HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya PEMBERDAYAAN EDUKATIF DAN INOVASI LINGKUNGAN DI DESA HILIGANOITA. KECAMATAN BAWOLATO Anugrah Laia . Happy Juliaman Gulo . Martiana Putri Jelita Ndruru . Albinus Gulo . Epiyanus Lase . Rama Meiman Tafonao . Elintan Fatemaluo . Elvin Reslina Gea . Priska Zendrato . Semangat Hati Hulu . Sesuaikan Sarumaha11 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 Pemerintahan Desa Hiliganoita. Kec. Bawolato. Kab. Nias Universitas Nias Raya . nugrahlaia04@gmail. com1, happyjuliaman69@gmail. com2, ndrurumartiana@gmail. albinhulo@gmail. com4, epiyanuslase256@gmail. com5, ramamtafonao@gmail. elintan27@gmail. com7, elvinreslin@gmail. com8, priskazen08@gmail. dedesemangathatihulu@gmail. com10 , sesuaikansarumaha1989@gmail. Abstrak Pemberdayaan edukatif dan inovasi lingkungan di Desa Hiliganoita. Kecamatan Bawolato merupakan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas desa yang dilaksanakan berdasarkan potensi sumber daya manusia yang ada. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, yang juga bertujuan menumbuhkan empati mahasiswa terhadap kondisi sosial dan lingkungan sekitarnya. Sebelum menentukan program kerja, dilakukan serangkaian kegiatan awal seperti observasi, wawancara, dan diskusi bersama masyarakat setempat untuk mengidentifikasi kebutuhan yang relevan. Beberapa luaran yang dihasilkan dari program ini meliputi: . Les privat, . Pemanfaatan bambu dalam pembuatan tempat sampah, . Terjaganya kebersihan dan keindahan fasilitas serta lingkungan desa, . Pembuatan sabun cuci piring, dan . Pembuatan plang jalan. Seluruh kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 40 hari dan dapat dilaksanakan dengan baik serta tepat sasaran. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa, tetapi juga memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat melalui kerja sama dan partisipasi aktif. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat. Inovasi Lingkungan. Kuliah Kerja Nyata Abstract Educational empowerment and environmental innovation in Hiliganoita Village. Bawolato District, represent efforts to increase community participation aimed at improving village quality, based on the potential of existing human resources. This activity was carried out through the Community Service Program (KKN), which serves as a form of student engagement in community development and aims to foster student empathy toward social and environmental conditions. Copyright . Anugrah Laia. Happy Juliaman Gulo. Martiana Putri Jelita Ndruru. Albinus Gulo. Epiyanus Lase. Rama Meiman Tafonao. Elintan Fatemaluo. Elvin Reslina Gea8. Priska Zendrato. Semangat Hati Hulu. Sesuaikan Sarumaha This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya Prior to determining the work programs, initial activities such as observation, interviews, and discussions were conducted with local residents to identify relevant needs. The outcomes of this program included: . Private tutoring, . Utilization of bamboo for waste bins, . Maintenance of cleanliness and beauty of village facilities and the environment, . Construction of dishwashing stations, and . Installation of street signs. All activities were implemented over approximately 40 days and were successfully executed with clear alignment to community needs. This program not only provided direct benefits to the local community but also strengthened collaboration between students and residents through active participation and shared responsibility. Keywords: Community Empowerment. Environmental Innovation. Community Service Program Pendahuluan Desa Hiliganoita merupakan salah bahasa Nias. Secara harfiah, kata ini satu desa yang berada di Kecamatan memiliki arti Auperkampungan milik kitaAy Bawolato. Provinsi atau Audesa kita bersama. Ay Makna ini Sumatera Utara. Desa ini merupakan bagian mencerminkan nilai- nilai yang hidup dan dari wilayah kepulauan Nias yang dikenal berkembang dalam masyarakat, seperti akan kekayaan budaya lokal yang masih semangat gotong royong, kebersamaan, dan kental dan potensi alam yang asri serta kepedulian terhadap lingkungan sosial. belum banyak terjamah oleh