have the risk17,584 bigger to have low haemoglobin level than the mothers who consume regularly. Therefore it is suggested to the Puskesmas Tarutung staff to give counselling about eating pattern and the obidience of consuming Fe tablets so the pregnant women and the babies will be healthy. Key words : Haemoglobin level, eating pattern, obidience. Fe tablet Abstrak Tingkat hemoglobin adalah ukuran pigmenrespiratoricin sel darah merah. Tingkat hemoglobin ibu memengaruhi berat bayi. Wanita hamil dengan kadar hemoglobin yang rendah akan membahayakan ibu dan bayinya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pasokan nutrisi dan oksigen ke plasenta dan mempengaruhi fungsi plasenta bagi janin. Ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan ibu dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe terhadap kadar hemoglobin di Puskesmas Hutabaginda Kabupaten Tapanuli Utara. Populasinya adalah semua ibu hamil yang memeriksa kehamilannya dan mendapat tablet Fe di Puskesmas Hutabaginda Kecamatan. Tarutung pada tahun 2017 sekitar 60 orang, dan mereka menjadi sampel. Data YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) dikumpulkan dengan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis menggunakan univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara pola pola makan dan kadar hemoglobin dengan nilai p = 0,000, dan ada pengaruh antara obstruksi ibu dalam mengkonsumsi tablet Fe dan kadar hemoglobin dengan nilai p = 0,000. Variabel yang paling berpengaruh adalah obstruksi ibu dalam mengkonsumsi tablet Fe . = 0,000. OR = 17,. Ini berarti ibu yang tidak mengonsumsi tablet Fe secara teratur memiliki risiko 17,584 lebih besar untuk memiliki tingkat hemoglobin yang rendah dibandingkan ibu yang mengonsumsi secara Oleh karena itu disarankan kepada staf Puskesmas Tarutung untuk memberikan penyuluhan tentang pola makan dan obyektivitas mengkonsumsi tablet Fe sehingga ibu hamil dan bayi akan sehat. Kata kunci: Tingkat hemoglobin, pola makan, obidience, tablet Fe Anemia merupakan suatu kondisi yang PENDAHULUAN ehamilan merupakan masa yang terjadi ketika jumlah sel darah merah dan / atau rawan kesehatan, baik kesehatan jumlah hemoglobin yang ditemukan dalam selibu sel darah merah menurun dibawah normal. dikandungnya sehingga dalam masa kehamilan Hemoglobin perlu dilakukan pemeriksaan secara teratur. digunakan secara luas untuk menetapkan Hal ini dilakukan guna menghindari gangguan prevalensi anemia. Pada ibu hamil akan terjadi sedini mungkin dan segala sesuatu yang membahayakan terhadap kesehatan ibu dan penambahan janin yang dikandungnya. Walaupun kehamilan sebanding dengan massa sel darah merah. merupakan peristiwa yang normal, namun Penurunan ini terjadi sejak usia kehamilan 8 secara tiba-tiba dapat menjadi beresiko tinggi minggu sampai 32 minggu sehingga ibu hamil itu mengalami anemia. Prevalensi anemia ini berbahaya serta mungkin menjadi penyebab yang kematian ibu yang sedang hamil tersebut kelompok umur di masyarakat. Salah satu (Depkes RI, 2. Angka kematian ibu merupakan salah prevalensi anemia tinggi adalah kelompok satu indikator keberhasilan layanan kesehatan wanita hamil. di suatu Negara. Kematian ibu dapat terjadi Angka kejadian anemia pada wanita karena beberapa sebab, diantaranya karena hamil di dunia diperkirakan mencapai 41,8% YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) (WHO, 2. Lebih dari sepertiga penduduk kasus dari 105 ibu yang melahirkan, pada dunia . ekitar 2 milyar oran. menderita tahun 2013 ditemukan 13 kasus dari 92 ibu anemia terutama kelompok rentan seperti ibu melahirkan dan pada tahun 2014 sampai hamil dan anak-anak usia dibawah 2 tahun. dengan bulan Juli ditemukan angka kejadian Prevalensi ibu hamil anemia lebih tinggi anemia sebanyak 15 kasus dari 96 ibu dinegara berkembang dibandingkan negara melahirkan . ,5%) (Medical Record RSUD maju yang berkisar antara 37-75% di Asia 35- Tarutung, 2. 