Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 Kompetensi Universitas Balikpapan IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMP NEGERI 9 BALIKPAPAN Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 Universitas Balikpapan1,2,3,4,5 pos-el: prita@uniba-bpn. id1 , mia. maulidia11@gmail. com2, anugrahfb5@gmail. sitiwiwin29@gmail. com4, apriliachandra74@gmail. ABSTRAK Penelitian ini mengevaluasi implementasi layanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka di SMP Negeri 9 Balikpapan. Fokus penelitian ini yaitu keefektifan berbagai strategi dan metode konseling serta dampaknya terhadap perkembangan peserta didik. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan survei untuk data umum dan wawancara mendalam dengan konselor. Hasil wawancara menunjukkan penerimaan positif dari peserta didik yang menjadi semakin mudah menyelesaikan masalah yang dialami terkait bimbingan karir serta mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik setelah diberikan bimbingan oleh konselor. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang peran konselor dalam meningkatkan kesejahteraan peserta didik, dengan implikasi praktis seperti peningkatan pelatihan konselor dan integrasi metode konseling inovatif dalam kurikulum Penelitian ini memberikan kontribusi penting pada literatur bimbingan dan konseling, membuka jalan untuk perbaikan lanjutan pada kurikulum mendatang. Kata kunci: Implementasi. Bimbingan dan Konseling. Kurikulum Merdeka ABSTRACT This research evaluates the implementation of guidance and counseling services in the Merdeka curriculum at SMP Negeri 9 Balikpapan. The focus of this study is the effectiveness of various counseling strategies and methods and their impact on student development. The research methodology uses a qualitative descriptive approach with a survey for general data and in-depth interviews with counselors. The results of the interviews showed positive acceptance from students who found it easier to solve problems experienced related to career guidance and gained a better learning experience after being given guidance by the counselor. The findings of this research provide an in-depth understanding of the role of counselors in improving students' wellbeing, with practical implications such as improving counselor training and integrating innovative counseling methods into the independent curriculum. This research contributes to the guidance and counseling literature, paving the way for continued improvements in future curriculum. Keywords: Implementation. Guidance and Counseling. Merdeka Curriculum PENDAHULUAN Pendidikan dijadikan sebagai unsur terpenting dalam mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia (Marsela Yulianti et al. , 2. Pendidikan juga merupakan upaya yang dilakukan untuk membantu jiwa anakanak menjadi lebih baik baik lahiriah maupun batiniah (Sujana, 2. Berdasarkan pandangan ilmu psikologi. Vol. No. Desember 2024 Pendidikan adalah suatu cara peserta didik secara individu mengembangkan dirinya (Pristiwanti et al. , 2. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 1 Tahun 2003 yang berbunyi. AuPendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negaraAy (Rahman et al. , 2. Oleh karena itu pendidikan bertujuan untuk membantu mengembangkan potensi dalam diri setiap individu dan menciptakan karakter individu yang baik dalam segala Dalam setiap instansi Pendidikan terdapat perangkat pembelajaran harus ada, yakni kurikulum. Kurikulum merupakan rancangan pembelajaran Kurikulum menjadi dasar bagi setiap pendidik dalam proses belajar dan mengajar (Fatmawati & Yusrizal. Dan di Indonesia beberapa kali melakukan revisi terhadap kurikulum. Pada masa kini kurikulum terbaru yang digunakan dalam instansi Pendidikan adalah kurikulum merdeka. Berbeda kurikulum merdeka menekankan sistem kemandirian terhadap peserta didik. Dengan kata lain, bahwa setiap peserta didik memiliki kebebasan untuk mengakses ilmu yang diperoleh melalui Pendidikan formal maupun non formal (Manalu et