JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 ANALISIS KINERJA STRUKTUR ATAS BANGUNAN RTMC POLDA MALUKU MENGGUNAKAN METODE STATIC NON-LINEAR Leviona Markus. Pieter Lourens Frans . Vector R R Hutubessy 3 1,2,. Jurusan Teknik Sipil. Politeknik Negeri Ambon markusviona23@gmail. com, . pflourens@gmail. com, . vectorreinhard@gmail. ABSTRACT Ambon City is one of the cities in Moluccas which is also one of the earthquake-prone areas which is classified in earthquake zone 5. Several structural elements of the Moluccas Police RTMC building in the realization of fieldwork were not by the planning results. The research aimed to produce displacement values and obtain the performance of the structural of the Maluku Regional Police RTMC building against earthquake forces after being analyzed by nonlinear static analysis with the help of SAP2000 v. Research shows that the movement between floors is still safe because it does not exceed the drift limit of 30 mm where the largest displacement in the x direction occurs due to a dynamic earthquake (DX) on the roof floor, about 10. 443 mm, and the largest displacement in the y direction occurs due to loads due to dynamic earthquakes (DY) on the roof floor about 28. 514 mm. The performance evaluation for the XZ direction is still in a safe condition because the plastic hinge distribution scheme does not show structural members that pass the immediate occupancy (IO), and happen strong column weak beams occur if the loading step is enlarged, this is indicated by the absence of column elements that achieve IO performance. The performance of the YZ direction is still in a safe condition because the plastic hinge distribution scheme does not show that the structural members pass the IO performance and happen strong column weak beams occur when the loading step is increased. ABSTRAK Kota Ambon merupakan salah satu kota di Maluku yang juga merupakan salah satu daerah rawan gempa yang dimana tergolong dalam zona gempa 5. Beberapa struktur atas bangunan RTMC Polda Maluku pada realisasi pekerjaan dilapangan tidak sesuai hasil perencanaan. Tujuan penelitian yaitu untuk menghasilkan nilai displacement dan memperoleh kinerja struktur atas bangunan RTMC Polda Maluku terhadap gaya gempa setelah dianalisis dengan analisis static non-liniear dengan bantuan SAP2000 v. Penelitian menunjukan perpindahan antar lantai masih aman dikarenakan tidak melewati batas izin 30 mm dimanan displacment terbesar arah-x terjadi akibat gempa dinamik (DX) pada lantai atap yaitu sebesar 10,443 mm, kemudian perpindahan terbesar untuk arah-y terjadi akibat beban akibat gempa dinamik (DY) pada lantai atap yaitu sebesar 28,514 mm. Evaluasi kinerja untuk arah XZ masih dalam keadaan aman dikarenakan pada skema distribusi sendi plastis tidak memperlihatkan komponen struktur yang melewati Immediate Occupany (IO), dan terjadi strong column weak beam apabila diperbesar step pembebanan, hal ini ditandai dengan tidak ada elemen kolom yang mencapai kinerja IO. Kinerja komponen struktur arah YZ masih dalam keadaan aman dikarenakan pada skema distribusi sendi plastis tidak memperlihatkan komponen struktur yang melewati kinerja IO dan terjadi strong column weak beam apabila diperbesar step pembebanan. Kata