72% di Afrika, dan 37-52% di Amerika Angka Kematian Ibu yang masih tinggi Latin. Anemia biasanya lebih tinggi di daerah dipengaruhi oleh banyak faktor, baik itu pedesaan dari pada perkotaan (WHO, 2. kematian ibu pada saat masa kehamilan. Berdasarkan Survey Demografi dan persalinan dan nifas yang tidak ditangani Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007. Angka dengan baik dan tepat waktu. Secara tidak Kematian Ibu (AKI) di Indonesia berada pada langsung kematian ibu dapat disebabkan angka 248/100. 000 kelahiran hidup, sedangkan karena perdarahan, eklamsi, sepsis pasca di Jawa Timur AKI 68/ 100. 000 KH. persalinan, komplikasi aborsi dan lain-lain. Berdasarkan Riskesdas 2013, terdapat 37,1% Penyebab terbesar anemia gizi besi adalah ibu hamil anemia, yaitu ibu hamil dengan berkurangnya asupan gizi yang berhubungan kadar Hb kurang dari 11,0 gram/dl, dengan dengan pola makan yang tidak baik akibat proporsi yang hampir sama antara di kawasan ketidaktahuan dan ketidakmampuan. ,4%) dan perdesaan . ,8%). Pola makan yang salah pada ibu hamil membawa Berdasarkan Profil Kesehatan Sumatera dampak terhadap terjadinya gangguan gizi Utara tahun 2010, survei anemia . antara lain anemia (Dhuha, 2. Dengan pola makan yang benar dan kabupaten/kota di Sumatera Utara, yaitu Kota tepat dapat menjadi salah satu jalan untuk Medan. Binjai. Deli Serdang dan Langkat 40,50% pencegahan terjadinya anemia. Pada prinsipnya hamil pola makan yang baik untuk ibu hamil adalah menderita anemia (Dinkes Propsu, 2. pola makan yang memiliki asupan gizi Menurut data RSUD Tarutung tahun 2012 (Sholihah, ditemukan angka kejadian anemia sebanyak 21 Pola makanan sehat dengan menu YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) seimbang sangat penting untuk perkembangan meminum tablet zat besi dapat memiliki janin dalam kandungan. Tetapi kadang kala peluang yang lebih besar untuk terkena anemia calon ibu kurang memperhatikan hal tersebut (Purwaningsih, dkk. ,2. (Proverawati, 2. Menurut penelitian Sadariah tahun Anemia sendiri dapat dicegah dengan 2012, di Puskesmas Bara-Baraya diperoleh pemberian nutrisi yang baik serta pemberian bahwadari 110 sampel ibu hamil terdapat 43 tablet Fe secara teratur. Atas rekomendasi . ,9 UNICEF dan WHO. Depkes RI membuat anemiadidapatkan 16 . ,2 %) ibu yang tidak 90 patuh dalam konsumsi tablet zat besi. Dari suplementasi tablet folat besi pada perempuan penelitian yang dilakukan di Puskesmas di selama masa kehamilan untuk mengatasi AKB. Yogyakarta, sekitar 40%-50% ibutidak patuh MMR. minum tablet Fe. Sumber terbaik Fe adalah makanan Dari hewani, seperti daging, ayam dan ikan. Sumber dilakukan pada bulan Maret 2017, didapatkan baik lainnya adalah telur, serealia tumbuk, di Wilayah Kerja Puskesmas Hutabaginda kacangAekacangan, sayuran hijau dan beberapa dengan 8 desa didapat dari data sekunder jenis buah. jumlah ibu hamil bulan Maret sampai dengan Pada hasil penelitian Fatimah . Mei tahun 2017 sebanyak 32 ibu hamil dikatakan bahwa ada hubungan pola konsumsi trimester II dan i dimana diantara ibu hamil dengan kadar Hemoglobin di Kabupaten tersebut ditemukan 8 ibu hamil memiliki kadar Maros Sulawesi. Menurut penelitian Dhuha Hb