al. , 2. Makna AuSekolahAy dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan sebuah lembaga tempat belajar dan mengajar, serta tempat untuk menerima dan memberi pelajaran yang Program yang diberikan sekolah untuk Contohnya adalah memberikan program bimbingan karier terhadap peserta didik untuk menunjang persiapan peserta didik dalam menempuh tingkatan Pendidikan Peran Bimbingan dan Konseling dinilai sangat penting karena dapat membantu setiap peserta didik dalam menentukan karier yang sesuai di masa depan. Bimbingan dan konseling Vol. No. Desember 2024 Kompetensi Universitas Balikpapan karier berfokus pada memberikan mengoptimalisasi jenjang karier setiap peserta didik (Mufidah et al. , 2. Hal ini tertulis dengan jelas pada Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 pada pasal 1 ayat 1 yang menyatakan bahwasanya Bimbingan dan Konseling merupakan suatu upaya yang bersifat berkelanjutan guna membantu dan memfasilitasi perkembangan peserta didik untuk dapat mencapai kemandirian dalam kehidupannya (Permendikbud. Oleh karena itu, adanya Bimbingan dan Konseling akan sangat membantu peserta didik yang kesulitan atau ingin dibimbing dalam menentukan pilihan yang sulit untuk masa depannya. Beberapa penelitian yang telah bahwa penerapan Bimbingan dan Konseling dalam kurikulum merdeka memberikan dampak yang positif terhadap peserta didik, (Azwardinsyah et , 2. namun hasil yang didapatkan tidak diuraikan dengan jelas dan rinci bagaimana hasilnya. Dan penelitian lainnya mengungkapkan bahwa terdapat 12 prinsip BK yang harus dipegang teguh agar dapat memberikan hasil yang baik bagi peserta didik (Mufrihah, 2. Sejalan dengan pernyataan yang telah diuraikan sebelumnya, maka penelitian ini dibuat untuk mengukur layanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka di SMP Negeri 9 Balikpapan dengan menggunakan 12 prinsip Bimbingan dan Konseling METODE PENELITIAN Untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif, maka penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif pengumpulan data secara mendalam untuk memahami konteks penelitian yang dilakukan secara rinci. Pendekatan ini mendeskripsikannya dalam bentuk Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 kata-kata, bahasa, ungkapan, narasi dan gambar pada konteks alamiah dan bersifat sebagai penemuan (Ahyar et al. Pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini karena bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang implementasi layanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka. Data yang diambil dalam penelitian ini berupa hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi (Rahayu et al. , 2. Objek yang diamati pada penelitian ini adalah salah satu sekolah di Balikpapan, yakni. SMP Negeri 9 Balikpapan Barat. Peneliti melakukan wawancara kepada narasumber yang bersangkutan dengan mengajukan sejumlah pertanyaan yang disesuaikan dengan indikator pada Permendikbud No. 111 Tahun 2014 dan mengaitkannya dengan jawaban yang diberikan oleh narasumber dengan maksud mengetahui seberapa jauh hasil implementasi layanan bimbingan karier dalam kurikulum merdeka di SMP Negeri 9 Balikpapan Barat. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada dilakukan oleh peneliti di SMP Negeri 9 Balikpapan, klasifikasi dan memberikan uraian penjelasan secara rinci yang disesuaikan dengan 12 prinsip Bimbingan dan Konseling Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 (Permendikbud. Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, serta Kurikulum Merdeka yang digunakan pada saat ini. Bimbingan Konseling diperuntukkan bagi seluruh Di SMP Negeri 9 guru BK memberikan layanannya untuk seluruh peserta didik baik itu untuk peserta didik yang normal ataupun Vol. No. Desember 2024 Kompetensi Universitas Balikpapan Hal tersebut sesuai dengan pendapat dari Rokhyani yang menyatakan bahwa tugas guru BK adalah membantu setiap peserta didik dalam mengatasi dan (Rokhyani, 2. Pernyataan tersebut didukung dari kutipan wawancara dengan narasumber Inf. 1/W-1/12-2023 AuYa, sangat diperlukan, karena memang guru BK di sekolah memang itu dikhususkan untuk semua peserta didik atau semua siswa yang ada di sekolah tersebutAy. Guru memastikan agar seluruh peserta didik mendapat pelayanan yang sesuai meskipun rasio guru BK dan peserta didik sangat berbanding terbalik di sekolah tersebut. Terbukti pada kutipan pernyataan wawancara tersebut. Inf. 1/W-1/122023 yang berbunyi AuGuru BK di SMP Negeri 9 ini hanya 3 sedangkan jumlah peserta didik secara keseluruhan adalah 1180-an. Nah jika dibandingkan antara peserta didik dan guru BK sangat jauh berbeda. Sedangkan untuk satu guru BK saja bisanya hanya menangani 150-250 peserta didik sajaAy. Bimbingan dan Konseling sebagai bentuk proses individuasi. Guru BK memiliki peran sebagai fasilitator yang membantu peserta didik untuk mencapai jati diri secara utuh (Yuli Astuti et al. Guru BK memberikan angket kepada peserta didik saat awal masuk kelas tujuh atau kelas satu di SMP Negeri 9 sebagai sarana untuk memahami jati diri mereka. Angket tersebut berfungsi sebagai alat evaluasi yang diperoleh kembali setelah seluruh peserta didik Guru BK membaca dan Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 menganalisis hasil angket tersebut untuk memahami karakteristik dan permasalahan yang dihadapi atau dialami oleh setiap peserta didik. Hal tersebut sesuai dengan kutipan dengan narasumber. Inf. 1/W-1/122023 AuGuru BK untuk mengetahui jati diri anak-anak itu kita memberikan angket, jadi di kelas 7 itu anak-anak diberikan angket nanti ada beberapa, ada nanti setelah kita lihat angket itu nanti kita temukan berbagai karakter, karakteristik anak-anak tersebutAy. Hasil angket sangat berarti disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Melalui pemahaman permasalahan yang terungkap dalam angket, guru BK dapat menyusun program layanan yang spesifik dan Tujuan akhirnya adalah membantu peserta didik mencapai jati dirinya melalui layanan yang telah diberikan. Dengan demikian, angket yang diberikan di SMP Negeri 9 ini bukan hanya sebagai alat evaluasi, namun juga sebagai panduan atau dasar bagi guru BK dalam merancang strategi layanan yang bersifat personal dan disesuaikan peserta didik. Dengan pendekatan yang personal dan berorientasi pada karakteristik setiap peserta didik, diharapkan mereka dapat mencapai mengembangkan jati diri mereka dengan baik. Bimbingan dan Konseling harus menekankan nilai yang positif terhadap peserta didik. Sebagai seorang konselor atau guru BK harus memberikan pandangan dan pemahaman akan Vol. No. Desember 2024 Kompetensi Universitas Balikpapan nilai positif. Terutama bagi peserta didik yang berada di masa remaja di era saat ini atau generasi Alpha . elahiran tahun 2010-2. yang memerlukan perhatian lebih dari guru BK. Guru BK harus potensi dan kompetensi hidup para peserta didik agar dapat mencapai kompetensi perkembangan yang diharapkan (Cahyono T, 2. BK di SMP Negeri 9 sangat berperan penting sekali demi menekankan nilai positif untuk peserta didik serta mendukung mereka, terutama dalam konteks kurikulum merdeka. Banyak sekali contoh-contoh yang memang perlu diterapkan seperti kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasil. merdeka menunjukkan bagaimana guru BK memiliki peran signifikan. Hal tersebut dinyatakan pada kutipan wawancara Inf. 1/W-1/122023 AuContohnya kemarin untuk kelas 9 pada kegiatan P5 dengan kewirausahaan dan mendapatkan bahan pokok umbi-umbian, jadi saya yang kebetulan juga sebagai wali kelas memberikan kepada peserta didik untuk berpikir kritis mengenai pengolahan umbi-umbian tersebut baiknya diolah menjadi apa agar konsumen bisa tertarik untuk Akhirnya memberikan waktu kepada mereka untuk berdiskusi dan selama diskusi tidak ada yang egois dan semua saran pun ditampungAy. Kemudian ada pula peserta didik inklusi yang menjadi perhatian utama guru BK dalam memberikan Pendidikan selama di SMP Negeri Terkait dengan hal tersebut, terdapat pada kutipan pernyataan wawancara pada Inf. 1/W-1/122023 AuSecara personal berbeda kan. Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 dengan anak-anak umumnya kan jadi cara kita mengajar pendekatan kepada anak tersebut pasti berbeda dengan anak-anak yang lainAy. Guru BK tidak hanya membantu peserta didik melewati kesulitan selama pelaksanaan P5 dan membantu peserta didik inklusi dalam proses pembelajaran, tetapi juga berperan dalam memberikan pemahaman yang nyata tentang dunia kerja yang akan dihadapi oleh peserta didik di masa mendatang. Dengan demikian, dukungan dan bimbingan guru BK terhadap peserta didik dapat mengambil manfaat maksimal dari pengalaman P5 yang mereka laksanakan, memperoleh wawasan praktis, serta mengembangkan keterampilan dan persiapan diri yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja, sehingga membantu nilai yang . Bimbingan Konseling merupakan tanggung jawab Di SMP Negeri 9 ini untuk jumlah guru BK sangat berbanding terbalik dengan jumlah peserta didik sehingga menciptakan tantangan bimbingan dan konseling yang Dengan hanya tiga guru BK untuk sekitar 1180-an peserta didik, interaksi guru BK dengan setiap peserta didik terbilang sangat Pernyataan tersebut dapat dibuktikan pada kutipan wawancara Inf. 1/W-1/12-2023 Ausecara rasio guru BK di SMP NEGERI 9 ini hanya 3 sedangkan jumlah peserta didik secara keseluruhan adalah 1180-anAy. Dalam kondisi seperti ini, wali kelas menjadi sosok yang lebih dekat dengan peserta didik, karena lebih mengenali karakteristik, cara belajar, serta permasalahan yang Vol. No. Desember 2024 Kompetensi Universitas Balikpapan mereka alami (Putri & Arifin, 2. Wali kelas dapat berperan sebagai penghubung antara peserta didik dan guru BK, sehingga jika ada permasalahan, wali kelas dapat berkomunikasi dengan guru BK untuk mendapatkan bantuan dan dukungan yang diperlukan. Meskipun kondisi rasio yang tidak proporsional tersebut dapat kolaborasi dan kerjasama antara guru BK dan wali kelas menjadi kunci untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap peserta didik. Dengan komunikasi yang efektif antar stakeholder mengatasi keterbatasan sumber daya dan memastikan bahwa setiap perhatian dan bimbingan yang mereka butuhkan. Pengambilan termasuk hal yang esensial dalam Bimbingan dan Konseling. Terdapat permasalahan yang sering dialami setiap peserta didik salah satunya di SMP Negeri pendidikan seperti memilih antara SMA atau SMK, permasalahan yang kompleks memunculkan perbedaan pendapat antara peserta didik dan orang tua. Maka dari itu, tugas guru BK dalam menangani situasi seperti ini melibatkan serta memberikan pemahaman kepada kedua belah Guru BK dapat berperan sebagai mediator yang membantu peserta didik dan orang tua untuk memahami perspektif satu sama Melalui komunikasi yang efektif, guru BK dapat membantu mengatasi konflik batin yang muncul pada peserta didik, yang mungkin merasa terjebak antara Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 memenuhi harapan orang tua dan mengejar impian pribadinya. Guru menggunakan alat seperti angket minat, dan potensi peserta didik. Informasi ini dapat dijadikan sebagai dasar diskusi untuk membantu orang tua memahami lebih baik potensi anak mereka dan mengakomodasi keinginan serta faktor-faktor Pernyataan tersebut sesuai dengan kutipan wawancara dengan Inf. 1/W-1/12-2023 AuPertama berikan angket untuk meyakinkan dia dimana dia bisa, dia bisanya di SMA atau SMK terus kita juga memberikan pemahaman ke anak itu. Ay Dengan pendekatan yang bijaksana dan komprehensif, guru BK dapat membantu peserta didik dan orang tua dalam membuat keputusan yang tepat mengenai kelanjutan pendidikan, menciptakan perkembangan pribadi peserta didik dengan sebuah keputusan yang keluarga dan impian pribadi mereka. Bimbingan Konseling berlangsung dalam berbagai macam pengaturan kehidupan. Guru BK di SMP Negeri 9 memberikan pemahaman kepada peserta didik bahwa lingkungan kerja yang sehat dan produktif dapat terbentuk melalui kinerja yang baik dalam setiap tugas dan tanggung jawab, seperti pada kegiatan P5. Peserta didik diberikan kesempatan dimana setiap