Djoko Eko Hadi Susilo. Dinamika Pertumbuhan Daun Bibit Stek Pucuk SteviaA DINAMIKA PERTUMBUHAN DAUN BIBIT STEK PUCUK STEVIA MENGGUNAKAN PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM PADA TANAH GAMBUT (The Dynamics of Leaf Growth of Germ of Cutting of the Shoot Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni M. ) on Using the Chicken Manure Fertilizer in Peat Soi. DJOKO EKO HADI SUSILO Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Jl. RTA Milono Km. 1,5 Palangka Raya. Kalimantan Tengah 73111 e-mail : masdjoko_ns@yahoo. ABSTRACT The cultivation of stevia (Stevia rebaudiana Bertoni M. ) in peat soil is necessary to find the substitution of sugar needs and as an alternative natural sweeteners. The aim of this study is to know how the the dynamics of leaf growth of germ of cutting of the shoot stevia on using the chicken manure fertilizer in peat soil. The results of this study are expected as a material of the study to support the development of cultivation of Stevia in the peat soil. This study was conducted using a polybag on Wortel street area. Panarung of the District of Pahandut of the Palangka Raya city from April to May 2017. The data of the observation were collected to the leaf growth . umber of leaf and leaf are. of germ of cutting of the shoot stevia plant at the age of germ on 10 and 20 days after planting (DAP). The results of the study showed that the using of chicken manure fertilizer by the dosage 20 tons ha until 40 tons ha can increasing the dynamics of leaf growth . umber of leaf and leaf are. of germ of cutting of the shoot stevia plant at the age of germ on 10 and 20 days after planting (DAP) in peat soil. The result of this study also requires further detailed study on the weight area ratio and spesific leaf area for cutting of the shoot stevia. Keywords: stevia, cutting of the shoot, natural sweetener, sugar, low-calorie sugar, number of leaf, leaf area, chicken manure fertilizer, and peat soil ABSTRAK Budidaya stevia (Stevia rebaudiana Bertoni M. ) di tanah gambut dirasa perlu untuk mendapatkan subtitusi kebutuhan gula dan sebagai salah satu alternatif bahan pemanis yang alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui dinamika pertumbuhan daun bibit stek pucuk stevia menggunakan pupuk kandang kotoran ayam pada tanah gambut. Hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan kajian dalam mendukung pengembangan budidaya stevia di tanah Penelitian ini dilaksanakan menggunakan polybag di daerah Jalan Wortel Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya pada bulan April sampai Mei 2017. Pengamatan dilakukan terhadap pertumbuhan daun . umlah daun dan luas dau. bibit stek pucuk stevia pada umur bibit 10 dan 20 hari setelah tanam (HST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran ayam dosis 20 ton ha sampai 40 ton ha mampu mendukung peningkatan dinamika pertumbuhan daun . umlah daun dan luas dau. bibit stek pucuk stevia pada umur bibit 10 dan 20 hari setelah tanam (HST) pada tanah gambut. Hasil penelitian juga memerlukan penelitian lanjutan secara detail tentang nisbah berat daun dan luas daun spesifik bibit stek pucuk stevia. Kata kunci: stevia, stek pucuk, pemanis alami, gula, gula rendah kalori, jumlah daun, luas daun, pupuk kandang kotoran ayam, dan tanah gambut PENDAHULUAN sehari-harinya Budidaya stevia (Stevia rebaudiana Bertoni dengan mengonsumsi gula pasir dari tebu, namun ) di tanah gambut dirasa perlu sebagai subtitusi produksi gula setiap tahunnya hanya mampu kebutuhan gula dan sebagai salah satu alternatif memenuhi sekitar 60% kebutuhan, sehingga Indonesia. Memenuhi kebutuhan pemanis alami di termasuk memenuhi pemanis alami dari non tebu Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 171 - 177 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . juga kondisinya