dibawah normal dan Ibu hamil tersebut . mengatakan bahwa setelah dilakukan mengatakan tidak patuh dalam mengkonsumsi edukasi gizi, status anemiasecara keseluruhan tablet zat besi yaitu sebanyak 90 tablet dan mengalami penurunan, menjadi juga pola makan yang tidak baik seperti tidak 31,2%. Ini berarti, ada pengaruh edukasi makan daging, sayur serta buah. giziterhadap perbaikan kadar Hb ibu hamil. Hal Kepatuhan mengkonsumsi tablet zat peneliti untuk mengetahui berapa banyak ibu besi di ukur dari ketepatan jumlah tablet yang hamil yang mengalami kadar Hb dibawah dikonsumsi perhari. Ketidakpatuhan ibu hamil normal yang pengaruhi oleh pola makan yang YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) tidak baik dan ketidakpatuhan mengkonsumsi terhadap komplikasi yang terjadi akibat kadar tablet besi di Kecamatan Tarutung agar dapat Hb dibawah normal bagi ibu hamil dan melakukan pencegahan dan penanggulangan janinnya. II. TINJAUAN PUSTAKA Kerangka Konsep Lokasi dan Waktu Penelitian Dari ruang lingkup dan kerangka teori variabelyang ada dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Hutabaginda yang salah satu tempat terjadinya Anemia pada Ibu hamil. Variabel bebas Waktu penelitian dilaksanakan pada Variabel terikat Bulan Mei 2017 Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah Pola makan semua ibu hamil yang pernah melakukan Kadar pemeriksaan kehamilan dan mendapatkan Kepatuhan Vmengkonsumsi tablet zat besi Puskesmas Hutabaginda yang didapat mulai bulan Juli 2017 hingga Januari 2018 adalah sejumlah 60 orang ibu Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan design cross sectional, dimana pengukuran Kecamatan Tarutung tahun 2017. Populasi Jenis Penelitian Sampel merupakan sebagian atau yang mewakili dari populasi yang diteliti (Arikunto, bersamaan pada data variabel independen dan Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi sebanyak 60 orang. ekali hamil sehingga semuanya dijadikan sampel Penelitian bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pola i. METODOLOGI PENELITIAN makan dan kepatuhan ibu mengkonsumsi Metode Pengumpulan Data tablet besi terhadap kadar hemoglobin di Data Primer Wilayah Kerja Puskesmas Hutabaginda Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2017. Data primer diperoleh secara langsung dari ibu hamil dengan menggunakan kuesioner YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) yang telah disusun dan mengacu pada variabel yang diteliti dan mengukur langsung kadar Hb Hemoglobinometer Kepatuhan umsi tablet zat besi Ketaatan ibu hamil dalam si tablet zat besi yang dilihat dari Patuh Tidak Ordinal Aspek Pengukuran Data Data Sekunder Metode pengukuran variable yang digunakan Data sekunder merupakan data yang dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : diperoleh dari catatan atau dokumen dari Puskesmas Huta Baginda Kabupaten Tapanuli Pengukuran pola makan dengan menggunakan Utara. metode food frequency untuk mendapatkan 4 Definisi Operasional data tentang frekuensi makan dan jumlah Variabel Definisi Operasional Kadar Penilaian Hb 1. Normal jika ibu hamil kadar Hb Ou 11gr/dL Tidak n alat Normal jika kadar Hb < metri yang 11gr/dL n dalam normal dan Kebiasaan 1. Kurang Baik Lebih yang dilihat jumlah dan Pola makan Ibu hamil Hasil Ukur Skala Ordinal Pola Makan Ibu Hamil makan sehari-hari dengan kategori Pola makan kurang apabila kebutuhan zat gizi makro yang terdiri dari karbohidrat . asi, mie, ub. = < 3 piring, lauk pauk . kan, tempe, tah. = < 3 potong, daging = < 3 potong, minyak = < 5 sdm, sayur = < 1,5 