perkembangan Filosofi tersebut menjadi landasan penting modernisasi yang masif. Secara geografis. Desa Hiliganoita terletak di wilayah tengah berbasis masyarakat, termasuk program Kecamatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang Kabupaten Nias. Bawolato, cukup strategis dalam menghubungkan diimplementasikan oleh mahasiswa dari beberapa dusun di sekitarnya. Dalam perguruan tinggi. Dengan identitas budaya beberapa tahun terakhir, desa ini menjadi yang kuat, masyarakat Hiliganoita relatif salah satu yang aktif melaksanakan berbagai terbuka terhadap program-program baru program pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi lokal, baik potensi sumber daya alam maupun sumber daya Aktivitas tersebut menunjukkan lingkungan, dan fasilitas umum. inovasi lingkungan yang dilaksanakan di Desa Hiliganoita merupakan bagian dari AuHiliganoitaAy Program pemberdayaan edukatif dan Nama kepada masyarakat melalui kegiatan Copyright . Anugrah Laia. Happy Juliaman Gulo. Martiana Putri Jelita Ndruru. Albinus Gulo. Epiyanus Lase. Rama Meiman Tafonao. Elintan Fatemaluo. Elvin Reslina Gea8. Priska Zendrato. Semangat Hati Hulu. Sesuaikan Sarumaha This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Kuliah Kerja Nyata. Tujuan dari kegiatan ini setiap hasil kegiatan yang dilakukan. adalah untuk meningkatkan E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya Dalam pembangunan desa dengan memanfaatkan KKN potensi sumber adalah bagian dari pelaksanaan Tri Dharma daya yang ada secara Program ini mengintegrasikan Perguruan berbagai kegiatan seperti pelatihan, edukasi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Tinggi. KKN mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang mendorong transformasi sosial yang lebih telah diperoleh di bangku perkuliahan Salah satu bentuk nyata dari inovasi secara langsung di lapangan. Kegiatan ini lingkungan yang dikembangkan adalah juga menjadi ruang pembelajaran sosial pemanfaatan bahan lokal seperti bambu, yang sangat berharga, karena mahasiswa masyarakat, mengenali persoalan yang ada. Selain itu, masyarakat juga serta merancang dan melaksanakan solusi diperkenalkan dengan cara pembuatan yang sesuai dengan konteks lokal. Dengan sabun cuci piring berbahan sederhana dan demikian. KKN tidak hanya berkontribusi aman, yang tidak hanya hemat biaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi rumah tangga skala kecil. mahasiswa itu sendiri2. Kolaborasi Kegiatan KKN di Desa Hiliganoita pemerintah desa, dan warga lokal menjadi elemen kunci dalam keberhasilan program penguatan pendidikan dasar anak-anak Mahasiswa bertindak sebagai fasilitator Kegiatan masyarakat menjadi subjek utama dalam muncul sebagai respons terhadap hasil setiap kegiatan. Hal ini sejalan dengan observasi awal yang menunjukkan bahwa prinsip pemberdayaan, yaitu menempatkan masih banyak anak-anak di desa yang masyarakat sebagai pelaku aktif dalam proses pembangunan. menulis, berhitung, dan memahami dasar- Dalam KKN dasar Bahasa Inggris. Kurangnya akses partisipatif dapat menghasilkan dampak tantangan utama yang berusaha diatasi melalui program ini. Mahasiswa yang Copyright . Anugrah Laia. Happy Juliaman Gulo. Martiana Putri Jelita Ndruru. Albinus Gulo. Epiyanus Lase. Rama Meiman Tafonao. Elintan Fatemaluo. Elvin Reslina Gea8. Priska Zendrato. Semangat Hati Hulu. Sesuaikan Sarumaha This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya terlibat menginisiasi kelas belajar nonformal bahan-bahan yang tersedia di pasar lokal, yang dilakukan secara rutin, baik di balai masyarakat diajarkan membuat sabun yang desa maupun di rumah warga yang bersedia menyediakan tempat. Kegiatan ini bukan masyarakat terhadap program ini sangat Respon anak-anak, menunjukkan minat untuk menjadikannya sebagai usaha kecil rumahan. Dari sisi dalam proses belajar. fasilitas umum, mahasiswa turut serta Di bidang lingkungan, mahasiswa dan bersama-sama membuat dan memasang plang jalan di berbagai lokasi desa. Kurangnya tanda jalan menjadi kendala dalam orientasi dan ditempatkan di berbagai titik strategis desa. identitas ruang di desa, terutama bagi Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi pendatang atau tamu dari luar. Dengan persoalan kebersihan, di mana sebelumnya adanya plang jalan yang memuat nama sampah rumah tangga sering dibuang dusun, arah, dan lokasi strategis, desa menjadi lebih tertata dan ramah bagi tempat sampah yang memadai. Melalui Kegiatan ini juga memperkuat kegiatan gotong royong, warga dilibatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dalam seluruh proses pembuatan mulai dari dokumentasi visual dan penataan ruang publik sebagai bagian dari pembangunan Hasilnya, desa menjadi lebih bersih dan Semua kegiatan yang dilaksanakan masyarakat mulai memiliki kesadaran baru dalam program KKN ini tidak akan berjalan akan pentingnya membuang sampah pada lancar tanpa dukungan dan partisipasi aktif Inovasi ini juga menjadi contoh pemanfaatan sumber daya lokal yang perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, masyarakat selalu dilibatkan. Semangat Mulai gotong royong yang menjadi ciri khas Selain itu, pelatihan pembuatan sabun budaya lokal di Nias tercermin kuat dalam setiap kegiatan. Mahasiswa dan warga saling bekerja sama dan saling belajar satu pemberdayaan ekonomi rumah tangga. sama lain. Ini menunjukkan bahwa KKN Pelatihan ini menyasar ibu-ibu rumah bukan hanya ajang untuk menerapkan teori, tangga yang sebelumnya bergantung pada tetapi juga wahana membangun hubungan produk sabun komersial dengan harga yang sosial yang bermakna antara mahasiswa dan masyarakat desa. Dengan Copyright . Anugrah Laia. Happy Juliaman Gulo. Martiana Putri Jelita Ndruru. Albinus Gulo. Epiyanus Lase. Rama Meiman Tafonao. Elintan Fatemaluo. Elvin Reslina Gea8. Priska Zendrato. Semangat Hati Hulu. Sesuaikan Sarumaha This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 Kegiatan KKN di Desa Hiliganoita E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya Dilakukan observasi langsung ke masyarakat untuk mengumpulkan memberikan kontribusi yang nyata dan Pengumpulan data dilakukan melalui Melalui wawancara dengan warga, kepala desa, program-program pengamatan lapangan. Informasi yang terkumpul menjadi dasar penyusunan dilanjutkan oleh masyarakat secara mandiri di masa yang akan datang. Hal ini menjadi Pelatihan dan Edukasi harapan besar bagi terciptanya desa Pelatihan dan edukasi dalam program yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya ini difokuskan pada anak-anak Sekolah saing berbasis kearifan lokal. Dasar (SD) di Desa Hiliganoita dengan tujuan meningkatkan kemampuan dasar Metode Pelaksanaan yang sangat penting bagi proses belajar Waktu dan Tempat mereka, yaitu Bahasa Indonesia. Bahasa Kegiatan Inggris, dan Matematika Dasar. dalam bentuk KKN ini dilaksanakan Materi Bahasa Indonesia diarahkan selama kurang lebih 40 hari yaitu dibulan untuk memperkuat keterampilan membaca. JuliAeAgustus 2025, bertempat di Desa Hiliganoita, sedangkan Bahasa Inggris diberikan sebagai Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias. pengenalan dasar agar anak-anak dapat Khalayak Sasaran mengembangkan kemampuan komunikasi Masyarakat umum Desa Hiliganoita. Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias. Metode Pengabdian Matematika Dasar dibutuhkan di era global. Pelatihan difokuskan pada penguasaan operasi hitung Pengabdian masyarakat dilakukan kolaboratif, melibatkan berbagai pihak terkait di Desa Hiliganoita agar hasilnya dapat optimal dan berkelanjutan. Metode pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan sebagai berikut: sederhana dan konsep matematika yang Metode sehari-hari. berupa les privat dan kelompok kecil, agar anak-anak dapat lebih mudah memahami Observasi dan Identifikasi Masalah Copyright . Anugrah Laia. Happy Juliaman Gulo. Martiana Putri Jelita Ndruru. Albinus Gulo. Epiyanus Lase. Rama Meiman Tafonao. Elintan Fatemaluo. Elvin Reslina Gea8. Priska Zendrato. Semangat Hati Hulu. Sesuaikan Sarumaha This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya meningkatkan kepercayaan diri mereka Bawolato. Kabupaten dalam menggunakan ketiga keterampilan secara berkelanjutan. Nias, pengalaman yang sangat berarti bagi Pendampingan dan Inovasi mahasiswa serta menghasilkan program- Melalui program Kuliah Kerja