Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember 2025 https://doi. org/10. 52060/mp. E-ISSN 2621-0703 P-ISSN 2528-6250 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LITERASI TOLERANSI BERAGAMA BERBASIS ANDROID Supriyaddin1. Idhar2. Arif Rahman3. Andi Prayudi4. Juliadin5 1,4,5Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Yapis Dompu 2Program Studi Pendidikan Jasmani. Kesehatan, dan Rekreasi STKIP Yapis Dompu 3Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Yapis Dompu e-mail: *supriyaddin2000@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran literasi toleransi beragama berbasis Android bagi peserta didik SMP. observasi awal peneliti di SMP Negeri 1 Dompu, ditemukan bahwa peserta didik memiliki keragaman latar belakang, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun agama. Meskipun mayoritas peserta didik beragama Islam, terdapat juga peserta didik beragama non-muslim. Oleh karena itu, pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Dompu dituntut untuk secara konsisten menanamkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4-D (Define. Design. Develop. Disseminat. Subjek penelitian adalah 30 peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Dompu. Hasil validasi oleh ahli materi dan ahli media menunjukkan kategori sangat valid, sehingga media dinyatakan layak digunakan. Uji kepraktisan yang melibatkan pendidik dan peserta didik memperoleh kategori sangat praktis, menandakan media mudah digunakan serta bermanfaat dalam Hasil uji efektivitas melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 17 poin, sehingga media terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terkait literasi toleransi Respon pendidik dan peserta didik juga sangat positif, di mana pendidik merasa terbantu dalam penyampaian materi dan peserta didik lebih termotivasi serta aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Android ini dapat dijadikan solusi inovatif dalam menanamkan nilai toleransi beragama di Kata kunci: Media Pembelajaran. Literasi. Toleransi Beragama. Android. ABSTRACT This study aims to develop an Android-based learning media for religious tolerance literacy among junior high school students. The researcherAos initial observation at SMP Negeri 1 Dompu revealed that students come from diverse backgrounds, including economic, social, and religious differences. Although the majority of students are Muslim, there are also non-Muslim students. Therefore. Islamic religious education at SMP Negeri 1 Dompu is required to consistently instill values of interreligious tolerance. The method used is Research and Development (R&D) with the 4-D model (Define. Design. Develop. Disseminat. The research subjects were 30 seventh-grade students of SMP Negeri 1 Dompu. Validation results from material experts and media experts indicated a Auvery validAy category, meaning the media is feasible for use. The practicality test involving teachers and students obtained a Auvery practicalAy category, showing that the media is easy to use and beneficial for learning. Effectiveness testing through pre-test and post-test showed an average improvement of 17 points, proving that the media is effective in improving studentsAo understanding of religious tolerance literacy. Teacher and student responses were also very positive, with teachers feeling assisted in delivering material and students becoming more motivated and active in Thus, this Android-based learning media can serve as an innovative solution in instilling the values of religious tolerance in schools. Keywords : Learning Media. Literacy. Religious Tolerance. Android. PENDAHULUAN Indonesia adalah negara dengan keragaman agama, suku, budaya, dan bahasa yang kaya. Keberagaman ini, di satu sisi merupakan anugerah dan potensi yang luar Namun, di sisi lain, keberagaman juga dapat menjadi sumber konflik dan perpecahan jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu kunci untuk mengelola keberagaman adalah dengan menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini, terutama melalui pendidikan. Pendidikan mempunyai kontribusi yang penting untuk membentuk karakter anak muda yang toleran Namun, kenyataannya, pendidikan di Indonesia masih memberikan nilai-nilai toleransi (Pertiwi et al. Pendidikan bertoleransi beragama sangatlah dibutuhkan dalam memberikan bagaimana berinteraksi dengan pemeluk agama lain. Fungsi pendidik dan pemangku kebijakan dalam proses pendidikan toleransi beragama ini yaitu mendidik dan membina kepribadian peserta didik sehingga menjadi manusia yang memiliki kecerdasan (Yunus. Permasalahan yang muncul adalah ketika peserta didik hidup dalam lingkungan masyarakat, di mana sebagian kelompok https://ejournal. id/index. php/mp This is an open access article under the cc-by license | 508 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desemeber . E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 beragama menafsirkan teks-teks keagamaan secara sempit. Penafsiran tersebut kerap marginalisasi, bahkan permusuhan. Ayat-ayat tersebut kemudian dijadikan dasar untuk melakukan tindakan yang tidak adil, melukai perasaan, menimbulkan kekerasan fisik, perilaku brutal, aksi bernuansa militeristik, pengingkaran terhadap eksistensi orang lain, hingga upaya pembunuhan karakter. (Latipah et al. , 2. Berdasarkan observasi awal peneliti di SMP Negeri 1 Dompu, ditemukan bahwa peserta didik memiliki keragaman latar belakang, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun agama. Meskipun mayoritas peserta didik beragama Islam, terdapat juga peserta didik beragama non-muslim. Dengan demikian, pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Dompu menanamkan nilai-nilai toleransi antarumat Upaya ini sangat penting guna membangun suasana belajar yang harmonis dan kondusif, sehingga dapat menunjang Meskipun penelitian tentang pengembangan media pembelajaran berbasis Android telah dilakukan diantaranya oleh Ali et al. , 2024. Fernanda et al. , 2024. Ghani et al. , 2024. Hidayah et al. , 2024. Huda et al. , 2024. Prasetyo et al. , 2024. Purnomo et al. , 2020. Wulandari et al. , 2024 dan toleransi beragama oleh Aluf et al. , 2024. Dewi et al. , 2024. Hamid et al. , 2024. Ipansyah et al. , 2024. Janah et al. Palepa et al. , 2024. Sukandarman Sukandarman et al. , 2024s telah melimpah, mengembangkan media pembelajaran literasi Android. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan teknologi Android dengan materi literasi toleransi beragama, sehingga menghasilkan media pembelajaran yang mudah diakses oleh peserta didik. khusus menargetkan peningkatan literasi toleransi beragama, yang merupakan isu penting dalam masyarakat yang beragama. Media pembelajaran ini dikembangkan untuk membantu peserta didik memahami konsep toleransi beragama dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Guna menciptakan lingkungan sekolah yang damai dan mencapai tujuan asta cita point 4 tentang peningkatan SDM, sains, teknologi dan pendidikan serta point 8 tentang toleransi umat beragam, penting untuk menanamkan pemahaman toleransi antar umat beragama pada peserta didik sejak awal. Pengembangan multimedia pembelajaran literasi toleransi beragama berbasis Android dapat menjadi solusi yang tepat. Mengingat hampir semua Gambar 1. Diagram Alir 4-D. peserta didik memiliki smartphone, media ini memungkinkan mereka belajar toleransi beragama tidak hanya di sekolah, tetapi juga secara mandiri di rumah. Multimedia pembelajaran adalah kombinasi dari berbagai elemen media . eperti teks, gambar, audio, video, dan animas. yang dirancang untuk menyampaikan informasi atau instruksi dalam proses pembelajaran. Tujuan utamanya adalah untuk membuat pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan efektif (Wijaya et al. , 2. Literasi, yang awalnya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, kini berkembang menjadi kemampuan memahami, kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, dan belajar sepanjang hayat (Supriyaddin et al. Berdasarkan permasalahan