PEMAKAIAN TINDAKTUTUR NAJWA SHIHABDALAM TOPIK HINGAR BINGAR NEGERI PADA ACARA MATA NAJWA DI METROTV Sonny Affandi. Yetty Morelent. Syofiani. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta Padang E-mail: Sonnyaffandi32@yahoo. Abstract The Purpose of this research to describe the shape, type and the purpose of the Najwa Shihab speech act in topic programmed by Hingar Bingar Negeri at Mata Najwa on Metro TV. The theory was used in this research werestated by I Dewa Putu Wijana and Muhammad Rohmadi about pragmatic assessment that speech act and several other supported theory thatrelated with speech acts. The type of this research was qualitative that produce data such forms of speech acts, causes and purposes Najwa Shihab speech act in Hingar Bingar Negeri Topics at the programmed Mata Najwa on Metro TV. The method used in this research was descriptive method by way of concluding, identify, classify, analyze, interpreting data, report data analysis and concluded the data. The result of the data showed that the shape of illocutionary speech act category more domination than the form oflocution speech act and perlokusi, because the object of this researchwas an object that based on discussion or question and answering forum as a interaction media between speaker and hearer in achieving the goals. Based on the results of this research can be concluded such as, . Social distance speaker and hearer, . speech act topic, and . the narrative situation influence the sustainability of Najwa Shihab speech act in topic Hingar Bingar Negeri at the programmed Mata Najwa on Metro TV. Key Word : Pragmatic. Speech act,Najwa Shihab. Pendahuluan Bahasa tidak dapat dipisahkan Keterampilan berbahasa baik secara dari kehidupan manusia karena bahasa lisan maupun tulisan adalah salah satu aspek yang sangat menunjang kegiatan Dengan bahasa orang dapat Di samping itu, bahasa juga mengungkapkan maksud dan tujuan memegang peran penting dalam proses kepada orang lain. Menurut Chaer dan komunikasi untuk hidup bermasyarakat Agustina . di dalam kehidupan bermasyarakat, yang disebut peristiwa tutur dan tindak tutur dalam situasi tutur. komunikasi lain, selain bahasa. Namun. Peristiwa tutur ini pada dasarnya merupakan rangkaian dari sejumlah tindak tutur (Inggris : speech ac. yang sempurna, dibandingkan dengan alat teroganisasikan untuk mencapai suatu komunikasi lainnya. termasuk juga alat komunikasi para hewan. merupakan gejala sosial, maka tindak Bagi Kalau Individual. Psikologis berfungsi untuk menyampaikan pikiran dianggap terlalu sempit, seperti yang kemampuan berbahasa penutur dalam Fishman Kalau bersumber dari Chaer dan Agustina, dalam peristiwa tutur lebih dilihat pada . tujuan peristiwanya, tetapi dalam tindak persoalan Sosiolinguistik adalah Auwho tutur lebih dilihat pada makna atau arti speak what language to whom, when tindakan dalam suatu tuturanya. Chaer and to what endAy. Oleh karena itu, dan Agustina, . fungsi-fungsi bahasa itu, antara lain Menurut Searle yang bersumber dari Wijana dan Rohmadi, . pendengar, topik, kode, dan amanat tidaknya ada tiga jenis tindakan yang Senada dengan itu. Chaer dan dapat diwujudkan oleh seorang penutur. Agustina . mengatakan dalam yakni tindak lokusi . ocutionary ac. , tindak ilokusi . locutionary ac. , dan menyampaikan informasi yang dapat tindak perlokusi . erlocutionary ac. Peristiwa dijumpai dalam acara diskusi diruang Dengan demikian, kuliah, rapat