kunci : Displacement. Static-Non-Linier. Kinerja PENDAHULUAN Kota iAmbon merupakan isalah isatu ikota di Maluku iyang ijuga imerupakan isalah isatu daerah rawan igempa iyang idimana tergolong dalam zona Agar dapat meminimalisiriresiko bencana yang terjadiidiperlukan ikonstruksi ibangunan tahan gempa. Bangunan iharus direncanakan agar idapat memberikan kinerja iminimal ilife safety, e-ISSN: 2964-5158 dimana bangunan diperbolehkan mengalami kerusakan tetapi tidak mengalami keruntuhan, idengan ibegitu kemungkinan timbulnya ikorban ijiwa idapat diminimalisasi. Kinerja isuatu istruktur dapat dianalisis menggunakan ianalisis istatik nonlinier . Analisis non-linear digunakan para peneliti untuk memprediksi kemampuan struktur bangunan berdeformasi pasca-elastik yang secara berulang Halaman 17 JOURNAL AGREGATE kali dan bolak-balik akibat beban gempa yang menyebabkan terjadinya pelelehan pertama, sambil mempertahankan kekuatan dan kekakuan yang cukup, sehingga struktur gedung tersebut tetap berdiri, meskipun berada dalam kondisi imenuju Hasil yang dapat ditinjau dari analisis non-linear ini adalah besarnya displacement kemudian dapat ditinjau kinerja struktur bangunan Gedung iRegional iTraffic Management Centre (RTMC) iPolda iMaluku ididesain dengan 3 lantai Mengingat isemakin itinggi suatu bangunan semakin tinggi pula resiko bangunan itersebut iakan runtuh iakibat beban igempa. Apalagi idalam pelaksanaan ada ibeberapa ielemen istruktur iyang tidak sesuai ihasil iperencanaan. TINJAUAN PUSTAKA 1 Tinjauan Umum Kinerja struktur merupakan itingkatan performa suatu istruktur iterhadap gaya lateral. Kinerja struktur dapat ditentukan oleh deformasi/ displacment struktur idi ibawah gaya gempa yang ditentukan ioleh imaksimum iperpindahan struktur yang idapat iditerima idengan besaran igempa iyang ditinjau. 1 Penelitian Kinerja Struktur menggunakan Metode Static Non-Linier A Latifah, idkk i. , dalam penelitiannya menunjukan kondisi gedung aman isaat terjadi gempa dimana tingkat kinerja termasuk dalam kategori IO. A Masril . , dalam penelitiannya menunjukan ikondisi igedung berdasarkan kriteria kinerja struktur ATC-40 masuk dalam kategori IO. 2 Perencanaan Pembebanan Beban imati i. ead iloa. SesuaiiSNI i1727-2020 iPasal i3. 1 beban mati merupakaniberat iseluruh ibahan ikonstruksi bangunan igedung yang iterpasang, itermasuk dinding, ilantai, iatap, iplafon, itangga, idinding partisi itetap, ifinishing, iklading igedung idan komponen iarsitektural idan istruktural ilainnya serta iperalatan ilayan iterpasang ilain itermasuk berat iderek idan isystem ipengangkut Beban hidup . ive loa. SesuaiiSNI i1727-2020 iPasal i4. 1 Beban hidup iyang idigunakan idalam iperancangan bangunan igedung idan istruktur ilain iharus ibeban maksimum iyang idiharapkan iterjadi akibat penghunian idan ipenggunaan ibangunan gedung, akan itetapi itidak e-ISSN: 2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 iboleh ikurang idari ibeban merata iminimum iyang iditetapkan idalam iSNI 1727-2020 iTabel i4. Beban igempa i. arthquake iloa. Kategori risiko istruktur ibangunan i(I-IV) Kategori irisiko struktur ibangunan dapat ditentukan idengan menggunakan iacuan SNI 1726-2019 ipasal Faktor ikeutamaan gempa (I. I Faktor ikeutamaan iIe idapat ditentukan