Nyata program yang berdampak positif dan (KKN), mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang dipelajari, tetapi juga belajar Kegiatan memahami kondisi sosial dan lingkungan di serangkaian tindakan sosial, melainkan juga sebuah proses pemberdayaan yang Awalnya, observasi, wawancara, dan diskusi dengan warga untuk mengetahui kebutuhan dan mahasiswa dengan warga desa. Proses pelaksanaan KKN diawali dengan tahap Setelah memberikan pendampingan membantu masyarakat mengembangkan mengenali kebutuhan dan permasalahan beberapa inovasi, seperti membuat tempat yang dihadapi masyarakat, kemudian diikuti dengan lingkungan, membuat sabun cuci piring kerja, pelaksanaan, dan pendampingan yang aman dan murah, serta memasang untuk memastikan keberhasilan dan plang jalan untuk memudahkan orientasi di keberlanjutan program. Observasi Pemberdayaan Masyarakat Identifikasi Masalah Partisipasi Aktif Melibatkan Awal Pertama, anak-anak sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam langsung dalam setiap tahap kegiatan pelajaran dasar, seperti agar mereka merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap program Inggris. Hal yang dijalankan. keterbatasan akses bimbingan belajar Partisipasi aktif ini diwujudkan di desa. Kedua, pembuatan dan pemasangan fasilitas lingkungan masih menjadi tantangan. desa seperti plang jalan dan tempat Sampah rumah tangga sering dibuang sampah, serta pengelolaan kebersihan banyak fasilitas pembuangan sampah. Hasil dan Pembahasan Ketiga, kurangnya identitas dan Nyata penunjuk jalan di desa membuat tamu (KKN) di Desa Hiliganoita. Kecamatan atau pendatang baru sering kesulitan Pelaksanaan Kuliah Kerja Copyright . Anugrah Laia. Happy Juliaman Gulo. Martiana Putri Jelita Ndruru. Albinus Gulo. Epiyanus Lase. Rama Meiman Tafonao. Elintan Fatemaluo. Elvin Reslina Gea8. Priska Zendrato. Semangat Hati Hulu. Sesuaikan Sarumaha This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya menemukan lokasi tertentu. Gambar 1. Melakukan Observasi Gambar 2. Les Privat Pada pelajaran Bahasa Indonesia. Temuan-temuan Banyak anak-anak mereka menjadi lebih berani dan lancar. Untuk Bahasa Inggris, pembelajaran dilakukan dengan cara menyenangkan seperti menyanyi, permainan kata, dan setelah mengikuti beberapa kali les, depan teman-teman mereka, namun kualitas pendidikan anak-anak, inovasi kurang percaya diri dalam membaca di merancang program kerja yang lebih Anak-anak terlihat antusias karena mendapatkan pengalaman baru yang jarang mereka peroleh di sekolah formal. Program Edukasi melalui Les Privat Sementara Salah satu program yang paling Matematika menonjol dalam KKN ini adalah kegiatan anak sekolah dasar hingga sekolah Kegiatan ini dilaksanakan tiga kali seminggu di balai desa atau rumah warga yang bersedia. Materi utama Bahasa mengajarkan operasi hitung sederhana, edukasi berupa les privat untuk anakmenengah pertama. kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan Bambu untuk Tempat Sampah Pembuatan dilakukan secara gotong royong antara Indonesia, mahasiswa dan masyarakat. Bambu Bahasa Inggris, dan Matematika dasar. menyerupai wadah dengan penutup Copyright . Anugrah Laia. Happy Juliaman Gulo. Martiana Putri Jelita Ndruru. Albinus Gulo. Epiyanus Lase. Rama Meiman Tafonao. Elintan Fatemaluo. Elvin Reslina Gea8. Priska Zendrato. Semangat Hati Hulu. Sesuaikan Sarumaha This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya Selain pembuatan tempat sampah, masyarakat berupa pembuatan sabun cuci piring cair. Sabun ini dibuat dengan bahan sederhana yang mudah didapatkan di pasar lokal, seperti detergen cair Gambar 3. Mencari Bambu Bahan dasar, pewangi, dan bahan tambahan Pembuatan Tempat Sampah lain yang aman digunakan. Gambar 5. Pembuatan Sabun Cuci Piring Gambar 4. Bambu dipotong, dianyam. Kegiatan lalu dibentuk Tempat Sampah sabun diikuti oleh ibu rumah tangga Mereka Tempat sampah tersebut kemudian merasa terbantu karena sabun cuci ditempatkan di titik-titik strategis desa, piring buatan sendiri lebih murah seperti dekat balai desa, jalan utama, dan sekolah. Selain itu, kualitas sabun Keberadaan tempat sampah ini buatan cukup baik dan higienis, sehingga