dinas di kantor, sidang proses komunikasi ini terjadilah apa pengadilan, dan sebagainya. Salah satu bentuk tuturan yang sering ditemukan yaitu melalui media elektronik, seperti Shihab di acara AuMata NajwaAy di Metro Show TV dengan topik Hingar Bingar Negeri . mendeskripsikan jenis tindak tutur Acara Talk Najwa Shihab di acara AuMata NajwaAy di berlangsungnya sebuah interaksi antara Metro TV dengan topik Hingar Bingar penutur dan lawan tutur. Interaksi Negeri. menjelaskan konteks situasi tersebut bersumber dari diskusi yang tuturan, penyebab dan tujuan dari dilakukan tuan rumah acara dan bintang tuturan Najwa Shihab di acara AuMata tamu sebagai pembicara. Salah satu NajwaAy di Metro TV dengan topik Talk Show yang ada di media sosial Hingar Bingar Negeri. Indonesia yaitu, acara Talk Show Mata Najwa. Mata Najwa adalah program KERANGKA TEORETIS Talk Show di Metro TV yang dipandu Hakikat Bahasa oleh jurnalis senior. Najwa Shihab. Lebih Najwa Shihab banyak meraih berbagai Chaer Agustina . mengatakan bahasa penghargaan di tingkat nasional maupun adalah sebuah sistem, artinya bahasa itu tingkat Internasional di dunia junarlis. Sekarang Najwa memberi warna baru dibentuk oleh sejumlah komponen yang pada kariel-nya dengan menjadi seorang Talk bernama Talk Show AuMata NajwaAy Oleh sebab itu, penulis merasa tertarik untuk Senada menurut Bloomfield yang bersumber melakukan penelitian mengenai kajian dari Sumarsono dan Partana, . pragmatik yaitu, pemakaian bentuk tindak tutur Najwa Shihab dalam acara AuMata NajwaAy dengan topik Hingar struktural, bahwa bahasa adalah sistem Bingar Negeri. lambang bunyi yang bersifat sewenang- Secara khusus penelitian ini wenang . yang dipakai oleh bertujuan untuk mendeskripsikan . Pemakaian bentuk Tindak Tutur dan anggota-anggota Najwa saling berhubungan dan berinteraksi. Jadi dapat disimpulkan bahwa tutur berwatak komunikatif dan diatur oleh kaidah untuk penggunaan tutur. bahasa adalah suatu bidang ilmu yang Selanjutnya. Chaer dan Agustina memadukan antara makna kata dan . mengatakan bahwa yang makna bunyi yang bekerja sama untuk dimaksud dengan peristiwa tutur adalah terjadinya atau berlansungnya interaksi linguistik dalam satu bentuk ujaran atau lebih yang melibatkan dua pihak, yaitu menyampaikan gagasan baik secara penutur dan lawan tutur dalam satu pokok tuturan, di dalam waktu, tempat, lisan maupun tulisan yang terdapat dan situasi tertentu. Setiap peristiwa dalam fikiran. tutur, menurut Hymes yang bersumber dari Sumarsono dan Partana, . Hakikat Pragmatik Menurut Yule mengatakan terbatas kepada kegiatan . Pragmatik bentuk-bentuk dari suatu tindak tutur atau lebih. Aspek-aspek Situasi Tuturan pragmatik adalah cabang ilmu bahasa Wijana dan Rohmadi, . mengemukakan sejumlah aspek yang satuan kebahasaan itu digunakan di aspek itu sebagai berikut: Penutur dan Peristiwa Tutur Yule dalam rangka studi pragmatik. Aspek dalam komunikasi. Menurut terjadi dalam situasi tutur yang terdiri bagi pengguna tutur. Peristiwa tutur Sejalan dengan itu. Wijana dan . langsung diatur oleh kaidah atau norma linguistik dan pemakai bentuk-bentuk Rohmadi lawan tuturan, konteks tuturan, tujuan . tuturan, tuturan sebagai tindakan atau peristiwa tutur ialah suatu kegiatan aktivitas, dan tuturan sebagai produk dimana para peserta berinteraksi dengan tindakan verbal. bahasa dalam cara-cara konvensional untuk mencapai suatu hasil. Peristiwa tentang apa yang