diatas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran literasi toleransi beragama berbasis android yang valid, efektif, dan METODE Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Reasearch Developmen. menggunakan model 4D (Define. Design. Develop, dan Disseminat. dengan mengembangkan media pembelajaran berbasis android, modul ajar. Buku Ajar, intrument validasi ahli, angket respon peserta didik terhadap proses belajar mengajar menggunakan media pembelajaran berbasis android, dan soal post-test (FathirmaAoruf et al. Penelitian ini akan dilaksanakan pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Dompu, dengan total 30 peserta didik, pada tahun pelajaran 2025/2026. Prosedur penelitian ini mengacu pada model 4-D (FathirmaAoruf et al. Berikut diagram alir dari 4-D : https://ejournal. id/index. php/mp | 509 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desemeber . HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Tahap Define (Pendefinisia. Melalui kegiatan observasi di kelas, wawancara dengan pendidik, serta penyebaran angket kepada peserta didik. Hasil analisis tersebut memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi pembelajaran literasi toleransi beragama di sekolah. Pertama, ditemukan bahwa materi toleransi beragama selama ini belum pernah disajikan dalam bentuk media digital interaktif, sehingga pembelajaran cenderung masih bersifat konvensional dan kurang menarik perhatian peserta didik. Kedua, berdasarkan hasil angket, mayoritas peserta didik menunjukkan minat yang lebih tinggi dalam menggunakan perangkat smartphone untuk kegiatan belajar dibandingkan dengan penggunaan media cetak seperti buku atau modul. Hal ini dapat dipahami mengingat perkembangan teknologi yang pesat telah membentuk kebiasaan belajar peserta didik yang lebih dekat dengan perangkat digital. Ketiga, dari hasil wawancara pendidik diperoleh informasi bahwa pendidik membutuhkan media pembelajaran yang praktis, mudah diakses, dan mampu mendukung pembelajaran berbasis karakter, khususnya dalam menanamkan nilai toleransi. Dengan demikian, hasil analisis kebutuhan ini mengembangkan media pembelajaran literasi toleransi beragama berbasis Android, agar dapat menjawab permasalahan yang ada serta memenuhi kebutuhan peserta didik dan pendidik secara lebih efektif. Tahap Design (Perancanga. Media dikembangkan dirancang dalam bentuk aplikasi berbasis Android. Pada tahap perancangan, peneliti menggunakan Adobe Illustrator untuk membuat dan merancang berbagai aset visual yang diperlukan, seperti ikon, ilustrasi, tombol navigasi, serta elemen grafis pendukung lainnya. Aset tersebut disesuaikan dengan konteks pembelajaran literasi toleransi beragama agar tetap menarik, komunikatif, dan mudah dipahami peserta Selanjutnya, pengembangan aplikasi digunakan GDevelop 5, yaitu perangkat lunak open source yang mendukung pembuatan aplikasi interaktif tanpa tingkat lanjut. Aplikasi dikembankgan dengan user friendly, menggunakan menu navigasi yang sederhana sehingga dapat dioperasikan dengan mudah oleh peserta didik maupun Fitur-fitur utama yang dikembangkan E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 meliputi penyajian materi literasi toleransi beragama dalam bentuk teks, gambar, dan ilustrasi, serta video pendek yang menampilkan praktik toleransi di lingkungan sekolah maupun Selain itu, aplikasi dilengkapi dengan desain warna yang menarik, ikon yang konsisten, dan tipografi yang jelas untuk memastikan keterbacaan. Berikut merupakan hasil pengembangan beragama berbasis Android yang telah dirancang menggunakan kombinasi perangkat desain grafis dan perangkat pengembangan aplikasi seperti yang terlihat pada gambar 2: Gambar 2. Tampilan Media Pembelajaran Tahap Develop (Pengembanga. Validasi Ahli Materi Uji validasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa konten, tampilan, serta fungsi media sesuai dengan standar pembelajaran dan dapat digunakan secara efektif dalam proses belajar mengajar. Pada tahap ini, validasi