Indonesian Journal of Economic and Business (IJEB) E-ISSN: 2988 - 2001 P-ISSN: 3024 - 9937 Vol. 3, No. 1, June 2025, 53-61 DOI: 10.58818/ijeb.v3i1.133 Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia (PDPI) Pengaruh Gaya Hidup Mahasiswa Dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif (Kajian Studi Literatur) Agus Suyanto1*, Hafifuddin2, Dewi Asiyah3, Wiwi Warsiati4, Arini Kusumaningrum5 Universitas Tangerang Raya, Indonesia STIE Hidayatullah Depok, Indonesia 3 Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, Indonesia 4 Politeknik Piksi Ganesha, Indonesia 5 Universitas Indonesia, Indonesia 1* 2 *Corresponding Author: agussuyanto1308@gmail.com Received: 24-03-2025, Revised: 27-04-2025, Accepted: 15-05-2025 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa melalui pendekatan studi literatur. Perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa menjadi fenomena yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan gaya hidup modern dan rendahnya kesadaran pengelolaan keuangan. Kajian ini dilakukan dengan menganalisis artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa gaya hidup yang cenderung hedonis dan mengikuti tren berdampak signifikan terhadap peningkatan perilaku konsumtif. Sementara itu, literasi keuangan berperan penting sebagai pengendali dalam perilaku konsumsi. Mahasiswa dengan literasi keuangan yang baik cenderung lebih rasional dan bijak dalam mengelola keuangannya. Kedua variabel, gaya hidup dan literasi keuangan, secara simultan berpengaruh terhadap perilaku konsumtif, dengan literasi keuangan memiliki potensi untuk menekan dampak negatif gaya hidup yang konsumtif. Kajian ini merekomendasikan pentingnya edukasi literasi keuangan di lingkungan perguruan tinggi sebagai upaya preventif untuk mengurangi perilaku konsumtif berlebihan di kalangan mahasiswa. Kata kunci: Gaya Hidup, Literasi Keuangan, Perilaku Konsumtif, Mahasiswa, Kajian Literatur Abstract This study aims to examine the influence of lifestyle and financial literacy on student consumptive behavior through a literature study approach. Consumptive behavior among students is a phenomenon that is increasing along with the development of modern lifestyles and low awareness of financial management. This study was conducted by analyzing scientific articles from relevant national and international journals. The results of the study show that lifestyles that tend to be hedonistic and follow trends have a significant impact on increasing consumptive behavior. Meanwhile, financial literacy plays an important role as a controller in consumption 53 Indonesian Journal of Economic and Business (IJEB) 3 (1), June, 53-61 behavior. Students with good financial literacy tend to be more rational and wise in managing their finances. Both variables, lifestyle and financial literacy, simultaneously affect consumptive behavior, with financial literacy having the potential to suppress the negative impact of a consumptive lifestyle. This study recommends the importance of financial literacy education in the university environment as a preventive effort to reduce excessive consumptive behavior among students. Keywords: Lifestyle, Financial Literacy, Consumptive Behavior, Students, Literature Review PENDAHULUAN Perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa menjadi fenomena yang semakin marak terjadi, seiring dengan perkembangan gaya hidup modern dan kemudahan akses terhadap teknologi digital. Mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda sering kali menjadi sasaran utama industri konsumsi karena memiliki karakteristik yang dinamis, terbuka terhadap tren, dan cenderung mengikuti gaya hidup populer. Gaya hidup yang konsumtif ini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan primer, tetapi juga lebih banyak dipengaruhi oleh keinginan untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier seperti fashion, gadget, kuliner, hingga hiburan (Aulianingrum & Rochmawati, 2021). Salah satu faktor penting yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa adalah gaya hidup. Gaya hidup merupakan pola perilaku individu dalam mengatur waktu, aktivitas, dan pengeluaran yang mencerminkan nilai-nilai dan preferensi mereka dalam kehidupan sehari-hari (Mulyeni, 2023). Gaya hidup yang konsumtif cenderung mendorong individu untuk membelanjakan uang tanpa perencanaan dan lebih mengutamakan gengsi atau status sosial (Kirei Zhihan Putri et al., 2025). Di sisi lain, literasi keuangan juga memiliki peran krusial dalam mengendalikan perilaku konsumsi. Menurut (Cakranegara & Fetesond, 2022) literasi keuangan adalah kemampuan individu untuk memahami, menilai, dan mengelola informasi keuangan untuk membuat keputusan keuangan yang efektif. Mahasiswa dengan tingkat literasi keuangan yang rendah cenderung kurang mampu mengelola pendapatan, menabung, atau membedakan antara kebutuhan dan keinginan, yang akhirnya memicu perilaku konsumtif yang tidak sehat (Artha & Wibowo, 2023). Berdasarkan latar belakang tersebut, kajian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai literatur yang membahas pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman teoritis yang mendalam mengenai hubungan ketiga variabel tersebut serta memberikan dasar bagi pengembangan strategi edukatif untuk meningkatkan kesadaran keuangan di kalangan mahasiswa. TINJAUAN PUSTAKA Gaya hidup merupakan pola hidup seseorang yang tercermin dari aktivitas, minat, dan opininya dalam kehidupan sehari-hari (Kotler & Keller, 2016). Gaya hidup dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan psikologis, serta dapat berubah sesuai dengan lingkungan Pengaruh Gaya Hidup Mahasiswa Dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif… (Suyanto, dkk) 54 Indonesian Journal of Economic and Business (IJEB) 3 (1), June, 53-61 atau tren yang berkembang. Dalam konteks mahasiswa, gaya hidup sering kali ditentukan oleh dorongan untuk mengikuti arus modernisasi, pergaulan, dan perkembangan teknologi. Menurut (Anatasya et al., 2024), gaya hidup mahasiswa yang cenderung konsumtif biasanya terlihat dari kecenderungan membeli barang-barang bermerek, mengikuti tren fashion, nongkrong di tempat hits, atau sering berbelanja online. Gaya hidup yang konsumtif umumnya tidak mempertimbangkan aspek kebutuhan yang rasional, melainkan didasarkan pada keinginan emosional atau tekanan sosia l. Hal ini dapat memicu perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi dengan kemampuan manajemen keuangan yang baik. Literasi keuangan merujuk pada pemahaman dan kemampuan individu dalam mengelola sumber daya keuangan secara efektif untuk mencapai kesejahteraan hidup (Lusardi & Mitchell, 2014). Aspek literasi keuangan mencakup pemahaman tentang perencanaan keuangan, penggunaan uang, investasi, pengelolaan utang, serta pengambilan keputusan ekonomi. (Fariana et al., 2021) bagi mahasiswa, literasi keuangan san gat penting karena pada fase ini mereka mulai belajar mengelola uang secara mandiri. Menurut (Winarta et al., 2019), individu dengan literasi keuangan yang tinggi cenderung mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, menghindari utang konsumtif, serta memiliki kebiasaan menabung. Sebaliknya, rendahnya literasi keuangan dapat menyebabkan pengambilan keputusan keuangan yang buruk dan meningkatkan kecenderungan perilaku konsumtif. Perilaku konsumtif adalah tindakan konsumsi yang dilakukan secara berlebihan dan tidak rasional, lebih didasarkan pada keinginan dibandingkan kebutuhan (Rully Arestha et al., 2024). Dalam konteks mahasiswa, perilaku ini dapat dilihat dari kecenderungan membeli barang tanpa perencanaan, menggunakan uang untuk memenuhi gaya hidup sosial, atau menggunakan fasilitas kredit digital tanpa mempertimbangkan kemampuan membayar. Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumtif di antaranya adalah pengaruh lingkungan sosial, iklan, media sosial, dan tekanan kelompok sebaya. Gaya hidup dan literasi keuangan menjadi dua faktor utama yang saling berkaitan dalam menentukan pola konsumsi mahasiswa (Ritonaga et al., 2021). Gaya hidup yang tinggi tanpa diimbangi oleh literasi keuangan yang memadai akan mendorong perilaku konsumtif yang dapat berdampak negatif pada kondisi keuangan mahasiswa METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian studi literatur. Tujuan dari metode ini adalah untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan menganalisis berbagai hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik mengenai pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa (Sugiyono, 2018). Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai literatur ilmiah yang meliputi jurnal nasional dan internasional, buku akademik, artikel prosiding, serta laporan penelitian yang dipublikasikan. Literatur yang digunakan dipilih berdasarkan relevansi Pengaruh Gaya Hidup Mahasiswa Dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif… (Suyanto, dkk) 55 Indonesian Journal of Economic and Business (IJEB) 3 (1), June, 53-61 dengan tiga variabel utama yaitu gaya hidup, literasi keuangan, dan perilaku konsumtif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, yaitu menelusuri dan mengumpulkan artikel atau dokumen yang memenuhi kriteria inklusi (Usman & Purnomo, 2008). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Proses analisis melibatkan identifikasi temuan utama dari masing-masing studi, dan sintesis temuan untuk merumuskan pola-pola yang mendukung atau membantah adanya pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Hasil dari kajian ini akan dirumuskan dalam bentuk naratif yang menggambarkan keterkaitan antar variabel, serta disertai kesimpulan dari kecenderungan hasil penelitian yang dianalisis. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelusuran dan analisis terhadap sejumlah literatur yang relevan, ditemukan bahwa gaya hidup dan literasi keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Kajian dilakukan terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi. Penelitian yang dilakukan oleh (Pulungan & Febrianty, 2018) gaya hidup menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Ini berarti bahwa semakin tinggi kecenderungan mahasiswa menjalani gaya hidup mewah dan hedonistik, maka perilaku konsumtif mereka pun akan meningkat. Sebaliknya, apabila gaya hidup mahasiswa lebih sederhana dan menjauhi sikap hedonis, maka perilaku konsumtif mereka akan cenderung menurun. Senada dengan (Irawati & Kasemetan, 2023) dalam penelitian menjelaskan bahwa gaya hidup mahasiswa berdampak positif dan signifikan pada perilaku konsumtif mahasiswa STIE Majalengka. Artinya, gaya hidup telah menjadi simbol modernitas sekaligus menjadi pilihan individu dalam menyeleksi dan menentukan kebutuhan utama, agar tidak terjerumus dalam arus kehidupan zaman yang semakin kompleks. Akses terhadap informasi yang lebih modern turut memengaruhi perubahan gaya hidup mahasiswa, yang tampak dalam pola berpakaian, pergaulan, serta berbagai aktivitas lainnya yang secara tidak langsung berdampak pada kebiasaan pengelolaan keuangan. Realitas kehidupan mahasiswa masa kini seringkali memperlihatkan kontradiksi internal, mulai dari gaya hidup yang tidak sesuai dengan norma etika dan tingkat pendidikan, hingga ketidaksesuaian antara gaya hidup yang dijalani dengan kondisi ekonomi keluarga. Semakin tinggi gaya hidup seorang mahasiswa, maka semakin tinggi pula tuntutan dalam mengelola keuangannya (Zahra & Anoraga, 2021). Temuan ini memperlihatkan bahwa gaya hidup mencerminkan bagaimana seseorang menjalani hidupnya, bagaimana ia membelanjakan uang, serta bagaimana ia mengalokasikan waktu. Faktor utama yang membentuk gaya hidup ini dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu faktor demografis dan psikografis. Peningkatan gaya hidup seseorang cenderung diikuti oleh peningkatan perilaku konsumtif (WIDIYANTI et al., 2022). Dengan kata lain, semakin tinggi tingkat Pengaruh Gaya Hidup Mahasiswa Dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif… (Suyanto, dkk) 56 Indonesian Journal of Economic and Business (IJEB) 3 (1), June, 53-61 kemewahan dalam gaya hidup, maka kecenderungan untuk bersikap konsumtif juga akan semakin besar (Wahyuni et al., 2019). Sebaliknya, penurunan dalam gaya hidup seseorang akan berdampak pada menurunnya perilaku konsumtif yang ditunjukkan. Temuan ini sejalan dengan pendapat (Akmalia & Darmawanti, 2023) yang menyatakan bahwa gaya hidup mencerminkan pola konsumsi individu yang berkaitan dengan pilihan-pilihan dalam kehidupan, serta cara mereka membelanjakan waktu dan uang. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan studi yang dilakukan oleh (Mila Mulya Sari et al., 2023), yang menemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara gaya hidup dan perilaku konsumtif. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh (Thamrin & Saleh, 2021) turut memperkuat temuan tersebut, dengan menyimpulkan bahwa gaya hidup memberikan pengaruh signifikan terhadap kecenderungan perilaku konsumtif seseorang. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup modern mahasiswa mendorong perilaku konsumtif. Mahasiswa yang terbiasa mengikuti tren fashion, penggunaan media sosial secara intensif, serta aktivitas hiburan dan gaya hidup hedonis, lebih cenderung melakukan pembelian impulsif dan konsumsi barang-barang yang tidak bersifat kebutuhan pokok. Gaya hidup semacam ini memicu perilaku konsumtif karena adanya kebutuhan untuk tampil sesuai ekspektasi lingkungan sosial. Selain gaya hidup beberapa penelitian menjelaskan bahwa terdapat variabel lain yaitu literasi keuangan yang memberikan dampak pada perilaku konsumtif mahasiswa. Literasi keuangan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Pulungan & Febrianty, 2018). Artinya, semakin tinggi tingkat literasi keuangan yang dimiliki oleh mahasiswa, maka kecenderungan mereka untuk bersikap konsumtif akan semakin rendah. Sebaliknya, apabila pemahaman mahasiswa mengenai literasi keuangan tergolong rendah, maka perilaku konsumtif cenderung meningkat (Pulungan & Febrianty, 2018). Literatur menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan mahasiswa masih tergolong rendah, terutama dalam hal perencanaan keuangan, manajemen pengeluaran, dan pengendalian diri dalam berbelanja (Wahyuni et al., 2019). Mahasiswa dengan literasi keuangan yang rendah cenderung tidak memiliki kebiasaan menabung, tidak menyusun anggaran, serta mudah tergoda oleh iklan dan diskon(Dul Candra & Aulia Lutfi, 2022). Sebaliknya, mahasiswa yang memiliki pemahaman keuangan yang baik cenderung lebih bijak dalam mengatur pengeluaran dan tidak mudah terpengaruh oleh gaya hidup konsumtif (Oktaviani et al., 2023). Munumbukan literasi keuangan pada setiap individu adalah hal yang sangat penting, oleh karena itu akan menjadi lebih efektif apabila menumbuhkan sikap pengelolaa keuangan dimulai sejak usia dini karena salah satu peneliti mengungkapkan bahwa (Suparno et al., 2022) kebiasaan sesorang terutama dalam pengelolaan keuangan yang baik harus ditumbuhkan sejak usia belia bahkan di mulai dari lingkungan keluarga, perilaku pengelolaan keuangan yang dilakukan orang tua dan diajarkan kepada anaknya akan lebih efektif saat anak tersebut dewasa. (Pamungkas & Firmialy, 2023) dalam penelitiannya mengungkapkan bahwa gender menentukan tingkat literasi keuangan terhadap sikap konsumtif seseorang. Pengaruh Gaya Hidup Mahasiswa Dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif… (Suyanto, dkk) 57 Indonesian Journal of Economic and Business (IJEB) 3 (1), June, 53-61 Berdasarkan hasil literatur mengindikasikan bahwa gaya hidup dan literasi keuangan secara simultan memengaruhi perilaku konsumtif. Gaya hidup yang tinggi tanpa dibarengi literasi keuangan yang memadai terbukti meningkatkan risiko perilaku konsumtif. Sebaliknya, literasi keuangan yang tinggi dapat menekan pengaruh negatif dari gaya hidup konsumtif tersebut. Dari hasil kajian, ditemukan pola bahwa literasi keuangan berperan sebagai faktor pengendali atau moderator terhadap pengaruh gaya hidup terhadap perilaku konsumtif. Dengan demikian, peningkatan literasi keuangan dapat menjadi strategi penting dalam menurunkan tingkat konsumtivisme di kalangan mahasiswa. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa gaya hidup dan literasi keuangan merupakan dua faktor utama yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa. Temuan ini selaras dengan teori perilaku konsumen yang menyatakan bahwa keputusan konsumsi seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh kebutuhan fungsional, tetapi juga oleh gaya hidup, nilai-nilai sosial, dan pengetahuan tentang keuangan (Kotler & Keller, 2016). Gaya hidup mahasiswa yang cenderung mengikuti tren kekinian, mengakses media sosial secara aktif, serta memiliki kebutuhan sosial untuk diakui dalam lingkungannya mendorong munculnya perilaku konsumtif. Perilaku ini tercermin dari kebiasaan membeli barang atau jasa berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan. Dalam konteks mahasiswa, hal ini sering kali dikaitkan dengan pengeluaran untuk kebutuhan sekunder seperti gadget, fashion, kuliner, dan hiburan, meskipun kondisi keuangan terbatas. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa gaya hidup hedonis di kalangan mahasiswa sangat berpengaruh dalam membentuk kebiasaan konsumsi yang impulsif. Namun, gaya hidup konsumtif tidak berdiri sendiri. Tingkat literasi keuangan menjadi faktor yang sangat penting dalam mengendalikan kecenderungan tersebut. Mahasiswa yang memiliki pemahaman yang baik tentang keuangan pribadi lebih mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran, serta membuat keputusan pembelian yang bijak. Literasi keuangan berperan sebagai pengetahuan dasar yang membantu mahasiswa dalam mengatur pengeluaran, menghindari utang, dan menabung untuk keperluan jangka panjang (Lusardi & Mitchell, 2014). Temuan dari beberapa studi (Pamungkas & Firmialy, 2023; Suparno et al., 2022; Winarta et al., 2019) menunjukkan bahwa literasi keuangan dapat menekan dampak negatif dari gaya hidup konsumtif, yang berarti bahwa mahasiswa yang tetap memiliki gaya hidup tinggi tetapi juga memiliki literasi keuangan yang baik dapat lebih terkontrol dalam perilaku konsumsinya. Ini memperkuat pandangan bahwa literasi keuangan bukan hanya soal kemampuan menghitung atau memahami konsep keuangan, melainkan juga terkait dengan perilaku, kesadaran, dan tanggung jawab dalam mengelola uang. Secara keseluruhan, pembahasan ini menguatkan kesimpulan bahwa untuk mengurangi perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa, upaya meningkatkan literasi keuangan harus berjalan seiring dengan pembinaan gaya hidup yang sehat dan proporsional. Pendekatan edukatif melalui kurikulum kampus, seminar, maupun pelatihan manajemen keuangan pribadi dapat menjadi langkah preventif yang efektif untuk membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam mengelola keuangan. Pengaruh Gaya Hidup Mahasiswa Dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif… (Suyanto, dkk) 58 Indonesian Journal of Economic and Business (IJEB) 3 (1), June, 53-61 SIMPULAN Berdasarkan hasil kajian literatur yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa gaya hidup dan literasi keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Gaya hidup mahasiswa yang cenderung mengikuti tren modern, konsumsi berbasis keinginan, dan tekanan sosial menjadi pemicu utama perilaku konsumtif. Semakin tinggi kecenderungan gaya hidup konsumtif, semakin besar pula kemungkinan mahasiswa melakukan pembelian impulsif dan tidak terencana. Di sisi lain, literasi keuangan berperan sebagai faktor pengendali dalam perilaku konsumsi. Mahasiswa yang memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengelola keuangan pribadi cenderung lebih mampu mengendalikan diri, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta membuat keputusan keuangan yang lebih bijak. Literasi keuangan yang baik dapat menekan dampak negatif dari gaya hidup konsumtif, bahkan ketika mahasiswa berada dalam lingkungan sosial yang mendorong konsumsi berlebihan. Dengan demikian, untuk meminimalkan perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa, perlu adanya intervensi yang bersifat edukatif baik dalam membentuk gaya hidup sederhana dan bijak, maupun dalam meningkatkan literasi keuangan melalui pelatihan, pembelajaran, dan program kampus yang terintegrasi. DAFTAR PUSTAKA Akmalia, A., & Darmawanti, S. N. F. (2023). Effect of Financial Literacy, Lifestyle and SelfControl on Consumptive Behavior Considering Students of University of Muhammadiyah Yogyakarta in Indonesia (pp. 361–371). https://doi.org/10.1007/978-3-031-409714_34 Anatasya, P. S., Putri, A. R., Kholifah, S., Oktavia, D. T., Febriani, D. D., & Pratama, B. C. (2024). The Influence of Financial Literacy, Lifestyle, and Self-control on Student Consumptive Behavior. Asian Journal of Economics, Business and Accounting, 24(9), 135–145. https://doi.org/10.9734/ajeba/2024/v24i91482 Artha, F. A., & Wibowo, K. A. (2023). PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PERENCANAAN KEUANGAN, DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI. Value Added: Majalah Ekonomi Dan Bisnis, 19(1). Aulianingrum, R. D., & Rochmawati. (2021). Pengaruh Literasi Keuangan, Status Sosial Ekonomi Orang Tua, dan Gaya Hidup Terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi Siswa. JPE: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 15(2), 198–206. Cakranegara, P. A., & Fetesond, M. (2022). PENGARUH LITERASI KEUANGAN, KEMAMPUAN AKADEMIS, DAN PENGALAMAN BEKERJA TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MAHASISWA. JURNAL EKONOMI DAN BISNIS, 9(1). Pengaruh Gaya Hidup Mahasiswa Dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif… (Suyanto, dkk) 59 Indonesian Journal of Economic and Business (IJEB) 3 (1), June, 53-61 Dul Candra, & Aulia Lutfi, B. (2022). THE INFLUENCE OF LIFESTYLE, FINANCIAL LITERACY ON THE CONSUMPTIVE BEHAVIOR OF THE MILLENNIAL GENERATION IN THE COVID-19 PANDEMIC ERA IN PADANG. Airlangga International Journal of Islamic Economics and Finance, 5(01), 34– 48. https://doi.org/10.20473/aijief.v5i01.37903 Fariana, R. E., Surindra, B., & Arifin, Z. (2021). The Influence of Financial Literacy, Lifestyle and Self-Control on the Consumption Behavior of Economic Education Student. International Journal of Research and Review, 8(8), 496–503. https://doi.org/10.52403/ijrr.20210867 Irawati, R., & Kasemetan, S. L. E. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup, Sikap Keuangan Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Mahasiswa. Jurnal EMA, 8(1), 32. https://doi.org/10.51213/ema.v8i1.312 Kirei Zhihan Putri, Naila Zahara, & Sri Mulyeni. (2025). Pengaruh E-Commerce terhadap Perilaku Konsumtif. MASMAN Master Manajemen, 3(1), 01–10. https://doi.org/10.59603/masman.v3i1.685 Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management, Global (14th ed.). Pearson Prentice Hall. Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5 Mila Mulya Sari, Titin Agustin Nengsih, & Ahmad Sayhrizal. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan Dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Manajemen Keuangan Syariah Angkatan 2018-2019. Journal of Creative Student Research, 1(2), 137– 151. https://doi.org/10.55606/jcsrpolitama.v1i2.1165 Mulyeni, S. (2023). Manajemen Bisnis. In Manajemen Kewirausahaan (pp. 59–66). CV. Gita Lentera. Oktaviani, M., Oktaria, M., Alexandro, R., Eriawaty, E., & Rahman, R. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z pada Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 9(2), 136–145. https://doi.org/10.23887/jiis.v9i2.68587 Pamungkas, M. Z., & Firmialy, S. D. (2023). Assessing the Effect of Financial Literacy on Consumptive Behavior (Comparative Study Based on Gender). Asia Pacific Management and Business Application, 011(03), 379–392. https://doi.org/10.21776/ub.apmba.2023.011.03.9 Pulungan, D. R., & Febrianty, H. (2018). Pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Jurnal Riset Sains Manajemen, 2(3), 103–110. Ritonaga, M., Windari, F., Sihite, T. H., Ihsan, M., & Siregar, M. (2021). The Influence of Financial Literacy, Financial Inclusion and Consumptive Behavior on Student Interests in Management Department, Faculty of Economics and Business, Pengaruh Gaya Hidup Mahasiswa Dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif… (Suyanto, dkk) 60 Indonesian Journal of Economic and Business (IJEB) 3 (1), June, 53-61 Labuhanbatu University in Using Financial Institution Products and Services. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 4(3). Rully Arestha, Camelia, C., Febliau Wanto, Hendy, H., & Mutiara, M. (2024). The Influence of Financial Literacy on the Consumptive Behavior of Generation Z: A Systematic Literature Review. Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen Indonesia, 2(02), 95–103. https://doi.org/10.58471/jeami.v2i02.554 Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). CV. Alfabeta. Suparno, S., Saptono, A., Wibowo, A., & Putri, N. (2022). Effect of Financial Literacy and Learning Achievement on Student Consumptive Behaviour. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(4), 4929–4938. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i4.1688 Thamrin, H. T., & Saleh, A. A. (2021). Hubungan Antara Gaya Hidup Hedonis dan Perilaku Konsumtif pada Mahasiswa. KOMUNIDA: Media Komunikasi Dan Dakwah, 11(1), 1–12. Usman, H., & Purnomo. (2008). Metodologi Penelitian Sosial. PT. Bumi Aksara. Wahyuni, R., Irfani, H., Syahrina, I. A., & Mariana, R. (2019). PENGARUH GAYA HIDUP DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF BERBELANJA ONLINE PADA IBU RUMAH TANGGA DI KECAMATAN LUBUK BEGALUNG KOTA PADANG. Jurnal Benefita, 4(3), 548. https://doi.org/10.22216/jbe.v4i3.4194 WIDIYANTI, N. M. W., SARA, I. M., AZIZ, I. S. A., & WULANDARI, I. G. A. A. (2022). The Effect of Financial Literature, Electronic Money, Self-Control, and Lifestyle On Student Consumption Behavior. Journal of Tourism Economics and Policy, 2(1), 01–10. https://doi.org/10.38142/jtep.v2i1.200 Winarta, A. H., Djajadikerta, H., & Wirawan, S. (2019). PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA. Journal of Accounting and Business Studies, 4(2). https://doi.org/10.61769/jabs.v4i2.472 Zahra, D. R., & Anoraga, P. (2021). The Influence of Lifestyle, Financial Literacy, and Social Demographics on Consumptive Behavior. The Journal of Asian Finance, Economics and Business, 8(2), 1033–1041. Pengaruh Gaya Hidup Mahasiswa Dan Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif… (Suyanto, dkk) 61