dialami oleh subjek Tindak Tutur Hymes yang bersumber dari penelitian misalnya perilaku, persepsi. Sumarsono dan Partana, . motivasi, tindakan, dan lain-lain. mengatakan tindak tutur merupakan Berdasarkan instrumen penelitian di perangkat terkecil dalam jenjang, yang atas, maka metode pengumpulan data sederhana dan sekaligus paling sulit Searle Wijana Rohmadi tindakkan yang dapat diwujudkan oleh seorang penutur, yakni tindak lokusi . , . dan tidak perlokusi . Lebih lanjut, (Yule, 2006:. Mengemukakan PEMBAHASAN umum mencantumkan lima jenis fungsi Deskripsi Data umum yang ditunjukkan oleh tindak . Mendownload berbentuk film pada acara AuMata NajwaAy dengan topik Hingar Bingar Negeri. Dalam topik/episode Hingar Bingar Negeri di ambil sebagai objek penelitian. Hasil tuturan Najwa Shihab yang ditemukan ditranskripkan ke dalam bentuk tulisan. Mengidentifikasi penyebab dengan menggunakan lembaran penjaringan data atau dalam bentuk tabel. HASIL PENELITIAN DAN langkah sebagai berikut: mengemukakan bahwa secara pragmatis setidak-tidaknya Berdasarkan data yang diperoleh . melalui pengelompokan data ditemukan representatif, . ekspresif, . direktif, dan . Adapun jenis tindak tutur yang ditemukan yaitu tindak tutur lokusi. METODOLOGI PENELITIAN ilokusi dan perlokusi, tindak tutur ini penelitian kualitatif yang menghasilkan dikutip dari dialog yang terjadi di acara data-data deskriptif. Menurut Moleong talk show Mata Najwa, dengan objek tuturan Najwa Shihab sebagai tuan Penelitian rumah Mata Najwa atau pewawancara suatu acara diskusi. bermaksud untuk memahami fenomena Hingar Bingar Negeri sebuah . epresentasi, ekspresif, deklarati. dan tindak tutur topik permasalahan politik yang sedang perlokusi yang terdapat pada setiap hangat diperbincangkan oleh negeri tuturan Najwa Shihab dalam topik Indonesia yaitu tentang perkembangan Hingar Bingar Negeripada acara Mata Najwa di Metro TV. politik yanga terjadi ditahun 2014 untuk Analisis Bentuk Tindak Tutur Najwa Shihab dalam Topik Hingar Bingar Negeri pada Acara Mata Najwa. pembicara sebagai berikut. Budiman Data 1. Subjatmiko, anggota DPR RI fraksi Gerindra. Pendidikan Tindak Tutur Lokusi Najwa: Selamat malam, saya Najwa Shihab tuan rumah AuMata NajwaAy. Indonesia 2014 tidak akan kembali tetapi nasib bangsa terikat dengan setahun telah terjadi. Memori bukan barang mati, apa yang kita konsekuensi, catatan akhir tahun Indonesia ketika harapan dan kesia-siaan tertulis pada satu cerita, tahun 2014 kita belajar menentukan asa, tidak lagi ditangan penguasa tetapi warga negara. Inilah Mata Najwa. Hingar Bingar Negeri. Kebudayaan Anies Baswedan. Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting Djayadi Hanan. Tama S Langkun Divisi Investitigasi ICW dan dimeriakan oleh Band Kotak Cak Lontong yang menjadi pembicara atau narasumber AuMata NajwaAy episode 7 Tuturan Najwa Shihab pada Januari tahun 2015 dengan topik Hingar . tersebut dituturkan kepada Bingar Negeri. seluruh pemirsa di studio dan pemirsa Analisis Data Mata Najwa. Jenis tuturan tersebut Pada bagian ini akan dianalisis termasuk ke dalam tindak tutur lokusi data yang berkesesuaian dengan tujuan penelitian, yaitu tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi dengan kategori Adapun maksud tuturan Najwa Shihab tersebut ialah untuk membuka acara Mata penampilan Kotak Band di acara Mata Najwa pernyataan-pernyataan Tindak Tutur Ilokusi Representatif Najwa: Tahun ini selain