difokuskan kepada ahli materi, yang bertugas menilai kesesuaian isi dengan kompetensi yang ingin dicapai, keakuratan informasi, serta relevansinya dengan tujuan pembelajaran literasi toleransi Proses validasi melibatkan 2 . orang ahli materi yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan agama dan literasi toleransi. Setiap validator diberikan instrumen penilaian berupa lembar validasi yang mencakup beberapa https://ejournal. id/index. php/mp | 510 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desemeber . aspek penting, antara lain: kesesuaian materi dengan kurikulum, kejelasan penyajian konsep, keterbacaan bahasa, ketepatan ilustrasi, serta kebermaknaan materi bagi peserta didik. Skor yang diberikan kemudian diolah untuk Hasil validasi yang diperoleh dari kedua validator ahli materi dapat dilihat pada Tabel 1 berikut: Tabel 1. Hasil validasi ahli Materi Validator Ahli Materi 1 Ahli Materi 2 Aspek yang Dinilai Kesesuaian konten, kejelasan konsep Kesesuaian kurikulum, relevansi dengan nilai toleransi Rata-rata Skor Kategori Sangat Valid Sangat Valid Sangat Valid Validasi Ahli Media Untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran tidak hanya ditinjau dari sisi materi, tetapi juga dari segi tampilan, kegrafikan, dan aspek teknis penggunaannya. Oleh karena itu, dilakukan pula uji validasi oleh ahli media. Validasi ini bertujuan untuk menilai dikembangkan sudah memenuhi kriteria media interaktif yang baik, seperti kemudahan navigasi, konsistensi desain, kejelasan tampilan, dan daya tarik visual. Proses validasi ahli media melibatkan 2 . orang validator yang berkompeten di bidang teknologi pendidikan dan desain media Setiap menggunakan instrumen yang telah disusun, mencakup beberapa aspek: desain tampilan . , kualitas grafis, keterbacaan huruf, konsistensi ikon, kemudahan penggunaan, interaktivitas, serta daya tarik secara Hasil validasi dari kedua ahli media dapat dilihat pada Tabel 2 berikut. Tabel 2. Hasil validasi ahli media Validator Ahli Media 1 Ahli Media 2 Rata-rata Aspek yang Dinilai Tampilan, navigasi. Interaktivitas. Skor Kategori Sangat Valid Sangat Valid Sangat Valid Respon Pendidik Respon pendidik diperoleh dari 2 orang pendidik yang menjadi subjek uji coba media. Aspek yang dinilai meliputi kemudahan penggunaan media, kesesuaian dengan materi pembelajaran, daya tarik tampilan, serta pembelajaran literasi toleransi beragama. Hasil penilaian kedua pendidik dapat dilihat pada Tabel 3 berikut: E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Tabel 3. Hasil respon pendidik Pendidik Rata-rata Skor . Ae. Kategori Sangat Praktis Sangat Praktis Sangat Praktis Hasil tersebut menunjukkan bahwa menurut pendidik, media pembelajaran Android tergolong sangat praktis dan layak digunakan dalam pembelajaran. Pendidik menilai bahwa media ini mempermudah penyampaian materi, meningkatkan motivasi peserta didik, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat Respon Peserta didik Respon peserta didik diperoleh dari 30 orang peserta didik yang menggunakan media pembelajaran dalam uji coba terbatas. Aspek mengoperasikan media, kejelasan materi, tampilan desain, kebermanfaatan, serta minat belajar yang muncul setelah menggunakan Data hasil respon peserta didik disajikan pada Tabel 4 berikut: Tabel 4. Hasil Respon Peserta didik Peserta didik Skor . Ae. Kategori Sangat Praktis Sangat Praktis Sangat Praktis Sangat Praktis Sangat Praktis Sangat Praktis Sangat Praktis Sangat Praktis Sangat Praktis S10 Sangat Praktis S11 Sangat Praktis S12 Sangat Praktis S13 Praktis S14 Sangat Praktis S15 Sangat Praktis S16 Sangat Praktis S17 Sangat Praktis S18 Sangat Praktis S19 Sangat Praktis S20 Sangat Praktis S21 Sangat Praktis S22 Sangat Praktis S23 Sangat Praktis S24 Sangat Praktis S25 Sangat Praktis S26 Sangat Praktis S27 Sangat Praktis S28 Sangat Praktis S29 Sangat Praktis S30 Sangat Praktis Rata-rata Sangat Praktis https://ejournal. id/index. php/mp | 511 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desemeber . Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa sebagian besar peserta didik memberikan respons positif dengan kategori sangat praktis. Hal tersebut mencerminkan dikembangkan tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga menarik serta efektif dalam membantu peserta didik memahami materi toleransi beragama secara lebih mendalam. Hasil Pre-test dan Post-test Untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran literasi toleransi beragama berbasis Android, dilakukan uji coba dengan memberikan tes awal . re-tes. dan tes akhir . ost-tes. kepada 30 peserta didik. Pre-test diberikan sebelum penggunaan media, sedangkan post-test diberikan setelah peserta didik belajar menggunakan media yang Hasil perolehan nilai peserta didik dapat dilihat pada Tabel 5 berikut: Tabel 5. Hasil Pre-test dan Post-Test Peserta didik Pre-test Post-test Peningkatan S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24 S25 S26 S27 S28 S29 S30 Rata-rata Berdasarkan data pada Tabel 5, nilai rata-rata pre-test peserta didik adalah 67 dengan kategori cukup, sedangkan nilai ratarata post-test adalah 84 dengan kategori baik. Dengan demikian, terdapat peningkatan rata- E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 rata sebesar 17 poin setelah penggunaan media pembelajaran. Peningkatan ini menunjukkan bahwa beragama berbasis Android efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Selain itu, semua peserta didik mengalami peningkatan nilai, yang berarti media tidak hanya bermanfaat bagi sebagian peserta didik, tetapi memberikan dampak positif secara menyeluruh. Hasil ini sejalan dengan pendapat para ahli bahwa media pembelajaran berbasis digital interaktif dapat meningkatkan motivasi dan menggabungkan unsur visual, teks, dan penyampaian materi abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Tahap Disseminate (Penyebara. Produk yang telah dikembangkan kemudian diuji coba secara lebih luas di sekolah mitra penelitian dengan melibatkan pendidik dan peserta didik sebagai pengguna Aplikasi ini disosialisasikan terlebih dahulu agar pendidik dan peserta didik memahami cara pengoperasian serta fitur-fitur yang tersedia. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media pembelajaran mudah diakses melalui perangkat smartphone berbasis Android sehingga pengguna tidak mengalami kesulitan dalam menggunakannya. Pendidik menyatakan bahwa aplikasi ini sangat membantu dalam menyampaikan materi literasi toleransi beragama karena konten yang tersedia disajikan secara menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Sementara itu, peserta didik memberikan respon positif dengan menunjukkan motivasi belajar yang lebih tinggi serta keaktifan dalam berdiskusi mengenai nilai-nilai toleransi. Hal ini dikembangkan tidak hanya praktis digunakan, tetapi juga mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Pembahasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa Android dikembangkan dan dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Pada tahap define, teridentifikasi kebutuhan nyata baik dari sisi peserta didik maupun pendidik terhadap adanya media pembelajaran berbasis Hal ini wajar karena perkembangan era digital menjadikan peserta didik lebih akrab dengan penggunaan smartphone dalam kegiatan sehari-hari, sehingga media berbasis https://ejournal. id/index. php/mp | 512 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desemeber . Android dipandang lebih sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan mereka. Dari dikembangkan menampilkan tampilan interaktif dengan kombinasi teks, gambar, dan video yang berhubungan dengan nilai-nilai toleransi. Penyajian yang menarik dan kontekstual tersebut mampu meningkatkan perhatian peserta didik serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna karena materi disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan nyata. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa konten materi sudah sesuai dengan prinsip literasi toleransi beragama, sementara dari sisi tampilan media dinilai telah memenuhi aspek keterbacaan, kegrafikan, dan interaktivitas. Temuan ini membuktikan bahwa media yang dikembangkan telah memenuhi standar pedagogis sekaligus standar teknis untuk digunakan sebagai media pembelajaran yang Dari hasil uji coba, media terbukti efektif meningkatkan pemahaman peserta didik. Hal ini terlihat dari perbandingan nilai pre-test dan post-test peningkatan signifikan. Selain peningkatan kognitif, peserta didik juga memberikan respon positif terhadap penggunaan media, yang ditunjukkan dengan motivasi belajar yang lebih tinggi serta keterlibatan aktif dalam kegiatan diskusi mengenai toleransi. Lebih jauh, penggunaan media ini memiliki implikasi pembelajaran yang penting. Aplikasi tidak hanya berfungsi untuk menambah pengetahuan tentang toleransi, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk sikap positif peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, media ini mendukung pembelajaran yang menekankan aspek kognitif sekaligus afektif, sesuai dengan tujuan literasi toleransi beragama. Hasil penelitian ini sejalan dengan temuan (Ali et al. , 2. , (Fernanda et al. dan (Wulandari et al. , 2. yang menyatakan bahwa media pembelajaran berbasis Android mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik. Hal tersebut juga diperkuat oleh (Ghani et al. , 2. dan (Prasetyo et al. , 2. yang menemukan bahwa penggunaan aplikasi mobile dalam pembelajaran membuat peserta didik lebih aktif dan mandiri. Di sisi lain, hasil penelitian ini juga mendukung (Dewi et al. , 2. dan (Hamid et , 2. bahwa penanaman nilai toleransi beragama melalui pendidikan sangat penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang Terdapat perbedaan pada penelitian terdahulu terletak pada fokus dan luaran. Jika E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 penelitian sebelumnya hanya menyoroti aspek teknologi pembelajaran atau aspek toleransi secara terpisah, maka penelitian ini berhasil menggabungkan keduanya dalam satu produk berupa aplikasi Android untuk literasi toleransi Integrasi ini terbukti efektif, praktis, dan valid berdasarkan hasil uji coba, sehingga penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan media pembelajaran berbasis karakter di era digital. Meskipun demikian, penelitian ini masih Media dikembangkan hanya berbasis pada platform Android, sehingga belum dapat diakses oleh pengguna iOS. Selain itu, uji coba penyebaran produk masih terbatas pada satu sekolah mitra penelitian, sehingga dibutuhkan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk mengetahui efektivitas jangka panjang serta potensi pengembangan ke depan. KESIMPULAN Penelitian ini berhasil mengembangkan Android pengembangan (R&D) 4D. Hasil validasi oleh ahli materi dan ahli media menunjukkan kategori sangat valid, yang berarti media layak digunakan dari segi konten maupun tampilan. Uji kepraktisan yang melibatkan pendidik dan peserta didik memperoleh hasil sangat praktis, menunjukkan bahwa media mudah digunakan serta bermanfaat dalam mendukung proses Selain itu, uji keefektifan melalui perbandingan nilai pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 17 poin, sehingga media ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap literasi toleransi Respon pendidik dan peserta didik secara keseluruhan sangat positif, di mana pendidik merasa terbantu dalam penyampaian materi dan peserta didik lebih termotivasi serta aktif dalam pembelajaran. Hal ini menegaskan bahwa media berbasis Android tidak hanya mampu meningkatkan hasil belajar, tetapi juga kehidupan sehari-hari peserta didik. Meskipun demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena pengembangan media hanya dapat diakses melalui platform Android dan uji coba penyebaran masih terbatas pada satu sekolah. Oleh karena itu, mengembangkan media pada platform lain serta memperluas jangkauan implementasi. https://ejournal. id/index. php/mp | 513 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desemeber . DAFTAR PUSTAKA