dengan imenggunakan iacuan SNI i1726-2019 pasal 4. Jenis itanah isetempat Klasifikasi isitus imenurut jenis itanah idapat ditentukan idengan menggunakan acuan iSNI 17262019 iPasal 5. Parameter ipercepatan igempa i(Ss, iS. Parameter iSs i. ercepatan ibatuan idasar ipada iperioda ipende. idan S1 i. ercepatan ibatuan idasar ipada iperioda i1 ideti. idapat ditentukan dengan imenggunakan iacuan iSNI i1726Ae2019 iPasal i6. Koefisien-koefisien isitus idan iparameterparameter respons spektral percepatan gempa imaksimum iyang idiperhitungkan risikotertarget (MCE. Koefisien-koefisien isitus idan iparameter-parameter respons ispektral percepatan igempa imaksimum yang idiperhitungkan irisiko-tertarget (MCE. idapat ditentukan idengan imenggunakan iacuan iSNI 17262019 iPasal i6. Parameter ipercepatan ispektral idesain i(SDS, iSD. Parameter irespons ispektral ipercepatan desain ipada (SDS) spektralipercepatan idesain ipada iperioda i1 idetik (SD. idapat iditentukan idengan imenggunakan acuan iSNI i1726Ae2019 iPasal i6. Spektrum irespons idesain Respons ispektrum idesain idapat iditentukan dengan menggunakan iacuan iSNI i1726Ae2019 Pasal i6. Kategori idesain iseismik (A-D) Semua struktur ilainnya iharus ditetapkan kategori desain iseismik-nya berdasarkan ikategori risikonya dan parameter respons ispektral percepatan desainnya, iSDS idan iSD1, iSesuai SNI 1726 iAe 2019 Pasal 6. Pemilihan isistem istruktur idan iparameter sistem i(R, iCd, i. Halaman 18 JOURNAL AGREGATE SNI i 1726-2019 i pasal i i7. 2 i menentukan 8 jenis i system struktur i dasar i iyang iditetapkan dalam iperaturan iperencanaan gempa iIndonesia. Batasan iperioda ifundamental istruktur (T) Perioda ifundamental istruktur, iT, itidak boleh melebih ihasil ikoefisien iuntuk ibatasan atas pada perioda iyang idihitung i(C. idari itabel i17 SNI 1726-2019 idan iperioda ifundamental pendekatan. Tc, iyan iditentukan isesuai idengan SNI i1726-2019 Pasal i7. 1 iPersamaan i36. Prosedur gaya gempa pada struktur bagunan . Gempa istatik iekivalen i(EQ) Analisis penyederhanaan idari iperhitungan ibeban igempa Ketentuan ianlisis beban gempa dengan metode istatik iekuivalen yang mengacu ipada iSNI 1726-2019 idan iSNI 1727-2020 isebagai iberikut: Perhitungan ibeban igravitasi - Beban imati Acuan untuk ipembebanan ibeban imati ipada bangunan igedung idi Indonesia iadalah Peraturan Pembebanan iIndonesia iuntuk Rumah dan Gedung SNI i1727-2020. - Beban ihidup Acuan iuntuk ipembebanan beban hidup ipada bangunan igedung di iIndonesia iadalah Peraturan Pembebanan iIndonesia iuntuk Rumah idan Gedung iSNI i1727-2020. Gempa idinamik irespons ispektrum i(RSP) Ketentuan ianalisis ibeban igempa dengan imetode respon ispektrum isebagai iberikut: Kurva irespons ispektrum i . Data ikasus irespons ispektrum i. oad icase data response spectru. - Redaman istruktur ibeton . Mengacu pada SNI i1726-2002 Pasal i7. - Modal icombination Mengacu pada iSNI i1726-2019 Pasal 7. Sesuai idengan iSNI 1726. iMaka idipakai SNI 1726-2002 Pasal i7. 