kotak, ada salah satu komedian juga paling terkenal, yang duduk saya, ada AuCak LontongAy Lishartono. Data 2. Tuturan Najwa Shihab pada Tindak Tutur Ilokusi Direktif . tersebut dituturkan kepada Najwa: Inilah Mata Najwa Hingar Bingar Negeri, hingar bingar untuk kotak . donk? Najwa Data 3. pengaruh atau tindakan untuk mitra Tuturan Najwa. pandangan-pandangan ditahun 2014. Pemirsa di studio dan di rumah untuk Shihab pada memberikan Informasi. Jenis tuturan . tersebut dituturkan kepada tersebut termasuk ke dalam jenis tuturan Pemirsa di Studio Mata Najwa. Jenis Ilokusi kategoti Representatif dalam tuturan tersebut termasuk ke dalam jenis bentuk verba memberitahukan, dapat tuturan Ilokusi kategori direktif dalam ditandai dengan kata tanya ada. Adapun bentuk Verbal mengajak, dengan di tujuan dari tuturan Najwa Shihab tandai oleh kalimat AuHingar Bingar tersebut ialah untuk memberitahukan DonkAy dan ditandai dengan tanda tanya bahwa tamu undangan AuMata NajwaAy bukan hanya Kotak Band saja, tetapi permirsa di Studio. Adapun tujuan dari ada Cak Lontong sebagai bintang tamu tuturan Najwa Shihab tersebut ialah AuMata NajwaAy. untuk mengajak pemirsa memberikan tahun 2014, yang paling melekat dimemori, apa itu Tantri? Tantri : Pemilu ya, pergantian kuasa. Data 4. Tindak Tutur Ilokusi Representatif Najwa Selamat malam Lishartono, selamat datang di Mata Najwa. Cak Lontong : Selamat malam Mbak Najwa. Tuturan Najwa Shihab pada . tersebut dituturkan kepada mitra tutur yaitu Tantri Kotak di dalam Tuturan Najwa Shihab pada Studio AuMata NajwaAy. Jenis tuturan ini . tersebut dituturkan kepada termasuk ke dalam tindak tutur ilokusi mitra tutur yaitu cak lontong di kategori direktif dalam bentuk verba panggung Mata Najwa. Jenis tuturan ini bertanya, dapat ditandai dengan kata termasuk ke dalam tindak tutur ilokusi tanya apa. Adapun tujuan dari tuturan kategori representatif dalam bentuk Najwa Shihab tersebut ialah untuk mengucapkan selamat, mendapatkan pandangan dari mitra tutur ditandai dengan kata selamat malam Tantri tentang peristiwa dan berbagai dan selamat datang. Adapun tujuan dari kejadian selama tahun 2014. tuturan Najwa Shihab tersebut ialah Data 6. Tindak Tutur Ilokusi Representatif memberikan sambutan kepada Cak Lontong Najwa : Kalau dulu golput itu keren, kalau tahun 2014 gak keren yaa, yang keren itu yang ikut Tantri : Gak keren! sebagai bintang tamu Mata Najwa. Data 5. Tuturan Najwa Shihab pada Tindak Tutur Direktif . tersebut dituturkan pada mitra Najwa : Dan saya mau keteman-teman kotak . kalau kita bicara soal berbagai peristiwa dan berbagai kejadian selama tutur yaitu Tantri Kotak di panggung Mata Najwa. Jenis tuturan ini termasuk ke dalam tindak tutur Ilokusi kategori Data 8. Tindak Tutur Direktif Najwa : Kalau Kotak (Ban. Tantri, yang paling lekat di ingatan, kalau kita bicara tentang Kalau Cak Lontong, yang paling menarik apa sih, ditahun 2014 itu? Cak Lontong : Justru yang menarik menurut saya bukan pemilu, tapi setelah pemilu yang semuanya menebak, dapat ditandai dengan kata keren itu. Adapun tujuan dari tuturan Najwa shihab tersebut ialah untuk memberikan tebakan tentang tindakan golput dalam pemilu itu tidak keren Data7. Tuturan Najwa Shihab pada Tutur Ilokusi Representatif . tersebut dituturkan pada mitra Tantri: Walaupun pilihan saya benar atau tidak gitu aja. Najwa: Tapi yang penting ikut tutur yaitu Cak Lontong. Jenis tuturan Tuturan Najwa Shihab pada