masih rendah (Triyatna, 2. dengan meningkatkan kesuburannya. Hal ini Menteri Perdagangan terbukti dari beberapa kali stevia dibudidayakan di Enggartiasto Lukita menyampaikan bahwa Tahun tanah gambut pertumbuhannya cukup bagus dan 2017 produksi gula di Indonesia kapasitasnya media tanah gambut tersebut (Susilo, 2012. hanya sekitar 2,2 juta ton, sedangkan kebutuhan Susilo et al. , 2. Budidaya stevia ini juga masyarakat mencapai 3,5 juta ton. Untuk itu pemerintah menempuh langkah mengimpor gula dikembangkan sebagai lahan budidaya tanaman sebesar 1,3 juta ton (Ariyanti, 2017. Winarno, 088 Ha (BPS, 2. Perindustrian Pemenuhan kebutuhan gula selain dengan Tanah cara impor, juga melalui upaya swasembada gula lahan budidaya, asalkan dilakukan peningkatan dengan bentuk revitalisasi sektor on-farm berupa Upaya perbaikan sifat-sifat tanah perluasan areal dan peningkatan produktivitas gambut sebagai media tanam salah satunya bisa gula, dan revitalisasi sektor off-farm salah satunya dilakukan melalui penambahan pupuk kandang kotoran ayam. Hasil penelitian menunjukkan Jenderal bahwa pupuk kandang kotoran ayam diberikan Perkebunan (Direktorat Kementerian Pertanian. Selain dilakukan produksi gula melalui tebu, maka kesuburannya dalam menunjang pertumbuhan diperlukan studi potensi produksi pemanis yang dan hasil tanaman (Atikah, 2. , dan juga dilakukan dari tanaman non tebu yaitu melalui terhadap dinamika pertumbuhan tanaman stevia tanaman stevia (Stevia rebaudiana Bertoni M. (Susilo et al. , 2. yang merupakan alternatif pengganti tebu dalam Kondisi sifat agronomis budidaya stevia menghasilkan gula . Ilyas . dan Rukmana . menjelaskan bahwa stevia sebagai sumber pemanis alami non tebu ternyata memiliki keunggulan dibandingkan dengan tebu dengan rasa yang lebih manis dibandingkan tebu bahan baku pemanis alami. Hal ini diperlukan karena mengandung senyawa glikosida diterpen studi tentang peningkatan pertumbuhan tanaman dengan tingkat kemanisan mampu mencapai di saat menyiapkan bibit stevia yang berasal dari 200Ae300 kali gula tebu, tetapi pemanis berbahan baku stevia kalorinya lebih rendah dibandingkan pembudidayaan stevia di tanah gambut melalui gula tebu, serta bersifat non-karsinogenik. kegiatan pembibitan. Budidaya Berdasarkan kondisi-kondisi tersebut, maka pemanis alami di Kota Palangka Raya dapat penelitian ini bertujuan mengetahui dinamika dilakukan menggunakan tanaman stevia yang ditanam di tanah gambut dengan beberapa menggunakan pupuk kandang kotoran ayam pada tindakan perbaikan media tanam tanah gambut tanah gambut. Hasil penelitian ini diharapkan Djoko Eko Hadi Susilo. Dinamika Pertumbuhan Daun Bibit Stek Pucuk SteviaA HASIL DAN PEMBAHASAN pengembangan budidaya stevia di tanah gambut Hasil Pengamatan di Kota Palangka Raya dalam jangka pendek maupun jangka panjang oleh berbagai pihak. Hasil pengamatan berupa pertumbuhan penambahan jumlah daun dan luas daun stek pucuk bibit stevia menggunakan pupuk kandang METODOLOGI kotoran ayam pada tanah gambut Kota Palangka Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Raya akibat pemberian pupuk kandang kotoran polybag di Komplek Fajar Permai 2. Jalan Wortel ayam disajikan pada Tabel 1 dan 2. Sedangkan IV Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut pertumbuhan secara fisik jumlah daun dan luas Kota Palangka Raya pada bulan April sampai Mei daun stek pucuk bibit stevia disajikan pada Bahan yang digunakan pada penelitian ini Gambar 1, 2, 3, dan 4. yaitu bibit stek pucuk stevia, pupuk kandang Pembahasan kotoran ayam, tanah gambut dan kapur dolomit. Alat yang digunakan adalah polybag kecil, gunting Berdasarkan Tabel 1 dan 2 menunjukkan stek, gelas penyiram, kamera digital, plastik bahwa pemberian pupuk kandang kotoran ayam mulai dosis 20 ton ha-1 sampai 40 ton ha-1 terlihat meteran, kalkulator, alat tulis, dan komputer. Penelitian pertumbuhan stek dan daun bibit stek pucuk pembibitan stek pucuk stevia dengan perlakuan stevia dalam bentuk pertumbuhan stek. Apabila pupuk kandang kotoran ayam dengan dosis dicermati dinamikanya, maka dengan semakin meningkatnya umur bibit sampai 10 dan 20 HST (P. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak maka semakin bertambah jumlah daun bibit stek 50 kali, sehingga seluruhnya terdapat 150 bibit pucuk stevia yaitu selama 10 hari ditanam maka stek pucuk stevia yang dipelihara dalam penelitian Bibit stevia yang ditanam adalah stek pucuk sampai 3,39 daun per bibit sehingga jumlah stevia dengan ukuran 3 ruas ujung . engan daunnya dari semula 6 daun per stek awal jumlah daun stek 6 daun pada masing-masing ditanam menjadi antara 8,24 sampai 9,39 daun Bibit stek pucuk stevia dipelihara dan per bibit akibat pemberian pupuk kandang di tanah gambut. Begitu juga saat bibit mencapai umur 20 HST maka juga terjadi penambahan kembali jumlah daun bibit mencapai 2,58 sampai penambahan jumlah daun dan luas daun bibit 3,42 daun per bibit sehingga jumlah daunnya stek pucuk stevia yang telah tumbuh pada umur menjadi antara 10,83 sampai 12,81 daun per bibit 10 sampai 20 HST. 20 ton ha (P. 30 ton ha (P. dan 40 ton ha Pengamatan 2,24 Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 171 - 177 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . Tabel 1. Rata-rata pertumbuhan penambahan daun stek pucuk bibit stevia menggunakan pupuk kandang kotoran ayam pada tanah gambut Pupuk Kandang Kotoran Ayam Dinamika Pertumbuhan Daun Bibit . elai dau. Bibit Umur 0Ae10 HST Bibit Umur 10Ae20 HST Penambahan Daun Jumlah Daun Penambahan Daun Jumlah Daun P1 . ton ha-. 2,24 8,24 2,58 10,83 P2 . ton ha ) 2,69 8,69 3,23 11,92 3,39 9,39 3,42 12,81 P3 . ton ha ) Tabel 2. Rata-rata pertumbuhan penambahan luas daun stek pucuk bibit stevia menggunakan pupuk kandang kotoran ayam pada tanah gambut Dinamika Pertumbuhan Luas Daun Bibit . Bibit Umur 0Ae10 HST Bibit Umur 10Ae20 HST Penambahan Penambahan Luas Daun Luas Daun Luas Daun Luas Daun Pupuk Kandang Kotoran Ayam P1 . ton ha ) 3,47 12,77 5,88 18,65 P2 . ton ha ) 6,09 15,39 9,40 24,79 P3 . ton ha ) 11,59 20,89 12,38 33,27 Dinamika Dinamika peningkatan pertumbuhan daun apabila dicermati berdasarkan Tabel 1 dan 2 bibit stek pucuk stevia tersebut dikarenakan stek tersebut juga menunjukkan bahwa peningkatan mendapatkan dukungan pertumbuhan dari bahan tanam masing-masing stek maupun dukungan Semakin media tanam tanah gambut yang sudah membaik meningkatnya umur bibit sampai 10 dan 20 HST kesuburannya akibat diberikan pupuk kandang maka semakin bertambah luas daun bibit stek kotoran ayam sehingga secara morfologis dan pucuk stevia yaitu selama 10 hari ditanam maka fisiologis menjadi terpacu tumbuhnya stek pucuk bertambah luas daunnya mencapai 3,47 sampai stevia dan pertumbuhan daunnya. Pengaruh 11,59 cm per bibit sehingga luas daunnya dari semula rata-ratanya 9,30 cm per stek awal ditanam menjadi antara 12,77 sampai 20,89 cm secara langsung dan tak langsung dari pupuk kandang menunjukkan peran yang baik dari per bibit akibat pemberian pupuk kandang di memberikan peningkatan pertumbuhan bibit stek tanah gambut. Begitu juga saat bibit mencapai pucuk stevia khususnya terhadap jumlah daun umur 20 HST maka juga terjadi penambahan dan luas daun. Adanya peningkatan pertumbuhan kembali luas daun bibit mencapai 5,88 sampai disebabkan pemupukan kotoran ayam mulai dosis 12,38 cm per bibit sehingga luas daunnya ha-1 sampai menjadi antara 18,65 sampai 33,27 cm per bibit memberikan perbaikan sifat-sifat fisika, kimia, dan akibat pemberian pupuk kandang di tanah gambut biologis tanah gambut sebagai media tanam. Ini Djoko Eko Hadi Susilo. Dinamika Pertumbuhan Daun Bibit Stek Pucuk SteviaA sesuai dengan keuntungan