2 isebagai berikut i: yn CQC i(Complete iQuadratic Combinatio. Jika istruktur igedung memiliki iwaktu getar alami yang berdekatan iatau selisih nilainya ikurang idari i15%. yn SRSS i(Square iRoot iof ithe Sum iof iSquare. Jika istruktur igedung memiliki iwaktu igetar alami yang berjauhan. - Scale ifactor Faktor iskala igempa iarah iX = (G ix iI. i/ iR Faktor iskala igempa iarah iY = 30% x faktor skala iarah iX e-ISSN: 2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 Keterangan i: G i= igravitasi i. ,81 im/. i= ifaktor ikeutamaan igempa R i i= ikoefisien imodifikasi irespons Pada SNI 1726-2019 Pasal 7. 1 mengenai skala gaya, peraturan ini mengisyaratkan bahwa apabila kombinasi respons untuk gaya geser dasar hasil analisis ragam (V. kurang dari 100 % dari gaya geser (V) yang dihitung melalui metode statik ekivalen, maka gaya tersebut harus dikalikan dengan Vs/Vd, dimana. Vdinamik > Vstatik . Data ikasus imodal i. oad icase idata iAe imoda. Analisis imodal i. odal ianalysi. dipakai iuntuk imenentukan ragam vibrasi istruktur . ibration mode. , yang berguna untuk imemahami perilaku iJumlah iragam vibrasi . yang iditinjau dalam penjumlahan respons ragam menurut imetoda iini harus sedemikian irupa isehingga partisipasi imassa idalam menghasilkan respons itotal . ass participation irati. harus mencapai isekurang-kurangnya 90% ditinjau idari iSNI i17262019, pasal i7. Simpangan Struktur - Penentuan isimpangan istruktur i(OI) Simpangan iantar ilantai idapat ditentukan dengan imenggunakan iacuan SNI i1726-2012 Pasal - Batasan isimpangan istruktur i(OI) Simpangan iantar ilantai itingkat idesain i(OI) seperti ditentukan iSNI i1726-2019 iPasal 7. tidak boleh imelebihi isimpangan iantar lantai tingkat izin i(OI). Evaluasi iKinerja iStruktur idengan Analisa Statik iNon-liner - Gambaran iumum iAnalisa iStatik iNon-liner Menurut iSNI i03-1726-2002, pasal 3. analisa iStatik iNon-liner/pushover adalah isuatu cara ianalisa istatik idua dimensi iatau itiga dimensi linier idan inon-linier, idimana ipengaruh gempa rencana terhadap istruktur igedung dianggap sebagai beban-beban istatik iyang menangkap pada pusat imassa imasing-masing lantai, iyang nilainya iditingkatkan isecara berangsur-angsur pembebanan yang menyebabkan iterjadinya pelelehan . endi plasti. pertama di dalam struktur gedung, kemudian dengan peningkatan beban lebih lanjut mengalami perubahan bentuk i elastoplastis yang besar sampai mencapai ikondisi idi ambang keruntuhan. Halaman 19 JOURNAL AGREGATE Kurva Kapasitas Hasil ianalisis istatis ipushover inonlinier adalah kurva iyang imenunjukkan hubungan antara gaya geser idasar i. ase ishea. idan simpangan teratas . Hubungan itersebut kemudian dipetakan menjadi isuatu ikurva iyang dinamakan kurva ikapasitas istruktur VOL. NO. MARET 2024 Static non-linier - Penentuan sendi plastis - Membuat Non-linier case 5 Diagram Alir Penelitian Alur penelitian secara rinci dapat dilihat pada gambar 1 berikut ini. Target perpindahan Gaya idan ideformasi isetiap ikomponen / elemen dihitung iterhadap iAuperpindahan itertentuAy di titik kontrol iyang idisebut isebagai iAutarget perpindahanAy idengan notasi yu t dan dianggap sebagai i perpindahan imaksimum i yang iterjadi saat ibangunan imengalami gempa rencana. A Metode ikoefisien iperpindahan (FEMA. Metode iini idimulai idengan imenetapkan iTe, imemperhitungkan kondisi iinelastis ibangunan. iWaktu igetar ialami efektif imencerminkan ikekakuan ilinear idari sistem iSDOF iekivalen. A Sendi iplastis Sendi ketidakmampuan elemen istruktur i. alok dan ikolo. imenahan gaya idalam. A Level kinerja struktur Target ilevel ikinerja istruktur igedung mengacu pada FEMA356 i. pasal i1. Tabel C i12, halaman i1-13. METODOLOGI 1 Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan pada gedung RTMC Polda Maluku. Kota Ambon, yang terletak di kawasan markas Polda Maluku. JL. Sultan Hasanudin. Pandan Kasturi. Kec. Sirimau. Kota Ambon. Maluku. 