ilokusi kategori direktif dalam bentuk . tersebut dituturkan pada mitra verba bertanya, dapat ditandai dengan tutur yaitu Tantri Kotak. Jenis tuturan kata tanya apa. Adapun tujuan dari ini termasuk ke dalam tindak tutur tuturan Najwa Shihab tersebut ialah ilokusi representatif dalam bentuk verba untuk mendapatkan pandangan dan menegaskan, dapat ditandai dengan kata jawaban dari mitra tutur Cak Lontong Adapun tujuan dari tuturan tentang hal yang menarik di tahun 2014. Najwa Shihab ini termasuk ke dalam tindak tutur Data 9. menegaskan tuturan awal dari mitra Tindak Tutur Ilokusi Direktif tutur Tantri kotak tentang pemilu. Najwa Tapi survey Cak Lontong institut itu, yang kemaren banyak yang salah atau bener? Cak Lontong :Saya gak pernah salah karena saya gak pernah ini termasuk ke dalam tindak tutur Tuturan Najwa Shihab pada dengan verba tapi. Adapun tujuan dari . tersebut dituturkan pada mitra tuturan Najwa Shihab tersebut ialah tutur yaitu Cak Lontong. Jenis tuturan memberikan tebakan kepada ini termasuk ke dalam tindak tutur Ilokusi kategori direktif dalam bentuk gaduhnya negeri selain PILPRES dan verba menebak, dapat ditandai dengan setelah PILPRES itu. ilokusi kategori representatif dalam bentuk verba menebak, dapat ditandai kata itu. Adapun tujuan dari tuturan Cak Lontong Data 11. Najwa shihab tersebut ialah untuk Tindak Tutur Ilokusi Direktif menanyakan kebenaran hasil surver Cak Lontong: Kalau pertandinganya itu harus bertemu, itu yang harus di ingat, kalau lomba, itu gak bertemu hasilnya yang menang sama-sama. Najwa : Kemaren PILPRES itu, lomba atau tanding? yang dinyatakan Cak Lontong kepada penutur Najwa Shihab. Data 10. Tindak Tutur Ilokusi Representatif Najwa : Tapi berarti itu juga yah, tapi kalau sekilas yang paling dingat yaitu ya, rameh-rameh gaduh nya negeri selain PILPRES dan setelahnya itu. Cak Lontong:Gara-gara itu tadi, jajak yang tidak karuan. Tuturan Najwa Shihab pada . tersebut dituturkan pada mitra tutur yaitu Cak Lontong. Jenis tuturan ini termasuk ke dalam tindak tutur ilokusi kategori direktif dalam bentuk Tuturan Najwa Shihab pada verba bertanya, dapat ditandai dengan . tersebut dituturkan pada mitra kata lomba atau tanding. Adapun tujuan tutur yaitu Cak Lontong. Jenis tuturan dari tuturan Najwa shihab tersebut ialah Data 13. untuk mendapatkan pandangan dan Tindak Tutur Ilokusi Direktif Najwa : Kalau gitu langsung, kita ingin panggil, dua orang yang kemaren ikut bertanding, nanti kita bisa tanya hasil survey nya, kita sambut dua wakit Budiman Sudjadmikko praksi PDI perjuangan dan Rizal Patria dari praksi partai Gerindra. jawaban dari Cak Lontong tentang kegiatan PILPRES yang diasumsikan sebagai lomba atau tanding. Data12. Tindak Tutur Ilokusi Representatif Cak Lontong: Itu tanding!, karena jelas begitu selesai sebenarnya yang menang sudah ada, sudah jelas. Najwa : Harus nya ada yang tanding-tanding juga Tuturan Najwa Shihab pada . tersebut dituturkan pada seluruh permirsa studio dan pemirsa Jenis tuturan ini termasuk ke Tuturan Najwa Shihab pada dalam tindak tutur ilokusi kategor . tersebut dituturkan karena ada direktif dalam bentuk verba mengajak, tuturan dari mitra tutur yaitu Cak dapat ditandai dengan kata panggil. Lontong. Jenis tuturan ini termasuk ke Adapun tujuan dari tuturan Najwa dalam tindak tutur ilokusi kategori Shihab tersebut ialah untuk meminta mitra tutur yaitu Budiman dan Rizal mengeluh, dapat ditandai dengan kata