utama penggunaan Penggunaan pupuk kandang kotoran ayam jenis pupuk kandang kotoran ayam yaitu sebagai dalam mendukung pertumbuhan bibit stek pucuk sumber unsur hara bagi tanaman yang dapat stevia ini menunjukkan bahwa ada kesesuaian memperbaiki kesuburan tanahnya terhadap sifat penggunaan pupuk kandang sebagai pupuk yang kimia, fisika, dan biologi tanah (Hartatik dan cocok digunakan saat berbudidaya tanaman Widowati, 2. stevia di tanah gambut. Hal ini diakibatkan sifat Pertumbuhan dari pupuk kandang kotoran ayam yang memiliki berupa pertumbuhan penambahan jumlah daun sifat sebagai pupuk panas, pupuk campuran dan luas daun diduga telah dimulai saat bibit selama 10 hari pertama setelah ditanam. Hal ini kandungan haranya relatif tinggi sehingga cepat diduga bibit stek mengalami pertumbuhan stek melapuk dalam tanah dan menyediakan unsur dengan bentuk pertumbuhan akar dan daun stek, hara bagi tanaman (Sutedjo, 1. Selain itu sehingga memanfaatkan unsur hara dari media dalam pupuk kandang terkadang tercampur sisa tanah gambut dan digunakan untuk pertumbuhan makanan ayam dan bahan alas kandang yang seluruh organ stek pucuk stevia yang ditanam. juga menyumbangkan tambahan hara ke dalam Pemanfaatan pupuk kandang (Widowati et al. , 2005. Hartatik dilakukan oleh perakaran, batang dan daun bibit dan Widowati, 2. stek stevia sejak beberapa hari setelah ditanam. Semakin banyaknya kandungan hara pada Hal ini sesuai dengan penjelasan Sumaryono dan pupuk kandang kotoran ayam . nsur N. Ca. Sinta . yang menjelaskan bahwa bibit stek dan M. yang relatif tinggi makin mendukung stevia biasanya sudah mempunyai pertumbuhan pertumbuhan stek pucuk stevia. Kondisi ini terlihat perakaran mulai muncul pada umur 3 Ae 5 hari dari dinamika pertumbuhan bibit stek pucuk stevia setelah stek ditanam. Saat perakaran muncul dan yang semula ditanam dengan kondisi 3 ruas berkembang merupakan upaya awal pemanfaatan . helai dau. mengalami pertumbuhan daun unsur hara yang diserap melalui akar dari media yang baik selama umur 10 HST sampai 20 HST di pembibitan digambarkan Gambar 1, 2, 3, dan 4. Gambar 1. Bahan tanam stek pucuk stevia Gambar 2. Stek pucuk stevia yang ditanam Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 171 - 177 Gambar 3. Bibit stek pucuk stevia umur 10 HST Pertumbuhan bibit stek pucuk stevia yang baik tersebut sesuai dengan yang dinyatakan ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . Gambar 4. Bibit stek pucuk stevia umur 10 HST dau. bibit stek pucuk stevia pada umur 10 dan 20 HST pada tanah gambut. Sumaryono dan Sinta . menjelaskan bahwa Saran bibit stek pucuk stevia yang sudah berumur sekitar 3 minggu biasanya sudah menunjukkan Hasil perakaran yang baik dengan tinggi tunas sekitar daun dan luas daun stek pucuk stevia di 10 cm dan dengan peningkatan penambahan 2 sampai 3 pasang daun baru. Seteleh berumur lanjutan secara detail tentang dinamika nisbah berat daun dan luas daun spesifik bibit stek pucuk stevia. ditanam di lapang. UCAPAN TERIMA KASIH KESIMPULAN DAN SARAN Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ketua Program Studi dan mahasiswa di Program Kesimpulan Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Penelitian ini menghasilkan kesimpulan: Universitas Muhammadiyah Palangkaraya yang Daun stek pucuk stevia mampu tumbuh terlibat bersama dalam kegiatan praktikum dan dengan baik pada umur bibit 10 dan 20 hari kegiatan penelitian bersama. Terimakasih juga setelah tanam (HST) dengan menggunakan media tanam tanah gambut. Muhammadiyah Pemberian pupuk kandang kotoran ayam dosis 20 ton ha sampai 40 ton ha pertumbuhan daun . umlah daun dan luas LP2M Palangkaraya Universitas memfasilitasi kegiatan penelitian dan administrasi penelitian ini pada Tahun 2017. Djoko Eko Hadi Susilo. Dinamika Pertumbuhan Daun Bibit Stek Pucuk SteviaA DAFTAR PUSTAKA