mangkok, buah = < 6 potong, susu = < 12 sdm. Pola makan baik apabila kebutuhan zat gizi Ordinal makro yang terdiri dari karbohidrat . asi, mie, ub. = 300 gr, lauk pauk . kan, tempe, tah. = 3 piring, daging = 3 potong, minyak = 5 sdm, sayur = 1,5 mangkok, buah = potong, susu = 12 sdm. Pola makan lebih apabila kebutuhan zat gizi makro yang terdiri dari karbohidrat YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) . asi, mie, ub. = > 3 piring, lauk pauk . kan, tempe, tah. = > 3 potong, daging = > 3 potong, minyak = > 5 sdm, sayur = > pendidikan, pekerjaan, usia kehamilan dan 1,5 mangkok, buah = > 6 potong, susu = > konsumsi tablet besi. 12 sdm. Coding, yaitu untuk memudahkan proses Kepatuhan mengkonsumsi tablet besi dapat entri data tiap jawaban diberi kode dan dikategorikan sebagai berikut : skor yang meliputi umur yaitu 1: O20 Patuh jika jumlah tablet besi sesuai 2:21-35 3=>35 berdasarkan usia kehamilan yang meliputi Pendidikan yaitu 1 : rendah (SD. SMP), 2 trimester I = 30, trimester II = 30 dan :menengah (SMA/SMK), dan 3 : tinggi trimester i = mayoritas 30 tablet. (D3/S. , usia kehamilan yaitu : 1 : Tidak patuh jika jumlah tablet besi tidak sesuai berdasarkan usia kehamilan. trimester I, 2 : trimester II , 3 : trimester i. Konsumsi tablet besi yaitu : Pengukuran variabel dependen yaitu kejadian trimester I . , 2 : trimester II . anemia dilakukan dengan cara mengukur table. , 3 : trimester i . Pola langsung kadar Hb ibu hamil dengan alat, makan yaitu 1 : kurang, 2 = baik, 3 = kemudian dikategorikan menjadi : Kepatuhan mengkonsumsi tablet Normal, jika kadar Hb ibu hamil Ou 11 gr/dL besi yaitu 1 : patuh, 2 : tidak patuh. Kadar Hb ibu hamil yaitu 1 : normal, 2 : tidak Tidak normal, jika kadar ibu hamil < 11 gr/Dl Tabulating. Membuat tabulasi termasuk Metode Pengolahan Data dalam kerja memproses data. Membuat Pengolahan tabulasi tidak lain dari memasukkan data merupakan salah satu pengumpulan data (Hastono, 2. Pengolahan data dilakukan dengan tahapan sebagai berikut : ke dalam tabel. Metode Analisis Data Analisis Univariat Analisis univariat dilakukan untuk Editing, yaitu penyuntingan data yang mendapatkan gambaran tentang distribusi dilakukan untuk menghindari kesalahan frekuensi masing-masing variabel independen YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) yang meliputi pola makan dan kepatuhan ibu signifikan selanjutnya diuji kembali dengan hamil mengkonsumsi tablet besi. Variabel uji regresi logistik berganda. dependen kejadian anemia pada ibu hamil. IV. Analisis Bivariat Analisis Univariat Analisis digunakan untuk Karakteristik Ibu Hamil sejauh mana hubungan variable independen yaitu pola makan dan kepatuahan ibu hamil mengkonsumsi tablet besi dengan variabel dependen kejadian anemia. Analisis bivariat menggunakan iji chi square pada taraf kepercayaan 95%. Uji chi square digunakan untuk memilih variabel sebagai kandidat yang mempunyai nilai signifikan < 0,05 masuk sebagai model dalam regresi logistic berganda . ultiple regresi logisti. Analisis Multivariat Analisis melihat pengaruh antara variable independen mengkonsumsi tablet besi dengan variabel dependen kejadian anemia, sehingga diketahui variabel independen yang mana dominan Variabel yang akan dimasukkan ke dalam analisis logistik adalah variabel yang ada pada analisis bivariat mempunyai nilai p < 0,25 ini HASIL PENELITIAN Karakteristik Umur O 20 tahun 21-35 tahun >35 tahun Jumlah Pendidikan Rendah (SD,SMP) Menengah (SMA/SMK) Tinggi (D3/S. Jumlah Pekerjaan IRT Petani PNS Jumlah Usia kehamilan Trimester I Trimester II