2 Jenis Data Data pendukung yang diperoleh berupa data sekunder yaitu data as built drawing dan data N-SPT 3 Teknik Pengumpulan Data . Studi Pustaka . Observasi 4 Metode Analisis Adapun metode analisis yang perlu dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Studi Literatur . Pengumpulan data struktur Gedung . Pemodelan struktur gedung . Analisis pembebanan struktur gedung e-ISSN: 2964-5158 Gambar 1. Diagram Alir Peneltian (Sumber : Penulis, 2. Halaman 20 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Displacment 1 Analisis Pembebanan Struktur atas bangunan . Beban Gravitasi Rekapitulasi beban gravitasi dapat dilihat dalam Tabel 1 untuk beban mati tambahan dan bebah hidup yang diinput pada pemodelan 3D pada program SAP2000 v. Tabel 1. Rekapitulasi IBeban IGravitasi Beban Beba Beban Mati Berat Label Tambahan Sendiri Hidu Struktur Dinding Hebel 4,20693 kN/m Dinding Kaca 1,482 kN/m Atap 0,12 kN/m2 0,96 kN/m Tangga i 1,30594kN/ Otomatis 4,79 kN/m 4 Pelat ilantai 2 s/d3 Pelat lantai kN/m2 2,4kN/ m2,6k N/m2 2,4k N/m2 Sumber : Penulis,2023 . Beban gempa yn Klarifikasi Tanah Dasar Untuk kelas situs tanah dianalisis dengan data N-SPT hasil borlog yang diperoleh dari narasumber dan diolah untuk mendapatkan nilai N-SPT rata-rata seperti pada Tabel 2. untuk mengklasifikasikan jenis Tabel 2. Klasifikasi Tanah Menggunakan Data NSPT Kedalaman T. N-SPT N=T/N e-ISSN: 2964-5158 Jumlah Sumber : Penulis,2023 = Ti / (Ti/N. = 11 / 0. = 33. Nilai N-SPT rata Ae rata data korelasi tersebut bernilai 15 Ae Sehingga klarifikasi kelas situs tanah yang digunakan adalah tanah sedang (SD). yn Data Gempa Data gempa hanya menampilkan rekapitulasi hasil dari pencarian data, baik dari SNI 1726Ae2019 tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung. Hasil rekapitulasi dapat dilihat dalam Tabel 3. Tabel 3 Rekapitulasi Data Gempa Label Data Nilai TL Nilai Ss Nilai S1 Nilai Sds Nilai Sd1 0,68 Nilai Ta 0,4639 Untuk penentuan kategori desain seismic tergolong pada ikategori idesain seismik D dan sesuai dengan iSNI i1726-2019 pasal 7. 2 maka faktor redundansi yaitu1,3. Maka simpangan izin, yaitu 0,010 x 3900 /1,3 sebesar 30 mm. sebagai gambaran diambil simpangan gedung pada akibat dari beban statik ekivalen arah x (SX) untuk tampilan ZX, sedangkan untuk arah y akan ditampilkan ZY akibat beban dinamik respon spektrum (DY), sebagai Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 2 dan Gambar 3. Untuk hasil perpindahan sendiri akan di paparkan pada Tabel 4 dan Tabel 5 sebagai berikut. Gambar 2. Simpangan Gedung Akibat SX Arah XZ (Sumber : Penulis,2. Halaman 21 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 ey = y atap Ae y 3 iy = ey*Cd/Ie Perpindahan antar lantai akibat beban dinamik respon spektrum memperlihatkan perpindahan terbesar terjadi pada lantai atap arah y dengan perpindahan yang terjadi