anggota kelompok memiliki tugas dan tanggung jawab tertentu (Azwar, 2023 dan Cahyono T, 2. Hal tersebut sejalan Vol. No. Desember 2024 Kompetensi Universitas Balikpapan dengan pernyataan melalui kutipan wawancara dengan narasumber. Inf. 1/W-1/12-2023 Ausaya selalu mengingatkan untuk tidak egois dalam bekerja sama dan harus bisa menampung semua saran-saran teman-temannya melaksanakan pekerjaan tersebut agar bisa berjalan dengan baik. Ay. Melalui kegiatan seperti ini, menyelesaikan tugas mereka dengan Mereka dihadapkan pada situasi dimana mereka perlu bekerja teman-teman Guru menyoroti pentingnya pemahaman dan kerja sama di antara anggota kelompok, termasuk pemahaman terhadap kemungkinan adanya perbedaan dalam gaya bekerja dan kemampuan setiap individu. Dengan demikian, peserta kerjasama, toleransi, dan empati. Lingkungan yang sehat dan produktif dapat terbentuk ketika memahami dan menghargai peran serta kontribusi masing-masing, menciptakan atmosfer positif di tempat kerja. Melalui pengalaman ini, peserta didik juga dapat interpersonal yang penting untuk keberhasilan dalam kehidupan yang . Bimbingan Konseling berkaitan dengan Pendidikan karena tidak terlepas dari upaya Pendidikan Nasional. Bimbingan dan Konseling merupakan komponen krusial dalam Pendidikan Nasional (Permendikbud, 2. Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 Guru BK di SMP Negeri 9 memainkan peran sentralnya dalam membimbing peserta didik dalam aspek pribadi, sosial, dan akademik. Mereka tidak hanya memberikan solusi untuk masalah pribadi peserta didik tetapi juga membantu merencanakan jalur pendidikan dan pengembangan karier. Dengan demikian. Bimbingan Konseling (BK) pendukung saja tetapi sebagai pendidikan yang holistik. Hal tersebut didukung oleh pernyataan dari narasumber. Inf. 1/W-1/122023 AuYa, jadi guru BK itu sangat berperan penting sekali di sekolahAy. Bimbingan Konseling dilakukan dalam bingkai budaya Indonesia. Bimbingan Konseling (BK) dalam bingkai budaya Indonesia mengintegrasikan nilai-nilai lokal dan tradisi ke dalam layanan Guru BK tidak hanya berperan sebagai konselor, tetapi juga sebagai mediator budaya yang memahami dan mengakomodasi latar belakang budaya peserta didik. Bentuk peran yang dilakukan guru BK di SMP Negeri 9 terkait dengan permasalahan budaya ialah dengan membantu merangkul peserta didik melalui kegiatan yang menggali dan mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia. Dengan guru BK sebagai pendukung dalam memperkenalkan Indonesia, diharapkan pula dapat meningkatkan kreativitas, minat dan bakat serta potensi lainnya peserta didik terhadap budaya Indonesia (Azwar, 2. Melalui kegiatan seperti tarian, musik, dan pameran makanan tradisional, guru BK memberikan platform bagi Vol. No. Desember 2024 Kompetensi Universitas Balikpapan mengekspresikan dan memahami warisan budaya mereka. Pentas seni, bazar, dan kegiatan serupa menjadi sarana untuk memperkuat identitas kebersamaan, dan menghargai Dengan demikian, guru BK tidak hanya menjadi konselor tetapi mengembangkan pemahaman dan apresiasi terhadap budaya Indonesia di kalangan peserta didik. Hal tersebut sejalan dengan pernyataan narasumber Inf. 1/W-1/12-2023 AuDi memperkenalkan budaya-budaya kita lewat sebuah proyek pembuatan makanan tradisional dan bahkan pertunjukanpertunjukan dengan menampilkan tarian daerahAy. Bimbingan Konseling bersifat fleksibel atau luwes, situasi dan kondisi serta daya dukung sarana dan prasarana yang tersedia. Bimbingan Konseling (BK) yang bersifat fleksibel, adaptif, dan berkelanjutan menjadi pendekatan yang responsif terhadap situasi dan kondisi serta daya dukung sarana dan prasarana yang tersedia. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 Pasal 2 (Permendikbud, 2. AyMemberikan pemeliharaan pada kondisi pribadi dan situasi yang kondusif untuk konseliAy. Berdasarkan pernyataan tersebut. Guru BK SMP Negeri 9 dapat bimbingan dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan karakteristik Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 Fleksibilitas penyesuaian metode dan strategi bimbingan sesuai dengan perubahan dinamika dan kebutuhan peserta Uraian tersebut dinyatakan oleh narasumber pada kutipan Inf. 1/W-1/12-2023 AuWalaupun sekarang memang lagi gencarnya dunia luar yang memang hampir membuat peserta didik teracuni secara keseluruhan, tetapi kita tidak luput dari peran kita sebagai guru BK dan tak lupa juga dengan guru-guru lainnya dengan sebagai bentuk pelestarian budayaAy. Dari pernyataan tersebut dapat diketahui bahwa BK mengikuti perkembangan jaman, teknologi serta era globalisasi. Guru BK memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai peluang untuk membuat peserta didik mengembangkan minat dan bakatnya melalui pentas seni yang diselenggarakan. Adaptabilitas tercermin dalam pemilihan metode konseling yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik peserta didik. Sementara itu, aspek berkelanjutan diwujudkan melalui programprogram yang dapat disesuaikan dan perubahan kebutuhan peserta didik pada kurikulum merdeka ini. Dengan pendekatan ini. Bimbingan Konseling tidak hanya relevan tetapi juga efektif dalam mendukung lingkungan sekolah. Bimbingan Konseling dilakukan oleh tenaga profesional dan kompeten. Untuk konselor diperlukan kualifikasi pengalaman Pendidikan yang sesuai dengan profesi bidang tersebut Vol. No. Desember 2024 Kompetensi Universitas Balikpapan (Fatimah et al. , 2. Hal tersebut didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbu. Nomor 111 Tahun 2014 Pasal 1 Ayat 4 yang menyatakan bahwa. AuKonselor adalah pendidik profesional yang berkualifikasi Sarjana Pendidikan (S-. dalam bidang Bimbingan dan Konseling pendidikan profesi guru Bimbingan Konseling/KonselorAy (Permendikbud, 2. Bimbingan Konseling di SMP Negeri 9 ini yang dilakukan oleh tenaga profesional dan kompeten dengan berbagai proses yang terencana, terstruktur, serta berbasis pada prinsip-prinsip etika. Guru BK yang memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang tersebut dan terus mengembangkan peranannya dengan pendekatan yang mendalam dan personal terhadap peserta didik. Seperti Guru BK SMP Negeri 9 memang merupakan lulusan Sarjana (S. Bimbingan Konseling. Hal tersebut didukung oleh kutipan pernyataan dari narasumber Inf. 1/W-1/12-2023 AuYa memang harus lulusan S1 Bimbingan Konseling jika ingin menjadi guru BK, karena secara teori saja pun sudah berbeda BK disini diibaratkan menjadi Psikolog anak disekolahAy. Dengan empati, pandangan profesional, dan keterampilan terapeutik, guru BK membantu peserta didik mengatasi keterampilan sosial, dan meraih potensi penuh mereka. Kerja sama lintas sektor, termasuk melibatkan orang tua dan staf sekolah, menjadi mendukung perkembangan holistik peserta didik. Dengan demikian. Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 layanan Bimbingan dan Konseling yang diselenggarakan oleh tenaga profesional dan kompeten berperan besar dalam membantu peserta didik kesejahteraan mereka. Program Bimbingan Konseling disusun atas dasar hasil analisis yang dibutuhkan para peserta didik atau konseling yang ditinjau dari berbagai aspek Program Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 9 ini disusun dengan cermat berdasarkan hasil analisis menyeluruh terhadap kebutuhan peserta didik. Guru BK disini sebagai perancang program kondisi akademik, sosial-emosional, dan perkembangan pribadi peserta Dengan informasi ini, program dirancang untuk mencakup berbagai aspek pembinaan karakter, pengembangan keterampilan sosial, pencegahan perilaku negatif, dan panduan karier. Hal tersebut sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbu. Nomor 111 Tahun 2014 Pasal 2 yang menyatakan bimbingan dan konseling bagi konseli pada satuan Pendidikan (Permendikbud, 2. Hal tersebut juga didukung dengan pernyataan Inf. 1/W-1/12-2023 AuPeran guru BK disini kan sangat sangat penting terutama, apalagi untuk kelas 9 khususnya, ya. Kalau mereka mau melanjutkan ke jenjang yang selanjutnya. SMA atau SMK. Nah di BK itu kita juga ada yang namanya angket