Trimester i Jumlah Konsumsi tablet Trimester I . Sesuai Tidak sesuai Trimester II . Sesuai Tidak sesuai Trimester i . Sesuai Tidak sesuai Jumlah Berdasarkan Frekuensi merupakan syarat untuk masuk ke dalam model pengujian multivariate. Variabel yang mayoritas >20-35 tahun sebanyak . ,7%). YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) pendidikan ibu hamil mayoritas rendah (SD. SMP) sebanyak . ,3%), dan pekerjaan ibu 12 sdm > 12 sdm Jumlah Berdasarkan hamil mayoritas petani sebanyak . ,7%), usia kehamilan mayoritas trimester i sebanyak menunjukkan bahwa jenis bahan makanan ibu . ,3%), dan konsumsi tablet besi mayoritas hamil berdasarkan karbohidrat . asi, mie, ub. trimester i dengan kategori sesuai sebanyak mayoritas < 3 piring sebanyak . ,0%), sayur 21 orang . ,3%). mayoritas < 1,5 mangkok sebanyak . ,7%). Jenis Bahan Makanan (Karbohidrat, buah mayoritas 6 potong sebanyak . ,7%). Sayur. Buah. Lauk Pauk. Daging. Minyak, lauk pauk . kan, tempe, tah. mayoritas <3 Susu Bubu. potong sebanyak . ,7%), daging mayoritas < Karbohidrat <3 piring 3 piring >3 piring Jumlah Sayur <1,5 mangkok 1,5 mangkok >1,5 mangkok Jumlah Buah <6 potong 6 potong >6 potong Jumlah Lauk Pauk (Ikan. Tempe. Tah. <3 potong 3 potong >3 potong Jumlah Daging <3 potong 3 potong Tabel >32. (Lanjuta. Jumlah Minyak <5 sdm 5 sdm > 5 sdm Jumlah Susu Bubuk < 12 sdm Frekuensi 3 potong sebanyak . ,3%), minyak mayoritas <5 sdm sebanyak . ,0%), susu bubuk mayoritas < 12 sdm sebanyak . ,0%). Pola Makan Kategori Kurang Baik Lebih Total Frekuensi Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Besi Kategori Patuh Tidak patuh Total Frekuensi Frekuensi Kadar HB Ibu Hamil Kategori Normal . ika kadar Hb Ou 11 gr/dL) Tidak normal ika kadar Hb < 11 gr/dL) Total YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) 95%CI Analisis Bivariat Variabel Pengaruh Pola Makan Ibu Hamil Terhadap Penelitian Sig Exp (B) Kadar Hemoglobin Pola Kuran Baik Lebih Total Pola makan Kadar Hb Normal Tidak . ika kadar normal . ika Hb Ou11 kadar Hb < gr/dL) 11 gr/dL) Total Rend Tin Kepatuhan ibu hamil Constant 0,00 PEMBAHASAN Analisis Data Bivariat Analisa Multivariat Pengaruh Pola Makan Ibu Hamil Terhadap Setelah dilakukan analisis bivariat, yaitu Kadar Hemoglobin untuk mengetahui pengaruh antara masing- Berdasarkan masing variabel independen dengan kadar Hb, diperoleh nilai p value = 0,000 yang artinya ada pengaruh pola makan ibu hamil terhadap multivariat untuk mengetahui variabel yang kadar hemoglobin. Penelitian ini di dukung paling dominan berpengaruh terhadap kadar oleh hasil penelitian (Berlis, 2. yang Hb menggunakan uji regresi logistik ganda. menyatakan bahwa ada pengaruh pola makan Berikut ini adalah hasil pengujian untuk terhadap kadar Hb pada ibu hamil . = 0,. menyeleksi variabel yang masuk dalam model dan OR = 6,910 artinya pola makan ibu hamil regresi logistik. yang kurang mempunyai risiko 6,910 kali Variabel Nilai lebih besar mengalami anemia dibanding dengan pola makan ibu hamil yang baik. Pada Pola makan 0,000 Kepatuhan ibu hamil 0,000 hasil penelitian (Fatimah dkk, 2. dikatakan bahwa ada hubungan pola konsumsi dengan kadar Hemoglobin di Kabupaten Maros Sulawesi . <0,. Model Regresi Logistik Ganda dalam penelitian dikatakan bahwa upaya peningkatan konsumsi YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) ibu hamil harus terus dilakukan dengan menggunakan sumber bahan pangan lokal pertambahan berat badan yang kurang pada seperti ikan, telur, sayuran hijau . ayam, ibu hamil dan gangguan pertumbuhan janin. kangkung, dan daun