aman digunakan sehari-hari. Lingkungan desa yang sebelumnya sering terlihat kotor karena sampah Pemasangan Plang Jalan berserakan, kini menjadi lebih bersih Identitas desa yang baik sangat dan tertata. Warga mulai terbiasa membuang sampah pada tempatnya. masyarakat maupun tamu dari luar Selain itu, penggunaan bambu juga menjadi contoh nyata pemanfaatan Oleh bahan lokal yang ramah lingkungan. bersama masyarakat membuat dan memasang plang jalan di beberapa titik Pembuatan Sabun Cuci Piring Copyright . Anugrah Laia. Happy Juliaman Gulo. Martiana Putri Jelita Ndruru. Albinus Gulo. Epiyanus Lase. Rama Meiman Tafonao. Elintan Fatemaluo. Elvin Reslina Gea8. Priska Zendrato. Semangat Hati Hulu. Sesuaikan Sarumaha This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya Sejak tahap awal hingga akhir. Mereka turut serta dalam gotong royong pembuatan sampah, pemasangan plang jalan, hingga mendukung keberlangsungan les privat untuk anak-anak. Gambar 6. Pembuatan Penanda Salah Jalan Dan Batas-Batas program KKN ini adalah partisipasi aktif Dusun masyarakat desa yang sangat tinggi. Sejak Plang jalan ini memuat nama dusun, arah lokasi penting, serta program, masyarakat selalu dilibatkan identitas desa. Walaupun sederhana, secara intensif. Mereka ikut serta dalam keberadaan plang jalan memberikan berbagai kegiatan, mulai dari gotong manfaat nyata. Pendatang baru yang mencari alamat kini lebih mudah menemukan lokasi tujuan. Partisipasi aktif ini menunjukkan bahwa Selain Program Budaya gotong royong yang sudah wilayah bagi perkembangan desa. Bagi program KKN bukanlah sekadar kegiatan menjadi tradisi kuat di Desa Hiliganoita semakin diperkuat melalui kegiatan KKN Selain itu, keterlibatan langsung keterampilan teknis dalam desain dan masyarakat juga menjadi faktor penting pengerjaan sederhana di lapangan. dalam menjamin keberlanjutan program setelah kegiatan KKN selesai. Secara Partisipasi Masyarakat dan Gotong KKN di Desa Hiliganoita telah berhasil Royong Seluruh kegiatan KKN di Desa meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Hiliganoita dapat terlaksana dengan menjaga kebersihan lingkungan dengan baik karena adanya partisipasi aktif mengembangkan keterampilan baru bagi dari masyarakat. Copyright . Anugrah Laia. Happy Juliaman Gulo. Martiana Putri Jelita Ndruru. Albinus Gulo. Epiyanus Lase. Rama Meiman Tafonao. Elintan Fatemaluo. Elvin Reslina Gea8. Priska Zendrato. Semangat Hati Hulu. Sesuaikan Sarumaha This work is licensed undera Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 Edisi Mei 2025 E-ISSN: 2828-7037 Universitas Nias Raya masyarakat, serta meningkatkan fasilitas pengenalan bahasa Inggris melalui les umum yang mendukung kenyamanan dan identitas desa. Program ini juga . terciptanya bersih dan tertata melalui pemanfaatan mahasiswa dan warga desa, sekaligus bambu sebagai tempat sampah. memberikan pengalaman belajar nyata . keterampilan baru masyarakat dalam bagi mahasiswa yang akan berguna pembuatan sabun cuci piring yang higienis, hemat biaya, dan berpotensi kepedulian sosial mereka ke depan. Diharapkan menjadi usaha kecil. program-program . tersedianya plang jalan sebagai sarana identitas dan orientasi desa. diteruskan dan dikembangkan lebih . terbangunnya lanjut oleh pihak desa dan masyarakat partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program. secara berkelanjutan. Agar program ini memiliki dampak Penutup Pelaksanaan program Pemberdayaan tindak lanjut dari pihak desa untuk Edukatif dan Inovasi Lingkungan di Desa melanjutkan kegiatan edukatif secara Hiliganoita. Kecamatan Bawolato melalui berkala, misalnya dengan membentuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah kelompok belajar masyarakat. baik dan Selain itu, pelatihan kewirausahaan sasaran yang diharapkan. Program ini mendorong ekonomi desa. Kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah desa, pendidikan, lingkungan, maupun fasilitas perguruan tinggi, dan masyarakat juga Beberapa keberlanjutan inovasi lingkungan dan diperoleh antara lain: meningkatnya pengembangan fasilitas umum yang telah kemampuan dasar anak-anak dalam membaca, menulis, berhitung, serta Daftar Pustaka