yaitu 28,514 mm. perpindahan tersebet masih dikatakan aman dikarenakan perpindahan yang terjadi tidak melewat simpangan izin (Drift Limi. Gambar 3. Simpangan Gedung Akibat DY Arah YZ (Sumber : Penulis,2. Tabel 4. Simpangan Gedung Akibat Gempa SX Dan SY arah XZ dan YZ Lantai Atap Base Height Perpindahan Drift Cek Perpindahan story drift Limit iex ey ix 551 30 OK 251 30 OK 210 30 OK 0 OK Sumber : Penulis,2023 Keterangan : ex = x atap Ae x 3 ix = ex*Cd/Ie ey = y atap Ae y 3 iy = ey*Cd/Ie Perpindahan antar lantai akibat beban statik ekuivalen memperlihatkan perpindahan terbesar terjadi pada lantai atap arah y dengan perpindahan yang terjadi yaitu 20,551 perpindahan tersebut masih dikatakan aman dikarenakan perpindahan yang terjadi tidak melewati Drift Limit. Tabel 5. Simpangan Gedung Akibat Gempa DX Dan DY Arah XZ Dan YZ Lantai Atap Base Height Perpindahan Drift Cek Perpindahan story drift Limit iex ey ix 514 30 OK 591 30 OK 664 30 OK 0 OK Sumber : Penulis,2023 Keterangan : ex = x atap Ae x 3 ix = ex*Cd/Ie e-ISSN: 2964-5158 2 Kinerja Struktur Atas Menggunakan Metode Static Non-Linier Kurva kapasitas . apacity curv. merupakan kurva hubungan antara perpindahan lateral lantai teratas/lantai atap . dengan gaya geser dasar . ase shea. sebagai hasil dari pushover yang disajikan pada Tabel 6 yaitu untuk arah X sedangkan arah Y pada Tabel 7. Kemudian untuk kurva perbandingan untuk arah-X, dan arah-Y berdasarakan hasil pushover pada Tabel 7 dan Tabel 8 dapat dilihat pada Gambar 4 sebagai berikut. Tabel 6. Pushover icurve idemand i- iFEMA356 iiPUSH-X Step i Displacement . Base iForce . N) Sumber : Penulis,2023 Dari ikurva i ikapasitas iyang idihasilkan iuntuk iPUSHX, idiperoleh ibahwa ianalisis ipushover iberhenti idilangkah i. i7, iyaitu ipada isaat iperpindahan ititik ikontrol imencapai i62,03% idariitarget idisplacement imaksimum i0,01H iyang idiharapkan itercapai iyaitu 580334iimm idan igaya igeser idasar isebesar i 598 kN. Tabel 7. Pushover Icurve Idemand i- iFEMA356 iiPUSH-Y Step i Displacement . Base iForce . N) Halaman 22 JOURNAL AGREGATE Dari ikurva i ikapasitas iyang idihasilkan untuk iPUSHY, idiperoleh ibahwa ianalisis pushover iberhenti idilangkah i. i7, iyaitu pada isaat iperpindahan ititik ikontrol mencapai 65. 79% idari itarget idisplacement imaksimum 0,01H iyang idiharapkan itercapai iyaitu 76,976409 imm idan igaya igeser idasar sebesar 721 kN. VOL. NO. MARET 2024 yang iterjadi pada ikomponen istruktur iditampilkan pada gambar iberikut iini. Step 1 Step 2 Step 3 Step 4 Step 5 Step 6 Gambar 4. Perbandingan ipushover icurve idemand iantara iPUSH-X idan iPUSH-Y (Sumber : Penulis,2. Dari iGambar 4 diatas tampak ibahwa perpindahan ititik kontrol iakibat ipembebanan lateral iPUSH-Y iatau iarah Y i. rah lebaridariipemodelan igedun. ilebih ibesar dibandingkan idengan iakibat ipembebanan lateral PUSH-X iatau iarah iX iseiring idengan naiknya gaya geser idasar. Sendi plastis arah X Berikut akan ditampilkan gambar sendi plastis yang bekerja pada arah x setelah mendapatkan gaya push melaluai metode analisis static non-liniear, sebagai Gambar 5 Distribusi isendi iplastis ipada istep-7 iuntuk i Push-X (Sumber : Penulis,2. Distribusi isendi iplastis iarah iXZ ipada tiap itahapan peningkatan ibeban ilateral