kelo. , pepaya, pisang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan jeruk, dan tomat masak. Selain itu, perhatian bahwa dari . ,0%) pola makan ibu hamil juga harus diberikan kepada status gizi ibu yang kurang terdapat . ,3%) kadar Hb yang hamil dan konsumsi tablet besi sesuai dengan normal dan . ,7%) kadar Hb yang tidak program yang ada di lapangan. Penelitian ini Dari . ,7%) pola makan ibu hamil juga di dukung oleh penelitian (Ernita, 2. yang baik terdapat . ,3%) kadar Hb yang menyatakan bahwa ada pengaruh pola makan normal dan . ,3%) kadar Hb yang tidak ibu hamil dengan karar Hb . < 0,. Sedangkan dari . ,3%) pola makan Pola makan atau pola konsumsi pangan ibu yang lebih terdapat . ,3%) kadar Hb yang merupakan susunan jenis dan jumlah pangan normal dan . ,0%) kadar Hb yang tidak yang dikonsumsi seseorang atau kelompok orang pada waktu tertentu (Yayuk, dkk, 2. Ibu hamil dengan pola makan yang baik Apabila pola makan baik maka diasumsikan dan memiliki kadar Hb normal . ,3%) ini konsumsi makan akan baik pula sehingga akan berarti bahwa ibu hamil sudah mengkonsumsi menimbulkan status gizi yang baik. Pola jenis bahan makanan seperti karbohidrat, makan yang sehat tercantum dalam pemilihan sayur, buah, lauk pauk, daging, minyak dan menu makanan yang seimbang (Prasetyono, susu sesuai dengan frekuensi dan jumlah Sumber zat besi terdapat dimakanan berdasarkan jenis bahan makanan tersebut, sehingga dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa terdapat sebagaian ibu hamil yang mengandung Fe . ntara 6,0 mg sampai dengan sudah memiliki pola makan yang baik serta 14,0 m. Sumber lain juga berasal dari memiliki kadar Hb yang normal. Ibu hamil tumbuh-tumbuhan tetapi kecil kandunganya dengan pola makan yang baik dan lebih tetapi sehingga bisa diabaikan (Gibson, 2. memiliki kadar Hb tidak normal, ini berarti Pola makan yang salah pada ibu hamil bahwa bila dilihat dari pola makan ibu hamil sudah sesuai akan tetapi yang mempengaruhi YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) ibu hamil memiliki kadar Hb tidak normal Konsumsi makanan sumber zat besi ini adalah ketidakpatuhan konsumsi tablet besi, dapat diperoleh dari ikan, telur, daging sapi, walaupun pola makan ibu sudah baik jika sayur mayur, makan jagung dan kangkung dan tidak patuh konsumsi tablet besi maka hal ini lain-lain. Akan tetapi masih banyak jenis dapat menyebabkan kadar Hb ibu hamil makanan tersebut yang tidak dikonsumsi oleh menjadi tidak normal. Sedangkan ibu hamil ibu hamil selama kehamilan sehingga masih dengan pola makan kurang dan memiliki kadar Hb tidak normal . ,7%), ini berarti Anemia dalam kehamilan disebabkan karena banyaknya wanita yang memulai kehamilan dengan cadangan makanan yang makanan seperti karbohidrat, sayur, buah, lauk Saat pauk, daging, minyak dan susu sehingga banyak ibu hamil yang memiliki kadar Hb dibandingkan sebelum hamil. Zat besi pada Walaupun ibu hamil mengkonsumsi wanita hamil dibutuhkan untuk pembentukan salah satu jenis bahan makanan tersebut sel-sel . arbohidrat, lauk pauk dan dagin. akan Banyak faktor yang menyebabkan tetapi kebanyakan tidak sesuai dengan jumlah asupan zat besi tidak adekuat misalnya asupan yang sebenarnya sehingga zat gizi yang zat makanan / gizi yang kurang akibat Melihat kemiskinan, dimana makanan yang banyak pendapatan mereka yang masih kurang dan mengandung zat besi seperti berasal dari ditambah dengan harga bahan makanan pokok daging hewani, buah dan sayuran hijau tidak dapat dikonsumsi secara cukup. Akan tetapi mereka tidak mampu membeli jenis bahan pada kenyataannya