JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) p-ISSN : 2808-8786 . VOL 4. No. Oktober 2024, pp. 88 - 94 e-ISSN : 2798-1355 . http://journal. id/index. php/dinamika Pengaruh Alokasi Dana Corporate Social Responsibility dan Laba Setelah Pajak Terhadap Corporate Social Responsibilty Pada PT. Intiland Development Tbk Dari Tahun 2014-2023 Arizza Zulia R. J1. Septia Wicaksono2. Layla Hanisa3. Maria Yovita R PandinA Progam Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru No. Menur Pumpungan. Kec. Sukolilo. Surabaya. Jawa Timur 60118 Email : 1222200143@surel. untag-sby. id1 , 1222200199@surel. untag-sbg. 1222200212@surel. untag-sby. id3 , yovita-87@untag-sby. ARTICLE INFO Article history: Received 09 Juni 2024 Reeived in revised form 02 September 2024 Accepted 02 Oktober 2024 Available online 30 Oktober 2024 ABSTRACT This research aims to determine the influence of Corporate Social Responsibility Fund Allocation and Earning After Tax on Corporate Social Responsibility at PT Intiland Development Tbk from This research uses quantitative methods, where the data obtained is secondary data originating from the Annual Report of PT Intiland Development Tbk from 2014-2023. In this research, the testing technique used is multiple linear regression analysis The results of this research found that Corporate Social Responsibility Fund Allocation and Earning After Tax simultaneously influence Corporate Social Responsibility. Meanwhile. Corporate Social Responsibility Fund Allocation does not affect Corporate Social Responsibility, and Earning After Tax affects Corporate Social Responsibility. Keyword: Earning After Tax. Corporate Social Responsibility. Budget Allocation Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Alokasi Dana Corporate Social Responsibility dan laba setelah pajak terhadap Tanggung jawab sosial dan lingkugan entitas pada PT Intiland Development Tbk dari tahun 2014-2023. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang dimana data yang diperoleh adalah data sekunder dari Annual Report PT Intiland Development Tbk dari tahun 2014-2023. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan teknik pengujian adalah teknik analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian ini menemukan bahwa Alokasi Dana Corporate Social Responsibilityl entitas dan Earning After Tax secara bersama-sama mempengaruhi Corporate Social Resposibility entitas. Sedangkan secara terpisah. Alokasi Dana Corporate Social Responsibility entitas tidak mempengaruhi Tanggung jawab sosial entitas, dan Earning After Tax mempengaruhi Tanggung jawab entitas. Kata Kunci: Earning After Tax. CSR. Alokasi Dana PENDAHULUAN Selain kewajiban untuk meningkatkan profit perusahaan, perusahaan juga harus memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Setiap perusahaan telah bekerja keras untuk mempraktikkan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyakarat . Tanggung jawab sosial perusahaan menunjukkan komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dalam Received 09 Juni, 2024. Revised 02 September, 2024. Accepted 02 Oktober, 2024 p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 kesejahteraan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Ketika suatu perusahaan melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan maka diperlukan biaya untuk menunjang kegiatan tersebut. Biaya yang digunakan merupakan bagian dari peningkatan profit perusahaan. Umumnya perusahaan dalam menjalankan usahanya bertujuan agar dapat memperoleh laba Ada banyak cara untuk perusahaan bisa mencapai laba yang maksimal, salah satunya dengan produksi usaha yang maksimal. Laba yang didapatkan digunakan untuk keberlangsungan perusahaan agar tetap beroperasi. Adapun laba yang diperoleh perusahaan untuk digunakan dalam pengembangan operasional perusahaan dan juga untuk digunakan dalam pengalokasian kegiatan Tanggung jawab sosial perusahaan, merupakan laba setelah dipotong dengan pajak (Earning After Ta. Earning After Tax yang lebih tinggi dapat memungkinkan perusahaan untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya tanpa membahayakan kelangsungan hidup mereka. Kegiatan Tanggung jawab sosial perusahaan dapat membantu perusahaan mengelola reputasi mereka dan membangun citra positif. Earning After Tax yang lebih tinggi dapat memberikan perusahaan kredibilitas tambahan dalam inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan mereka, membuatnya lebih sulit bagi para kritikus untuk menuduh mereka melakukan kegiatan CSR hanya untuk mencapai pencitraan. Secara keseluruhan, laba setelah pajak dapat dianggap sebagao faktor yang memungkinkan perusahaan menerapkan praktik tanggung jawab sosial entitas secara efektif. Namun, penting untuk dicatar bahwa setelah pajak hanyalah bagian dari metrik yang mempengaruhi tanggung jawab sosial Faktor - faktor lain seperti tata kelola perusahaan, budaya perusahaan, dan peraturan pemerintah juga mungkin akan berperan Di sisi lain, penelitian memiliki tujuan untuk menguji apakah alokasi dana tanggung jawab sosial entitas setelah pajak berpengaruh terhadap tingkat tanggung jawab sosial entitas yang diberikan kepada masyarakat PT Intiland Development Tbk pada tahun 2014-2023 TINJAUAN PUSTAKA Penghasilan setelah pajak (Earning After Ta. Laba setelah pajak merupakan laba bersih yang diperoleh suatu perusahaan setelah dikurangi beban pajak perusahaan. Charles T. Horngren menyatakan bahwa laba setelah pajak merupakan penambahan laba bersih terhadap pendapatan non-operasional, seperti beban bunga dan pendapatan bunga yang dipotong pajak penghasilan. Komponen dari laba antara lain: Pendapatan, adalah aset perusahaan atau penurunan liabilitas dalam satu tahun. Dalam hal ini berasal dari kegiatan operasinal, misalnya penjualan barang ataupun jasa. Beban, adalah arus kas keluar atau peningkatan liabilitas perusahaan dalam satu tahun. Biaya, merupakan sumber sumbangan ekonomi yang dinilai dari pengeluaran kas, serta kemungkinan terjadi atau sudah terjadi untuk meperoleh tujuan yang tertentu . Laba-Rugi, adalah peningkatan modal atau aset neto yang berasal dari transaksi insidental yang semua transaksi atau peristiwa yang berefek pada perusahaan satu periode. Penghasilan, merupakan nilai dari akhir revenue serta profit yang kurang dengan beban dan loss dalam jangka waktu tertentu. 2 CSR CSR adalah tanggung jawab perusahaan sosial dan masyarakat disekitar tempat usaha, baik entitas swasta. BUMN, koperasi, dan sebagainya . CSR juga bisa dikatakan komitmen bersifat keberlanjutan dalam dunia bisnis yang menjelaskan para pelaku bisnis harus bertindak etis dan turut andil dalam perkembangan ekonomi dalam satu kelompok atau masyarakat serta memperhatikan kesejahteraan pekerjanya. Terdapat tiga dasar utama Corporate Social Responsibility, yaitu: Sustainability, dasar ini berhubungan dengan akibat dari perbuatan yang diambil pada masa sekarang, terkait dengan peluang ketersediaan sumber daya alam di masa depan. Akuntabilitas, dasar ini berhubungan dengan keputusan entitas dalam melaksanakan kegiatan yang berakibat pada lingkungan disekitar entitas, dan karena tindakan tersebut entitas berupaya untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatan yang diperbuatkan. Transparansi, merupakan dasar yang berkaitan dengan tata cara pelaporan perusahaan, pengungkapan laporan, mengharapakan setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat dilaporkan sesuai kejadian yang nyata dan tidak ditutupi dalam laporan tersebut. JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2024, pp. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Dalam melakukan kegiatan CSR pasti membutuhkan biaya sebagai pendukung kegiatan CSR. Biaya digunakan perusahaan sebagai biaya tanggung jawab perusahaan kepada daerah sekitar dan berkaitan dengan aktivitas sosial. Biaya keluar dalam suatu kegiatan CSR merupakan biaya yang keluar sesuai dengan keinginan perusahaan. , biaya CSR digunakan agar membiayakan internal perusahaan misalnya kesejahteraan karyawan, dan membiayakan eksternal perusahaan misalnya biaya komunitas. Biaya kesejahteraan perusahaan adalah salah satu dari CSR kepada lingkungannya . Komunitas biaya ialah dana ditetapkan dari entitas untuk komunitas melalui social aktivitas sebagai bentuk tak acuh dan bertanggungjawab akan keadaan yang ada disekitar nya dari suatu entitas . METODOLOGI PENELITIAN Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan sampel dalam penelitian bersifat kuantitatif atau statisik untuk menguji hipotesis yang diajukan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder. Data ini berasal dari Laporan Tahunan PT. Intiland Development Tbk dari tahun 2019-2023 . Penelitian ini menggunakan variabel terikat dan bebas. Dependen adalah variabel bebas. Independen merupakan variabel yang terikat. Dalam penelitian ini, variabel terikatnya adalah CSR dan variabel bebasnya adalah Alokasi Dana CSR dan Earning After Tax. Agar bisa mengetahui pengaruh antara variabel Alokasi Dana Tanggung jawab sosial perusahaan (XCA) dan Earning After Tax (X. terhadap CSR (Y) digunakan analisis regresi berganda. Alasan memakai analisis regresi berganda dikarenakan pada penelitian ini mempunyai 2 independent variable dan dependent variable. Berdasarkan teknik analisis , maka persamaan dari model analisis regresi yang sederhana yaitu: Y = a b1X1 b2X2 Dengan: Y = Nilai perkiraan variabel dependent (Corporate Social Renspobilit. a = Constant b1, b2 = coefficient regresi variabel X1 dan X2 X1 = Alokasi Dana Corporate Social Renspobility X2 = Earning After Tax Hipotesis pada pengujian ini yaitu: Pengujian secara simultan Ho = Alokasi Dana Tanggung jawab sosial perusahaandan Earning After Tax tidak mempengaruhi CSR. H1= Alokasi Dana CSR & Earning After Tax mempengaruhi Tanggung jawab sosial perusahaan Syarat pengujian: Ho diterima. Apabila nilai F hitung kurang dari F tabel Ho ditolak. Apabila nilai F hitung lebih dari F tabel Pengujian variabel alokasi dana CSR Ho = Alokasi dana CSR tidak mempengaruhi CSR Ha = Alokasi dana CSR mempengaruhi terhadap CSR Kriteria pengujian: Ho diterima. Apabila nilai dari T hitung > T tabel Ho ditolak. Apabila nilai dari T hitung < T tabel Ho diterima. Apabila nilai Signifikan > 0,05 Ho ditolak. Apabila nilai Signifikan < 0,05 Pengujian variabel Earning After Tax Ho = Earning After Tax tidak mempengaruhi Tanggung jawab sosial perusahaan. Ha = Earning After Tax mempengarhi Tanggung jawab sosial perusahaan. Kriteria pengujian: Ho diterima. Apabila nilai dari T hitung > T tabel Ho ditolak. Apabila nilai dari T hitung < T tabel Ho diterima. Apabila nilai Signifikan > 0,05 Ho ditolak. Apabila nilai Signifikan < 0,05 Pengaruh Alokasi Dana Corporate Social Responsibility dan Laba Setelah Pajak Terhadap Corporate Social Responsibilty Pada PT. Intiland Development Tbk Dari Tahun 2014-2023 (Arizza Zulia R. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Gambar. 1 Kerangka Konseptual HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Pada penelitian menggunakan data berasal dari Annual Report PT Intiland Development Tbk dari tahun 2014-2023, yaitu sebagai berikut Tabel 1. Data Alokasi Dana CSR. EAT dan CSR Tahun Alokasi Dana CSR (%) EAT CSR 0,0380 0,0112 0,1006 0,0238 0,0110 0,0052 0,0127 -0,0147 0,0052 0,0008 Uji Normalitas Normalitas data ialah ketentuan pokok yang harus tercantum dalam analisis parametrik. Uji dari normalitas bermanfaat dalam mengetahui data disatukan berdistribusi normal serta populasi juga diperoeh normal. Uji normality yaitu tes yang bertujuan untuk menilai data sebaran yang terdapat di suatu sekelompok variabel atau data telah terdistribusi normal/tidak. Tabel 2. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorow-Smirnov Test Asymp. Sig. Taile. Dalam pengambilan keputusan untuk menilai data normal atau tidak, dapat dilihat dari kolom yang bersignifikani (Asymp Sig 2-tile. Dari hasil diatas menunjukan bahwa nilai signifikan > 0,05 . ,200 > 0,. Sehingga,dapat disimpulkan dari data disajikan telah terdistribusi normal. Uji Regresi Linear Berganda Uji regresi linier berganda dipakai agar dapat mengetahui dari antara dua independent variable dan satu dependen variable apakah mempunyai pengaruh atau keterkaitan secara linier. Tabel 3. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin - Watson Predictors: (Constan. EAT,Alokasi Dana CSR JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2024, pp. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Dependent Variable:CSR Dalam regresi linier berganda, nilai R menunjukan hubungan antara dua variabel terikat terhadap variabel bebas. Pada nilai R didapatkan 0,764. Hal ini dimaksudkan bahwa keterkaitan antar variable terdapat hubungan yang erat karena nilainya mendekati 1. R Square (RA) menunjukkan coefficient determinasi. Pada hasil data diatas angka RA sebesar 0,583 yang berarti persentase yang disumbangankan oleh variabel Alokasi Dana Tanggung jawab sosial perusahaan dan Earning After Tax untuk mempengaruhi Corporate Social Responsibility sebesar 58,3%, untuk sisa presentase dipengaruhi dari variable lain yang tidak dibahasi dalam pengujian ini. Adjusted R Square adalah untuk mengukur sumbangan pengaruh apabila regresi memakai lebih dari dua independent variable. Pada hasil data diperoleh nilai sebesar 0,464, ini menunjukan pengaruh sumbangan independent variable kepada dependent variable. Uji ANOVA ANOVA yaitu uji koefisisen regresi secara simultan . ji dari F) ingin mengetahui nilai signifikan yang mempengaruhi sebagian independent variable terhada dependent variable. Tingkat signifikan menggunakan niali 5%. Tabel 4. Hasil Uji ANOVA ANOVA Sum of Model Squares Mean Square Sig. Regresi Residual Variabel dependen: CSR Prediksi: (Constann. EAT. Alokasi Dana CSR Dari hasil pengujian angka F hitung yaitu 4,892 juga nilai sig. diperoleh 0,047 Ae 2 Ae 1. F tabel dari tingkat signifikan sebesar5%, dengan df 1 = 2, dan df 2 = 7, hasil sebesar 4,737. Sehingga, ditemukan bahwa anka F hitung lebih dari F tabel . ,892 > 4,. , dari pada itu dapat disimpulkan Ho ditolak. Uji Koefisien Tabel 5. Hasil Uji Koefisien Coefficients Unstandardized Standardized Collinearity Coefficients Coefficients Statistics Model Toleran Std. Error Beta Sig. VIF 1 (Constan. - 42300 Alokasi Dana CSR EAT T hitung digunakan untuk mengetahui apakah variabel Alokasi Dana CSR (X. pengaruh atau tidak terhadap variabel CSR (Y). Dari output coefficients, ditemukan bahwa angka T hitung memiliki nilai sebesar 3,095. Untuk menentukan variabel X1 berpengaruh terhadap Y maka T hitung dapat Pengaruh Alokasi Dana Corporate Social Responsibility dan Laba Setelah Pajak Terhadap Corporate Social Responsibilty Pada PT. Intiland Development Tbk Dari Tahun 2014-2023 (Arizza Zulia R. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 dibandingkan bersama T tabel. Berdasarkan pada T Tabel statistik, angka t tabel dengan signifikan diperoleh 0,05 dengan derajat yang bebas 10 - 2 = 7, maka hasil nilai t tabel sebesar 2,365. Pada variabel Earning After Tax (X. terhadap variabel Tanggung jawab sosial perusahaan (Y). Dari output coefficients, ditemukan bahwa t hitung senilai 0,131. Agar bisa menentukan variable X2 memiliki pengaruh terhadap Y, maka T hitung akan diberi perbandingan bersama perolehan T tabel. Berdasarkan pada T Table statistik, t table dengan sig. 5% derajat kebebasan 10 - 2 = 7, maka nilai T tabel ialah sebesar 2,365. Dari perolehan output diatas, kemudian masukan kedalam persamaan regresi sebagai berikut: Y = 215016046,976 218435007095,989X1 0. 2 Pembahasan Dari persamaan regresi linier berganda diatas, yang dimana angka tersebut berarti bahwa apabila nilai konstanta sebesar 215016046,976. Maka nilai Tanggung jawab sosial perusahaan sebesar 215016046,976. Nilai coefficient variabel regresi Alokasi Dana CSR bernilai positif yaitu 218435007095,989, artinya ketika alokasi dana CSR mengalami kenaikan senilai satu, maka CSR akan mengalami kenaikan sebesar 218435007095,989. Earning After Tax bernilai positif yaitu 0,001, diartikan bahwa ketika Earning After Tax mengalami kenaikan sebesar 1 satuan, maka Corporate Social Responsibility juga meningkat senilai 0,001. Pengujian hipotesis menyatakan bahwa