hingga ititik ikinerja itercapai Step 7 Gambar 6. Mekanisme IDistribusi Sendi Plastisiarah Ixz (Sumber : Penulis,2. e-ISSN: 2964-5158 Halaman 23 JOURNAL AGREGATE Target iperpindahan i. istruktur untuk pembebanan arah-XZ igedung iadalah 4,62 imm berada idiantara step0 idan istep-1, sehingga evaluasi ikomponen istruktur dilakukan ipada step-2 s/distep-7 iDistribusi sendi plastis yang iterjadi pada istep-2 is/d step-7 imemperlihatkan tidak ada komponen struktur iyang imelewati ibatas kinerja Immediate iOccupany i(IO) isehingga idapat dikatakan ikinerja ikomponen istruktur imasih dalam keadaan iaman. daniterjadi kolom ikuat-balok ilemah, dikarenakan elemen kolom tidak mengalami sendi plastis sebelum elemen balok dan tidak ada elemen kolom yang melewati kinerja IO. VOL. NO. MARET 2024 Step i1 Step i2 Step i3 Step i4 Step i5 Step i6 . Sendi plastis arah Y Berikut akan ditampilkan gambar sendi plastis yang bekerja pada arah x setelah mendapatkan gaya push melaluai metode analisis static non-liniear, sebagai Gambar 7. Distribusi ISendi IPlastis IStep-7 Push-Y (Sumber : Penulis, 2. Distribusi isendi iplastis iarah iYZ ipada tiap itahapan peningkatan ibeban ilateral hingga titik ikinerja itercapai yang iterjadi pada komponen istruktur iditampilkanipada Gambar 8. Stepi7 Gambar 8. Mekanisme Idistribusi Sendi Plastisiarah iYZ (Sumber : Penulis, 2. Target iperpindahan i. istruktur iuntuk pembebanan iarah-YZ igedung iadalah i25,339 mm berada iDiantara istep-2 idan istep-3,sehingga evaluasi ikomponen istruktur dilakukan padaistep-3 is/distep-7. iDistribusi e-ISSN: 2964-5158 Halaman 24 JOURNAL AGREGATE sendi iplastis iyang iterjadi pada istep-3 is/d step7imemperlihatkan itidak ada komponen struktur iyang melewati ibatas ikinerja Immediate iOccupany i(IO) sehingga idapat dikatakan ikinerja ikomponen istruktur masih dalam ikeadaan iaman. Dan terjadi ikolom ikuat-balok ilemah, dikarenakan elemen kolom tidak mengalami sendi plastis sebelum elemen balok dan tidak ada elemen kolom yang melewati kinerja IO. PENUTUP Kesimpulan Nilai Displacment Antar Lantai akibat beban gempa statik ekuivalen dan gempa dinamik respon spektrum arah X dan Y masih dikatakan aman dikarenakan tidak melewati simpangan izin yaitu 30 mm. Evaluasi kinerja struktur untuk struktur atas bangunan RTMC Polda Maluku pada iarah XZ imasih idalam ikeadaan aman iwalaupun iyu max i> iyu t, ikarena ipada skema idistribusi isendi iplastis itidak memperlihatkan ikomponen struktur yang melewati iImmediate iOccupany i(IO). Arah YZ masih dalam keadaan iaman iwalaupun yu max i> iyu t, idan skema idistribusi sendi iplastis tidak memperlihatkan ikomponen istruktur yang melewati kinerja iImmediate iOccupany (IO) . Dimana bangunan masih aman untuk kegiatan operasional setelah gempa terjadi dengan tingkat kerusakan menyeluruh masih dalam kategori ringan/ kerusakan minor. 2 Saran Analisis ipushover iperlu idicoba idengan menggunakan ireferensi iATC-40 untuk membandingkan idengan iFEMA i356. Hasil evaluasi ikinerja gempa istruktur imetode distribusi static dapat dibandingkan dengan metode ianalisis irespon iriwayat waktu. Analisis ipushover iperlu idicoba ipada gedung-gedung itinggi ilainya iuntuk mendalami perilaku iseismik igedung bertingkat ibanyak. DAFTAR PUSTAKA