masih banyak ibu hamil makanan yang seharusnya mereka konsumsi yang jarang mengkonsumsi zat besi tersebut selama kehamilan, sehingga akibatnya banyak sehingga banyak diantara ibu hamil yang ibu hamil yang masih memiliki kadar Hb yang mengalami anemia. Selain itu pola asuh dari tidak normal. Jika pola makan ibu hamil kurang maka hal ini dapat mempengaruhi kondisi ibu hamil mengalami anemia. mengakibatkan anggota keluarga yang lain YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) seperti anak dan ibu menjadi lebih sedikit. pencegahan terjadinya anemia. Pada prinsipnya Kurangnya pengetahuan tentang makanan pola makan yang baik untuk ibu hamil adalah yang mengandung banyak zat besi serta cara pola makan yang memiliki asupan gizi pengolahan makanan yang benar juga menjadi seimbang, beragam bervariasi. Pola makanan faktor asupan zat besi yang tidak adekuat. sehat dengan menu seimbang sangat penting Menurut (Prasetyono, 2. status gizi buruk dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah Tetapi kadang kala calon ibu satunya menyangkut pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Pola makan adalah (Proverawati, 2. Pengaruh Mengkonsumsi Pola Kepatuhan Tablet tercermin dalam pamilihan menu makan yang Kadar Hemoglobin Begitu juga pada saat hamil, tubuh Berdasarkan Ibu Hamil Besi Terhadap diperlukan untuk melindungi dan memelihara diperoleh nilai p value = 0,000 yang artinya Akan tetapi, sesuatu di dalam hidup kita Penyebab terbesar anemia gizi besi kadar hemoglobin. Penelitian ini juga di dukung oleh penelitian (Inati, 2. yang berhubungan dengan pola makan yang tidak menyatakan bahwa ada pengaruh kepatuhan ibu hamil terhadap kadar Hb ibu hamil . = Pola makan yang salah pada 0,012 dan OR = 7,. yang artinya bahwa ibu hamil yang tidak patuh mengkonsumsi tablet terjadinya gangguan gizi antara lain anemia besi berisiko 7,4 lebih besar mengalami (Dhuha, 2. anemia dibanding dengan ibu hamil yang Menurut (Sholihah, 2. anemia patuh mengkonsumsi tablet besi. Menurut sendiri dapat dicegah dengan pemberian penelitian Sadariah tahun 2012, di Puskesmas nutrisi yang baik serta pemberian tablet Fe Bara-Baraya diperoleh bahwa dari 110 sampel secara teratur. Dengan pola makan yang benar ibu hamil terdapat 43 . ,9 %) ibu hamil yang dan tepat dapat menjadi salah satu jalan untuk menderita anemia didapatkan 16 . ,2 %) ibu YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) yang tidak patuh dalam konsumsi tablet zat tablet zat besi, frekuensi konsumsi perhari. Dari penelitian yang dilakukan di Ketidakpatuhan ibu hamil meminum tablet zat Puskesmas di Yogyakarta, sekitar 40%-50% besi dapat memiliki peluang yang lebih besar ibu tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe. Penelitian ini juga di dukung oleh penelitian ,2. (Ernita, (Purwaningsih. Berdasarkan hasil penelitian dapat kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi dengan dilihat bahwa dari . ,0%) ibu hamil yang karar Hb . < 0,. patuh mengkonsumsi tablet besi terdapat Dari . ,0%) kadar Hb yang normal dan . ,0%) menunujukkan bahwa variabel yang paling kadar Hb yang tidak normal. Dari . ,0%) ibu dominan berpengaruh terhadap kadar Hb hamil yang tidak patuh mengkonsumsi tablet adalah variabel kepatuhan mengkonsumsi besi terdapat . ,4%) kadar Hb yang normal tablet besi . = 0,000. OR = 17,. ,0%) kadar Hb yang tidak normal. artinya bahwa ibu hamil yang tidak patuh Kepatuhan ibu hamil dengan kadar mengkonsumsi tablet besi berisiko 17,6 kali Hb normal . ,0%), ini berarti bahwa ibu lebih besar mengalami kadar Hb tidak