Alokasi Dana Tanggung jawab sosial perusahaan dan Earning After Tax mempengaruhi CSR telah diuji. Dari pengujian secara bersama-sama ditemukan bahwa Alokasi dana Corporate Social Responsibility dan Earning After Tax mempengaruhi secara kontemporer terhadap CSR. Dari pengujian parsial, nilai perolehan T hitung dengan tingkat kekeliruan 5% . ditemukan bahwa Alokasi Dana Corporate Social Responsibility tidak mempengaruhi Biaya Corporate Social Responsibility atau (H. T hitung lebih dari T tabel . ,095 > 2,. , dengan signifikan < 5% . ,017 < 5%), sehingga disimpulkan bahwa Alokasi Dana CSR tidak mempengaruhi CSR. Selanjutnya, dari uji secara parsial variabel Earning After Tax mempengaruhi CSR atau (H. T hitung kurang dari T tabel . ,131 < 2,. , dengan signifikansi lebih dari 0,05 . ,899 > 0,. , disimpulkan bahwa EAT berpengaruh terhadap CSR. Berdasarkan coefficient determinasi ditemukan bahwa Alokasi Dana Corporate Social Responsibility dan Earning After Tax memberikan sumbangan pengaruh sebesar 58,3%, yang dimana ini berarti bahwa kenaikan Alokasi Dana Corporate Social Responsibility dan Earning After Tax mempengaruhi secara signifikan terhadap CSR. Pengujian ini memberikan bukti berdasarkan penemuan, bahwa Alokasi Dana Corporate Social Responsibility dan Earning After Tax mempengaruhi CSR yang dilaksanakan oleh PT Intiland Development Tbk. Setiap alokasi dana yang disalurkan oleh perusahaan untuk melaksanakan aktivitas CSR tidak mempengaruhi aktivitas CSR sebab aktivitas CSR yang dilakukan oleh entitas akan selalu dilaksanakan sesuai dengan kebijakan undang-undang dan akan selalu dilaksanakan dengan besaran dan yang dialokasikan perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa entitas mempunyai komitmen terkait kegiatan Corporate Social Responsibility, dimana kegiatan ini sebagai nilai tambah bagi perusahaan. Earning After Tax mempunyai pengaruh terhadap kegiatan Corporate Social Responsibility dikarenakan entitas akan selalu melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility walaupun profit yang dihasilkan oleh entitas mengalami kerugian. Untuk itu, entitas menyalurkan dana untuk aktivitas Corporate Social Responsibility selalu disesuaikan berdasarkan penghasilan laba neto entitas. KESIMPULAN DAN SARAN 1 Kesimpulan Dalam pengujian ini menyatakan bahwa Alokasi Dana CSR tidak mempunyai pengaruh terhadap CSR. Hal-hal ini dapat diasumsikan bahwa seberapa besar alokasi dana yang dikeluarkan oleh entitas tidak akan mempengaruhi kegiatan CSR yang akan dilakukan oleh entitas. Perusahaan akan selalu menyelenggarakan aktitvitas CSR sesuai keputusan perundang-undangan dan alokasi dana yang diberikan Earning After Tax pada penelitian ini, bisa mempengaruhi Corporate Social Responsibility. Hal-hal ini diasumsikan bahwa jika Earning After Tax mengalami kenaikan atau penurunan, dari itu akan mempengaruhi kegiatan CSR. Dikarenakan setiap kegiatan CSR yang dilaksanakan akan selalu sesuai dengan penghasilan laba bersih perusahaan. JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2024, pp. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Apabila Alokasi Dana Corporate Social Responsibility dan Earning After Tax diuji secara bersamaan, akan mempengaruhi Corporate Social Responsibility. Hal ini diasumsikan bahwa setiap alokasi dana dan Earning After Tax perusahaan meningkat secara bersamaan akan mempengaruhi kegiatan Corporate Social Responsibility. Dikarenakan ketika Earning After Tax perusahaan naik, makan alokasi dana CSRn besar untuk kegiatan Tanggung jawab sosial perusahaan. 2 Saran Peneliti berikutnya diharapkan dapat meneliti lebih banyak referensi yang berhubungan dengan penelitian ini agar artikel ini bisa lebih sempurna lagi. Dalam proses pengumpulan data, diharapkan peneliti selanjutnya mampu menggunakan teknik atau metode yang dapat lebih optimal dalam mengumpulkan data yang diperlukan. Diharapkan artikel ini dapat membantu menjadi tambahan wawasan ilmu untuk peneliti lain dengan judul yang sama, tetapi variabel yang digunakan berbeda. DAFTAR PUSTAKA