Bakat dan MinatAy. Program ini tidak hanya bersifat komprehensif tetapi juga bersifat terpadu, mencakup metode konseling yang sesuai dan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung Vol. No. Desember 2024 Kompetensi Universitas Balikpapan perkembangan holistik peserta Melalui pemantauan dan evaluasi berkelanjutan, guru BK Bimbingan dan Konseling tetap responsif terhadap perkembangan peserta didik seiring berjalannya Dengan pendekatan ini, program Bimbingan dan Konseling berperan krusial dalam memberikan dukungan yang optimal bagi perkembangan peserta didik di berbagai aspek kehidupan mereka. Program Bimbingan Konseling mengetahui keberhasilan layanan dan pengembangan program Program Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 9 kurikulum merdeka ini. Evaluasi ini melibatkan analisis data kuantitatif dan kualitatif yang terkumpul selama implementasi, termasuk hasil tes, umpan balik peserta didik dan orang tua, serta partisipasi dalam kegiatan program. Guru BK juga melakukan wawancara atau pemahaman mendalam mengenai pengalaman atau permasalahan yang dialami oleh peserta didik (Rokhyani, 2. Kolaborasi dengan staf sekolah dan orang tua memberikan sudut pandang yang Melalui pernyataan yang diungkapkan oleh narasumber pada kutipan wawancara Inf. 1/W-1/122023 AuKalau dibilang memenuhi secara 100% tidak juga, karena secara rasio guru BK di SMP Negeri 9 ini hanya 3 sedangkan jumlah peserta didik secara keseluruhan 1180-an. Nah Prita Indriawati1. Mia Maulidia Hasanah2. Anugrah Febriyani3. Siti Zahra Winata4. Aprilia Chandra Arum5 dibandingkan antara peserta didik dan guru BK sangat jauh berbeda. Sedangkan untuk satu guru BK saja bisanya hanya menangani 150-250 peserta didik saja. Maka dari itu, untuk peran dari seorang guru BK sendiri sedikit kewalahan tetapi tetap bagaimana pun kita harus tetap memberikan yang terbaik kepada peserta didik di kurikulum merdeka iniAy. Melalui pernyataan tersebut, guru BK SMP Negeri 9 Balikpapan kurang setuju jika implementasi bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka dikatakan sudah sesuai dengan program yang baru. Oleh karena itu, hal tersebut dapat menjadi pembanding dan evaluasi keberhasilan layanan yang diberikan oleh bimbingan konseling terhadap peserta didik di SMP Negeri 9 Balikpapan. Hasil dari evaluasi tersebut membentuk dasar laporan evaluasi, yang mencakup temuan utama, rekomendasi, dan kesimpulan. Siklus evaluasi ini bertujuan untuk Bimbingan dan Konseling selalu dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik dan sesuai dengan 12 prinsip Bimbingan dan Konseling yang tertera pada Permendikbud No. 111 Tahun 2014 (Mufrihah, 2. , sehingga dapat terus meningkatkan efektivitas dan Dengan evaluasi menjadi alat penting untuk kurikulum merdeka ini. KESIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memiliki implikasi signifikan terhadap layanan bimbingan dan konseling yang ada di SMP Negeri 9 ini. Guru Vol. No. Desember 2024 Kompetensi Universitas Balikpapan bimbingan konseling (BK) telah implikasi tersebut menjadi pendukung peserta didik dalam mengembangkan potensi secara holistik sesuai dengan semangat kebebasan belajar yang dianut oleh kurikulum tersebut. Proses ini melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi layanan Kurikulum Merdeka Guru bimbingan konseling (BK) juga berperan dalam mengintegrasikan nilai-nilai kurikulum ke dalam kegiatan-kegiatan bimbingan dan konseling, menciptakan keselarasan dengan semangat dan prinsip-prinsip yang diusung oleh kebijakan kurikulum merdeka. Dengan demikian, guru bimbingan konseling (BK) di SMP Negeri 9 tidak hanya menjadi fasilitator dalam proses bimbingan, tetapi juga mendukung kesuksesan peserta didik dalam meraih kebebasan belajar dan pengembangan potensi mereka. DAFTAR PUSTAKA Ahyar. Maret. Andriani. Sukmana. Mada. Hardani. Pd. Nur Hikmatul Auliya. Helmina Andriani. Fardani. Ustiawaty. Utami. Sukmana. , & Istiqomah. Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (Abadi Husnu . Pertama. Issue Marc. Pustaka