normal hamil yang patuh mengkonsumsi tablet besi dibanding dengan ibu hamil yang tidak patuh hingga trimester i akan memiliki kadar Hb mengkonsumsi tablet besi. Penelitian ini di normal selama kehamilan ibu, konsumsi tablet dukukung oleh hasil penelitian (Firda, 2. besi ini dapat mempengaruhi kadar Hb ibu yang menyatakan bahwa kepatuhan ibu hamil menjadi normal. Sedangkan ibu hamil yang mempngaruhi kadar Hb ibu hamil . = 0,. tidak patuh mngkonsumsi tablet besi dengan dan OR = 17,970 yang artinya bahwa ibu kadar Hb . ,0%) berarti bahwa selama hamil yang tidak patuh mempunyai peluang kehamilan para ibu hamil ini tidak patuh berisiko 18,600 kali lebih besar mengalami mengkonsumsi tablet besi sesuai dengan anemia dibanding dengan ibu hamil yang anjuran sehingga banyak ibu hamil yang ditemukan masih memiliki kadar Hb tidak Kepatuhan mengkonsumsi tablet zat Kepatuhan dalam mengkonsumsi besi di ukur dari ketepatan jumlah tablet yang tablet besi ini merupakan ketaatan ibu hamil dikonsumsi, ketepatan cara mengkonsumsi YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) Seseorang dikatakan patuh berobat Kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi di bila mau datang ke petugas kesehatan yang ukur dari ketepatan jumlah tablet yang telah ditentukan sesuai dengan jadwal yang dikonsumsi, ketepatan cara mengkonsumsi telah ditetapkan serta mau melaksanakan apa tablet zat besi, frekuensi konsumsi perhari. yang dianjurkan oleh petugas. Akan tetapi Suplementasi besi atau pemberian tablet Fe pada kenyataannya banyak ibu hamil yang merupakan salah satu upaya penting dalam tidak aktif melakukan kunjungan ketempat khususnya anemia kekurangan besi. Menurut (Medicastore, tentang manfaat mengkonsumsi tablet besi kepatuhan pengobatan adalah mengkonsumsi tergolong kurang baik. Menurut Akibatnya obat-obatan yang diberikan oleh dokter atau banyak ibu hamil yang tidak patuh dalam petugas kesehatan lain sesuai dengan waktu dan dosis yang tepat. Pengobatan hanya akan (Notoadmojo, 2. bahwa perilaku terhadap efektif apabila pasien mematuhi aturan dalam penggunaan obat. Apabila ada anjuran untuk respon seseorang terhadap system pelayanan menghabiskan obat tersebut, maka harus Perilaku ini menyangkut respon Pernyataan ini berbeda dengan hasil Menurut kesehatan dan obat-obatannya Perilaku mengonsumsi obat merupakan penelitian ditemukan bahwa hanya . %) ibu perilaku peran sakit yaitu tindakan atau hamil yang patuh mengkonsumsi tablet besi, kegiatan yang dilakukan penderita agar dapat sedangkan . %) lainnya tidak mengkonsumsi Kepatuhan tablet besi. Hal menunjukkan bahwa tidak pengobatan sangat penting untuk mencapai semua ibu hamil patuh mengkonsumsi tablet kesehatan secara optimal. Perilaku kepatuhan besi sesuai dengan anjuran dokter. Secara dapat berupa perilaku patuh dan tidak patuh umum bahwa jika ibu hamil tidak patuh mengkonsumsi tablet besi maka ibu hamil kemudahan, lama pengobatan, mutu, jarak dan tersebut akan mengalami anemia. Kepatuhan YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 3 Nomor 4 Edisi November 2018 . -262 ) meningkat bila instruksi pengobatan jelas, variabel kepatuhan ibu hamil . = 0,000. hubungan obat terhadap penyakit jelas dan OR = 17,. yang artinya bahwa ibu hamil pengobatan teratur serta adanya keyakinan yang tidak patuh mengkonsumsi tablet besi mempunyai risiko 17,6 kali lebih berwibawa, dukungan sosial keluarga pasien dengan ibu hamil yang tidak patuh dan lain sebagainya (Medicastore, 2. mengkonsumsi tablet besi. VI. KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA