Jurnal Al-Abyadh Volume 3. No 1. Juli 2020 . MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI MEDIA KARTU ANGKA BERGAMBAR DI TK BUNAYA Syukri STAI Diniyah Pekanbaru Syukri771980@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media kartu angka Media merupakan sebuah alat yang digunakan oleh pengantar pesan . kepada penenrima pesan . urid atau sisw. dalam proses pembelajaran dikelas, media memiliki berbagai macam jenis dan bentuknya ada media visual, audio dan audio visual yang semua media itu apabila dimanfaatkan secara maksimal akan mendapatkan ahsil yang maksimal pula. Terkait penelitian ini adalah media kartu bergambar merupakan media visual yang dikemas dalam bentuk kartu yang didalam kartu tersebut ada tulisan angka ataupun huruf, mediaini dirasa paling besar manfaatnya atau paling cocok digunakan untuk pembelajaran pada anak usia dini dalam meningkatkan kemampuan kognitifnya karena dalam pelaksanaannya anak terlibat langsung dalam pemanfaatan media tersebut. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah anak TK Bunaya lokal A dengan jumlah anak 15 orang anak 10 perempuan dan 5 anak laki-laki. Berdasarkan penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa penggunaan media kartu angka bergambar dapat meningatkan kemampua kognitif anak dalam memahami bilangan angka, lambang bilangan dan urutan angka. Dari hasil penelitian didapatkan kurang lebih 80% anak mengalami perkembangan kognitifnya melalui penggunaan media kartu angka bergambar ini Kata kunci: Kognitif. Media Bergambar IMPROVING CHILDREN'S COGNITIVE ABILITIES THROUGH NUMBER PICTURE CARD MEDIA IN BUNAYA KINDERGARTEN Syukri STAI Diniyah Pekanbaru Syukri771980@gmail. Abstract This study aims to improve children's cognitive abilities through pictorial number cards as Media is a tool used by the messenger . to the recipient of the message . tudent or studen. in the learning process in the classroom, the media has various types and forms, there are visual, audio and audio-visual media, all of which if used maximally will get maximum ahsil too. Related to this research, picture card media is a visual media that is packaged in the form of a card in which the card is written with numbers or letters, this medium is felt to be of greatest benefit or most suitable for learning in early childhood in improving cognitive abilities because in its implementation children are directly involved. in utilizing these media. As for the subjects in this study were the children of TK local Bunaya A with 15 children 10 girls and 5 Based on this research, it was found that the use of pictorial number card media can increase children's cognitive abilities in understanding numbers, number symbols and number From the research results, it was found that approximately 80% of children experienced cognitive development through the use of this pictorial number card media Keywords: Cognitive. Picture Media. Jurnal Al-Abyadh ISSN: 2620-7265 Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media . Oe Syukri Pendahuluan Anak semenjak lahir sudah dibekali dengan potensi yang luar biasa namun untuk aspek yanga ada pada anak. Menurut mengembangkan potensi itu butuh orang tua (Suyadi 2. PAUD adalah pendidikan dan juga guru dalam mengembangkannya yang diselenggarakan dengan tujuan untuk agar pertumbuhan jasmani dan rohaninya memfasilitasi pertumbuhan pada seluruh terus berkembang untuk memiliki kesipan aspek kepribadian anak. Sebuah lembaga PAUD wajib menyediakan berbagai aspek Mengenai menjalani proses perubahan dari seluruh untuk menumbuh kembangkan baik dari segi dijelaskan dalam alqurAoan surah An-nahl:78 kognitif, fisik, moorik dan sosialemosional. Kemampuan CA EAaEAEaAICAACACEA EOAAEEuEA AAEaC AaEaCsEa Ca bilangan atau angka merupakan salah satu AEEAOC a EAaEa CaEa AAuCECUAC CoAAEAOAAEEAA kognitif pada anak. Kognitif merupakan CoAAECsEAECAA EAaEACAAEAA C aCOEaCEEAIa ACsCAEAEAAIa ENEaEcEO pengetahuan dan juga untuk pemecahan Mengenai perkembangan kognitif sudah dijelaskan dalam permendikbud no Artinya: Dan Allah 137 Tahun 2014 tentang stnadar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini sebagai berikut: Menyebutkan lambang bilangan 1-10 Memecahkan penglihatan dan hati agar kamu potensi akal yang luar biasa agar dapat membedakan mana yang salah, mana yang benar mana yang enak dan juga mana yang tidak enak dan potensi itu harus diaash semenjak anak usia dini. Anak usia dini Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 kehidupan sehari-hari Allah bekali setiap manusia dengan Mengklasifikasikan berdasarkan warna, bentuk dan ukuran Mengenalkan plola ABCD Mengurutkan ukuran dari yang kecil sampai yang . ermendikbud, 2. Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media . Oe Syukri Selanjutnya dijelaskan oleh Piaget tentang perkembangan kognitif anak sebagai Berdasarkan studi pendahuluan dan Menggunakan simbol berdasarkan wawancara dengan salah satu Mampu mengklasifikasikan guru yang penulis lakukan di TK Bunaya Memahami angka Memahami (Diane, kognitif anak pada usia dini dibutuhkan alat/ media untuk menyampaikan pesan atau materi kepada anak didik tersebut. Media merupakan alat pembelajaran yang paling mempnyai berbagai macam jenis ada audio, visual dan audio visual. Media visual terbagi lagi kedalam beberapa jenis diantaranya media gambar, media kartu, media grafik dan yang lainnya. merupakan media tiga dimensi dalam betuk gambar atau simbol yang dibuat dari kertas atau sejenisnya dengan jumlah kartu sesuai dengan jumlah anaknya. (M. Fadillah, 2. Dalam proses pembelajarannya guru dapat menggunakan media kartu angka bergambar permainan agar anak tidak merasa bosan diterapkan secara maksimal guru hanya Dari lima belas siswa hanya 2 anak saja yang mampu menyebutkan bilangan angka 1-12, bilangan untuk menghitung 2 anak saja. Ini lah yang akan menjadi fokus penelitian di TK Bunaya. perhatian belajar anak. Media pembelajaran Media memanfaatkan spidol dan papan tulis saja. Untuk meningkatkan perkembangan menebak amgka, mencocokkan Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 Kemampuan Kognitif Anak Dalam berhubungan dengan tanggapan, pikiran dan pengetahuan dan juga pemecahan masalah. Kognitif sering diartikan sebagai kecerdasan Perkembangan kognitif merupakan cara berfikir anak dalam mengkoordinasikan atau menyelesaikan bebagai masalah dijadikan keceradasan pada anak. Menurut Edward Lee intelegensi menjadi tiga bagian Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media . Oe Syukri Kemampuan dan mahir dalam menggunakan logika (Tadkirotun, 2. dikembangkan contohnya seperti mengenal kemampuan yang dimiliki individu lambang bilangan, mencari solusi dari setiap bekerja menggunakan alat dan kemampuan melakukan pekerjaan Sedangkan menurut fatimah yang memerlukan aktifitas Kemampuan berfikir pada manusia melalui tiga tahap (Gredler, 2. Perkembangan kognitif pada anak banyak sekali faktor yang mempengaruhinya diantaranya ditinjau dari memperoleh,menyusun dan menggunakan sampai sepuluh, anak dapat mengenal menghitung benda (Komang, 2. Pengembangan kognitif setiap anak berbeda-beda Jean Pieget membagi tahapan perkembangan kognitif menjadi empat tahap (Agung Triharso, 2. Tahap sensor motor . -2 tahu. Tahap pra operasional konkret . -7 Tahap operasioal konkret . -11 tahu. Tahap operasional Formal . tahun samapai dewas. Untuk anak usia taman kanak-kanak 2- melalui interaksi dan juga 7 tahun digolongkan pada tahap pra Pada aspek perkembangan operasional yang memiliki ciri-ciri anak kognitif hasil yang diharapkan dari proses telah mampu menunjukkan pengetahuan pendidikan anak mampu berfikir secara logis melalu organisasi dan kordinasi gerak dan kritis dan mampu memberikan alasan. fisik, anak dapat menyimpulkan sebuah Kecerdasan logika matematika berkaitan dengan kemampuan dalam mengelola angka pendengarannya dan mampu berfikir intuitif. anak: anak dapat menyebutkan bilangan satu perkembangan manusia menjelaskan sistem banyak dijelaskan oleh para ahli diantaranya Bruner mengembangkan konsep bilangan pada Teori tentang Perembangan kognitif dengan orang lain. (Aan, 2. Perkembangan kognitif pada anak Kemampuan Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media . Oe Syukri Perkembangan kognitif pada anak usia diantaranya faktor hereditas yakni faktor pra sekolah dapat diketahui degan beberapa dari keturunan, faktor lingkungan yang hal diantaranya: . fungsi simbol adalah didalamnya ada keluarga, sekolah, teman kemampuan yang dimilki oleh setiap anak sebaya dan media masa, faktor kematangan dalam emmahami simbol kata atau angka yang merupakan kematangan dari segi fisik dan gambar, . memahami identitas tahap dan psikisnya faktor pembentukan ini ini anak sudah bisa menyebutkan identitas merupakan faktor diluar dari anak tersebut dirinya dan sudah mampu membedakan terbagi kedalal dua hal bentukan disengaja benda yang satu dengan yang lainnya, . elalui sekola. dan pembentukan yang Memahami akibat dan sebabpada atahap ini tidak disengaja, kemudian faktor minat, anak sudah mulai memahami sebab akibat bakat dan kebebasan (Ahmad Susanto, tapi belum untuk yang lebih konkret contohnya ketika anak melihat adiknya yang Untuk meningkatkan kognitif anak sedang tidur ketika dia berbicara akan dapat dilakuakn dengan berbagai cara dalam memelankan suaranya karena ditakutkan proses pembelajarannya diantaranya dapat adik terbangun dari tidurnya, . Tahap melalui media, metode, strategi dan teknik klasifikasi pada tahap ini anak sudah mampu pembelajaran yang dikemas oleh guru membedakan dua benda baik yeng kecil dengan tujuan materi yang disampaikan dapat terealisasi dengan baik. membedakan warna dan yang lainnya, . Memahami angka pada usia empat tahun Media Kartu Angka keatas anak sudah meulai memahami konsep Media merupakan alat penyampai angka atau bilangan dan mereka sudah mulai pesan sebagai bentuk komunikasi atau informasi dengan tujuan menarik perhatian sederhana, . Mampu berempati pada atau minat dari sipenerima pesan (Nurbiana tahapan ini anak sudah merasakn kesedihan Dhieni 2. Media belajar anak usia dini yang dialami orang tuanya, temannya gurunya dan yang lainnya. Mereka sudah digunakan dalam proses pembelajaran untuk mulai apat merasakan apa yang orang lain memberikan kemudahan kepada guru dalam alami (Iriani Indri, 2. menyampaikan materi yag akan dipelajari Selain itu ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan kognitif anak Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 (Slamet Suyanto 2. Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media . Oe Syukri Ada disesuaikan dengan pembahasan yang akan Media pembelajaran karena jika dilihat dari gaya menimbulkan kesan yang positif karena belajar pada anak hanya ada dua yakni gaya belajar visual atau audio dan audio visual, pembelajaran ini akan menimbulkan kesan untuk anak yang gaya balajarnya visual dihati anak dan akan sulit untuk dilupakan media merupakan alat wajib yang mesti oleh anak (Nuraini, 2. Bilangan angka digunkan oleh guru dalam menyampaikan Aa bebrapa hal yang perlu merupakan suatu objek yang terdiri dari angka satu sampai sepuluh. Sedangkan pemelajaran yaitu dalam keadaan siap, disesuaikan dengan objeknya, disesuaikan dengan usianya, tidak dari bahan yang seperti bilangan kardinal untuk besaran berbahaya dan fleksibel. benda, ordinal urutan sebuah benda, dan Media ada bebrapa jenisnya ada media nominal memberi nama benda. Anak audia dan media visual dan audio visual, memiliki kemampuan menghitung sebelum media gambar merupakan media yang berusia 3 tahun dengan menyebutkan urutan banyak digunakan oleh guru anak usia dini bilangan mulai berhitung dari satu sampai sembilan untuk sepuluh dans eterusnya yang materi pembelajaran (Arif S Sadiman 2. terdiri dari dua angka misalnya anak mampu Berdasarkan penjelasan oleh para pakar menyebut kan sebelas buka satu satu tentang media secara umum terdapat banyak (Nurlela, media yang dapat digunakan oleh guru bilangan sangat dianjurkan untuk diajarkan dalam pembelajaran ada media gambar, cetak grafik dan yang lainnya namun dalam menggunakancara yag tepat dan disesuaikan penelitian ini dibahas media yang secara dengan tahapan perkembangannya dengan spesifik untuk anak usia dini dalam harapan akan meningkatkan kemampuan nak dalam memahami bilangan angka. media kartu angka bergambar. Pengenalan Tahapan pengenalan konsep bilangan Media kartu angka merupakan media pada anak dalam mengenal angka menurut kartu yang digunakan oleh guru dalam diah ada beberapa cara diantaranya: Melalui pengamatan dan Anak mengenal dan mampu Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media . Oe Syukri menulis bentuk lambang dan angka dan Guru Sedangkan menurut (Slamet 2. langkah pengenalan mengurutkan angka dari 1 - 10 angka pada anak usia dini anak harus dilatih dahulu tentang pengenalan simbol yang arna yang ditentukan. (Nunik, 2. disebut sebagai abstraks sederahana atau Adapun langkah-langkah penggunaan media kartu angka bergambar dalam megenalkan konsep bilangan yaitu sebagai berikut: Guru dan tema yang akan diajarkan Guru menggunakan media kartu angka menggunakanak dan memainkannya Guru mengatur posisi duduk Guru Guru berhitung 1-10 dengan media kartu angka bergambar Guru meminta anak maju kedepan untuk menyebutkan jumlah angka dengan menggunakan kartu angka memiliki beberapa jenis diantaranaya: media kartu bergambar berupa kartu angka, media kartu bergambar berupa kartu bergambar. Guru meminta anak maju kedepan untuk menghitung angka sesuai Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 bergambar yang terdapat tulisan angka atau lambang bentuk dan nama bilangan. Metode Penelitian Dalam penelitian ini meggunakan penelitian tindakan, penelitian tindakan kelas merupakan suatu pengamatan terhadap Media dan media kartu bergambar berupa kartu menyampaikan tujuan pembelajaran Guru kegiatan pembelajaran untuk memperbaiki mutu praktik pembelajaran yang sengaja dimunculkan dalam kelas secara bersamaan (Suharsimi arikunto 2. Penelitian ini sengaa dipilih untuk berhubungan dengan judul penelitian agar mendapatan hasil yang maksmal, dalam menggunakancara kolaboratif antara guru TK Bunaya dengan peneliti, kerjasama RKH pembelajaran di kelas peneliti betugas Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media . Oe Syukri mengawasi pelaksanaan pembelajaran yang Hasil Dan Pembahasan Berdasarkan studi pendahuluan dan Dalam penelitian tindakan ini penulis juga lanjutan dapat ditemukan hasil dari merujuk kepada model penelitian tindakan Meningkatkan pada Kammis dan MC taggart dengan