supaya datang ke meja diskusi Mata Adapun tujuan dari tuturan Najwa. Najwa shihab tersebut ialah untuk Data 14. memberikan keluhan kepada mitra tutur Cak Lontong Tindak Tutur Ilokusi Ekspresif Najwa : Selamat malam mas Budiman, terimakasih sudah hadir di Mata Najwa, mas Rizal Patria terima kasih sudah hadir. Budiman: Selamat malam Mbak Najwa Mata Najwa. Jenis tuturan ini termasuk Tuturan Najwa Shihab pada direktif dalam bentuk verba mengajak, ke dalam tindak tutur ilokusi kategori . ) tersebut dituturkan pada mitra tutur yaitu Budiman dan Rizal. Jenis Adapun tujuan dari tuturan Najwa tuturan ini termasuk ke dalam tindak Shihab tersebut ialah untuk mengajak tutur ilokusi kategori ekspresif dalam mitra tutur dan pemirsa Mata Najwa bentuk verba mengucap terima kasih, menyaksikan cuplikan video tentang dapat ditandai dengan kata terimakasih. PILEG di tahun 2014. Adapun tujuan dari tuturan Najwa Pembahasan Shihab Di dalam penelitian ini ketiga mengucapkan rasa terimakasih atas tindak tutur tersebut di temukan dalam dialog antara penutur Najwa Shihab dan kehadiran mitra tutur ke acara Mata mitra tutur di acara Talk Show Mata Najwa. Najwadengan topik Hingar Bingar Negeri. Kedua. Pemakaian tindak tutur Data 15. oleh Najwa Shihab di acara Mata Najwa Tindak tutur Ilokusi Direktif pada Episode 7 januari dengan topik Najwa : Yang jelas kedua orang ini. Cak LontongAy dengan PILEG yang penuh warna, ada cuplikan Mata Najwa yang memotret PILEG Mari kita lihat yang berikut ini. Hingar Bingar Negeri ditemukan 78 tuturan yang di dominasi oleh tindak tutur Ilokusi dengan kategori AuDirektifAy dengan jumlah data 44, dan kategori Representatif dengan jumlah data 17. Tuturan Najwa Shihab pada Ekspresif . tersebut dituturkan pada mitra Komisif tidak ditemukan. Deklaratif tutur yaitu Cak Lontong dan pemirsa tidak ditemukan. Selanjutnya, bentuk tindak tutur Lokusi ditemukan dengan Penutup jumlah data 10 data dan bentuk tindak Kesimpulan tutur Perokusi ditemukan dengan umlah Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebuah konteks seperti, . jarak sosial penutur dan mitra tutur, . topik tuturan, dan . mempengaruhi keberlangsungan tuturan Najwa Shihab dalam topik Hingar Bingar Negeri pada acara Mata Najwa di Metro TV. data 3 tuturan. `Berdasarkan keberlangsungan tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi yang terdapat dalam pemakaian tindak tutur Najwa Saran Shihab dalam topik Hingar Bingar Negeri Mata Berdasarkan disarankan kepada : Najwa dilatarbelakangi oleh sebuah konteks, dapat dikelompokan dalam tiga bagian yaitu, . jarak sosial penutur dan mitra tutur, . topik tuturan dan . situasi Hal dibuktikan bahwa acara Talk Show Mata Najwa merupakan sebuah acara adanya interaksi antara penutur dan Pembaca, pragmatik, tentang bentuk tindak tutur yang meliputi lokusi, ilokusi dan perlokusi. Mahasiswa dapat menambah pengetahuan dalam menggunakan bahasa yang baik dan bernilai khususnya dalam kompetensi berbahasa, yaitu keterampilan Peneliti lain, sebagai bahan perbandingan atau pedoman untuk melakukan penelitian yang sama dengan aspek, objek dan subjek yang berbeda. Ucapan terimakasih kepada : mitra tutur dari berbagai golongan sosial dalam topik atau pembicaran Pembimbing I ibu Dr. Yetti Morelent. Hum Pembimbing II Ibu Dra. Hj. Syofiani M. Pd. yang disesuaikan dengan kondisi atau situasi tuturan. Sumarsono dan Paina Partana. Sosiolinguistik. Yogyakarta : Sabda. DAFTAR PUSTAKA