siklus Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media dibawah ini Kartu Angka Bergambar Di TK Bunaya tersaji dalam tabel dibawah ini: Tabel 1. Hasil Observasi Awal Tentang Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Di TK Bunaya Dalam penelitian ini menggunakan dua siklus dalam setiap siklus terdiri dari Nama Standar Penelitian BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH Ket BSH BSH empat kegiatan yaitu perencanaan, tindakan pengamatan dan refleksi. Dalam peneltian Keterangan: ini menganalisis peningkatan membaca : Belum Berkembang permulaan dengan menggunakan media BSH : Berkembang Sesuai Harapan kartu angka bergambar di TK Bunaya subjek : Mulai Berkembang dalam peneltian ini anak kelas A1 yang : Menyebutkan lambang bilangan terdiri dari sepuluh anak perempuan dan lima anak laki-laki total semuanya lima satu sampai dua belas belas anak. Adapun teknik pengumpulan datanya melalui observasi langsung dan : Mencocokkan Bilangan dengan Lambang Bilangan : Mengenal Perbedaan Berdasarkan Ukuran lebih dan kurang dari Berdasarkan tebel studi pendahuluan diatas dapat dijabarkan dari 15 anak yang Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media . Oe Syukri sudah berkembang sesuai harapan berjumlah dua anak, yang mulai berkembang sebanyak empat anak dan yang belum berkembang sebanyak sembilan anak. Artinya dari studi pendahuluan ditemukan bahwa kemampuan kognitif anak dalam mengenal angka secara rata-rata Tabel 2 . Hasil Observasi Kedua Tentang Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini dengan Menggunakan Media Kartu Angka Bergambar Di TK Bunaya Nama Standar Penelitian BSH BSH MB MB MB BSH BSH MB MB MB MB BSH BSH MB BSH BSH MB BSH BSH MB BSH BSH BSH BSH BSH BSH MB MB BSH MB MB MB Keterangan BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH Tabel 3. Hasil Observasi Ketiga Tentang Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini dengan Menggunakan Media Kartu Angka Bergambar Di TK Bunaya Nama dua tentang perkembangan kognitif anak Standar Penelitian BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH Berdasarkan Ket BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH BSH pertemuan ketiga diperoleh hasil dari 15 anak yang sudang berkembang sesuai harapan sebanyak 13 anak, yang mulai berkembang sebanyak 1 orang dan ada 1 orang anak yang belum bekembang. Artinya semakin digunakan dengan maksimal media Berdasarkan hasil dari observasi ke memahami tentang bilangan angka. dengan pengunaan media kartu angka bergambar dari 15 anak yang sudah Kesimpulan berkembang sesuai harapan sebanyak 7 Berdasarkan hasil penelitian yang penulis anak, yang mulai berkembang sebanyak 4 lakukan dengan teknik kolaborasi dengan anak dan yang belum berkembang sebanyak salah satu guru TK Bunaya didapatkan hasil bahwa meningkatkan kemampuan kognitif perkembangan jika dibandingkan dengan anak melalui media kartu angka bergambar. observasi awal. Didapatkan hasil bahwa penggunaan media Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui media . Oe Syukri kartu angka bergambar ini mempunyai perkembangan kognitif anak usia dini dalam bilangan dan urutan angka. Dari hasil penelitian didapatkan kurang lebih 80% anak mengalami perkembangan kognitifnya melalui penggunaan media kartu angka bergambar ini Tk (Doctoral Tanjungpura Universit. Safaria. Mengembangkan Kecerdasan Anak: Meningkatkan Kemampuan IQ Anak agar Tumbuh Cerdas. Yogyakarta: Pohon Cahaya. Srianis. Suarni. Ujianti. , & Psi. Penerapan Metode Bermain Puzzle Geometri Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Dalam Mengenal Bentuk. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 2. DAFTAR PUSTAKA