PENGARUH PENGAWASAN KERJA DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN TEAMWORK SEBAGAI MODERASI PADA PEGAWAI BAGIAN PENYULUH LAPANGAN DINAS PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN ROKAN HULU Yopi Rizana1. Seprini2. Hidayat3 Universitas Pasir Pengaraian Jln. Tuanku Tambusai. Kumu. Rambah Hilir. Kab. Rokan Hulu E-mail : yopirizana3@gmail. com (Korespondin. Abstract: This study aims to determine the effect of supervision and work experience on productivity, with teamwork as a moderator. The study population was field extension workers at the Animal Husbandry and Plantation Service of Rokan Hulu Regency. A sample size of 53 respondents was determined using saturated sampling. The independent variables in this study were supervision and work experience, teamwork as a moderator, and productivity as a dependent variable. Data analysis techniques used were Structural Equating Modeling (SEM PLS) and Smart PLS. The results showed that supervision had a positive but insignificant effect on productivity, work experience had a significant positive effect on productivity, and supervision had a positive but insignificant effect on teamwork. Work experience had a positive and significant effect on teamwork. Teamwork had a significant positive effect on productivity Keywords: Supervision. Work Experience. Teamwork. Productivity Sektor pertanian memegang peranan penting dalam pelaksanaan pembangunan. Hal ini dikarenakan sektor pertanian adalah satu-satunya menyediakan kebutuhan pangan, yang merupakan kebutuhan paling mendasar. Padi adalah tanaman pangan yang strategis hal ini disebabkan 90% penduduk Indonesia sumber pangan dan gizinya berasal dari padi (Afni & Saragih, 2. Kebutuhan pangan ini akan terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan konsumsi per kapita akibat peningkatan pendapatan. Pembangunan pertanian dirasa masih lambat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah rendahnya kualitas SDM pertanian (Bahua et al. , 2. Faktor pengawasan atas produktivitas kerjanya. Dengan adanya pengawasan yang baik di harapkan pegawai mampu meningkatkan kinerja dan memiliki keinginan yang lebih tinggi untuk unggul dalam melakukan pekerjaan dan memiliki kemampuan keseimbangan antara tujuan pribadi dan organisasi tercapai. Pengawasan mutlak diperlukan dalam suatu perusahaan baik dalam hal yang bersifat teknis dalam pekerjaan atau perintah dari atasan, mengevaluasi, menilai, dan mengoreksi. Baktiyasa & Farida . mengatakan bahwa pengawasan bisa didefinisikan sebagai suatu usaha sistematis oleh manajemen bisnis untuk membandingkan kinerja standar, rencana, atau tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu untuk menentukan apakah kinerja sejalan dengan standar tersebut dan untuk mengambil tindakan penyembuhan yang diperlukan untuk melihat bahwa sumber daya manusia digunakan dengan seefektif dan seefisien mungkin didalam mencapai Suatu pengawasan dikatakan penting karena tanpa adanya pengawasan yang baik tentunya akan menghasilkan tujuan yang kurang memuaskan, baik bagi Pengaruh Pengawasan Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (Yopi Rizana. Seprini. Hidaya. organisasi itu sendiri maupun bagi para Selanjutnya, untuk menciptakan produktivitas kerja yang baik, maka diperlukan pengalaman kerja yang baik. Pengalaman bekerja merupakan modal utama seseorang untuk tujuan dalam bidang Pengalaman bekerja yang dimiliki seseorang kadang-kadang lebih dihargai Pepatah mengatakan, pengalaman adalah guru yang paling baik . xperience is the best of teache. setiap pengalaman yang diperoleh seseorang akan membantunya dalam memberikan keterampilan dan pengetahuan khusus yang sesuai dengan jenis pekerjaan Seseorang melakukan jenis pekerjaan secara berulangulang dalam jangka waktu yang cukup lama akan menjadikan dirinya cukup trampil dalam mengerjakan pekerjaan tesebut, maka dapat dikatakan bahwa pengalaman merupakan faktor yang cukup panting pekerjaan yang membutuhkan keahlian, kecakapan, dan inisiatif dalam berkreasi, sehingga barang atau jasa yang dihasilkan menjadi berkreasi, sehingga barang atau jasa yang dihasilkan menjadi lebih baik dilihat dari kualitas maupun kuantitasnya. Selain pengawasan kerja dan pengalaman kerja saja yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas kerja, tetapi juga dibutuhkan adanya teamwork yang solid. Teamwork sebagai manifestasi dari kolaborasi dan sinergi antar pegawai menjadi katalisator dalam mengakselerasi pencapaian tujuan organisasi, terutama program-program Teamwork memiliki peran yang sangat vital dalam membentuk efektivitas organisasi meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Ketika pegawai bekerja dalam tim yang solid dengan komunikasi efektif, tanggung jawab bersama, saling berkontribusi, dan Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. pengarahan kemampuan secara maksimal, mereka cenderung merasa lebih puas dalam bekerja karena adanya dukungan sosial, pembagian beban kerja yang Hal ini secara langsung produktivitas kerja, dimana pegawai dapat mengoptimalkan kemampuan mereka, mempertahankan semangat kerja yang tinggi, dan mengembangkan diri melalui pembelajaran dari rekan kerja dalam tim. Dinas Peternakan dan Perkebunan merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu. Dinas Peternakan dan perkebunan terdiri dari beberapa bidang. Masing-masing bidang terdiri dari beberapa bidang yang menjadi sub bidang. Untuk meningkatkan kinerja Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu rangkaian program kerja yang tertera dan terukur dalam perencanaan strategi. Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu terdiri dari beberapa bidang/bagian dengan jumlah menimbulkan berbagai permasalahan yang berhubungan dengan pembagian Timbulnya manajemen pemerintahan yang belum sepenuhnya teratasi, baik dari sisi internal maupun eksternal, dari sisi internal terdapat berbagai permasalahan yang harus dihadapi. Tabel 1. Jumlah Penyuluh Lapangan Menurut Kecamatan dan Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2025 Kec/BPP Rokan Hulu Kec. Rambah Kec. Rambah Samo Kec. Rambah PNS (Orang ISSN: 2407-800X Penyuluh THL Swaday (Orang (Oran. Total Oran ISSN: 2541-4356 Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada 760 Pengaruh Pengawasan Kerja dan Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (Yopi Rizana. Seprini. Hidaya. Hilir Kec. Bangun Purba Kec. Tambusa Kec. Tambusai Utara Kec. KepenuhanKepenuhan Hulu Kec. Ujung Batu-Pagar Tapah Kec. TandunKabun Kec. KuntoBonai Darussalam Kec. Rokan Pendalian IV Koto Jumlah karena lemahnya sistem evaluasi kinerja yang diterapkan serta tidak konsistennya pemberian sanksi terhadap pelanggaran disiplin pegawai. Masalah lain yang juga peneliti temukan berdasarkan hasil wawancara dengan pegawai yaitu dari segi pengalaman kerja, menurut hasil survei danwawancara secara langsung dengan beberapa pegawai di Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu, kurangnya pengalaman kerja pegawai disebabkan latar belakang pendidikan pegawai yang belum sesuai sebagai penyuluh di Dinas Peternakan dan Perkebunan. Sumber: Pusat Penyuluhan Pertanian. BPPSDMP. Kementerian Pertanian, 2025 Tabel 1 menunjukkan jumlah penyuluh di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2025, yang terdiri dari penyuluh PNS. THL, dan swadaya di masing-masing Total penyuluh bervariasi antar kecamatan, dengan Kecamatan Rambah Samo memiliki jumlah tertinggi, yaitu 14 orang, sementara Kecamatan Rokan Hulu dan Tandun-Kabun masing-masing hanya memiliki 2 dan 6 orang. Meskipun total jumlah penyuluh di beberapa kecamatan cukup signifikan, secara keseluruhan, distribusi tersebut belum memenuhi standar yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2018. Idealnya, setiap penyuluh harus membina antara 8 hingga 16 kelompok tani untuk mencapai efektivitas penyuluhan. Dengan jumlah penyuluh yang terbatas, banyak kecamatan kemungkinan tidak dapat memenuhi rasio ideal ini, yang dapat berdampak pada kualitas pertanian di daerah tersebut. Hal ini menunjukkan perlunya penambahan jumlah penyuluh untuk memastikan bahwa setiap kelompok tani mendapatkan perhatian dan bimbingan yang cukup. Dari segi permasalahan pengawasan kedisiplinan pegawai di Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Tabel 2. Pencapaian Kinerja Dinas Perternakan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu Tahun 20232024 Kegiatan Bidang Kerja Jabatan Pengkoordinasian penyusunan rencana dengan para kepala Mempersiapkan dan rapat/pertemuan kegiatan seksi irigasi baik yang berasal dari dana APBD. APBN, maupun WISMP-2 Menyiapkan perkebunan dari unit Menyiapkan tanaman tahunan Melaksanakan pengenalan alat mesin Melaksanakan petani sentra Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan hasil perkebunan Target Realisasi Target Realisasi Sumber: Dinas Perternakan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu Berdasarkan Tabel 2 tentang Pencapaian Kinerja Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu Tahun ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Pengawasan Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (Yopi Rizana. Seprini. Hidaya. 2023-2024, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan kinerja dinas mengalami fluktuasi dengan capaian realisasi yang Pada tahun 2023, realisasi kegiatan berkisar antara 83% hingga 90%, dengan kegiatan monitoring harga produk sayuran unggulan mencapai realisasi tertinggi sebesar 90%, sementara penyiapan data kebutuhan sarana perkebunan memiliki realisasi terendah sebesar 83%. Tahun 2024 menunjukkan sedikit peningkatan dan penurunan, dengan realisasi tertinggi pada pengembangan tanaman tahunan dan pelaksanaan rapat/pertemuan kegiatan seksi irigasi mencapai 90%, sedangkan penyiapan mengalami sedikit penurunan menjadi 82%. Meskipun demikian, hampir semua kegiatan masih berada di atas 80% dari target yang ditetapkan, menunjukkan upaya yang cukup Pengawasan Manullang . memberikan suatu definisi pengawasan yakni suatu proses untuk menetapkan pekerjaan sesuai dengan rencana Kemudian Simamora . mengatakan bahwa definisi pengwasan yakni pengawasan terdiri dari pengujian apakah segala sesuatu berlangsung sesuai dengan rencana yang telah ditentukan dengan intruksi yang telah digariskan, ia bertujuan untuk menunjukan . kelemahankelemahan dan kesalahan-kesalahan dengan mencegah terulangnya kembali. Menurut Makmur pengawasan adalah suatu bentuk pola pikir dan pola tindakan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada seseorang atau beberapa orang yang diberikan tugas untuk dilaksanakan dengan menggunakan berbagai sumber daya yang tersedia secara baik dan benar, sehingga tidak terjadi sesungguhnya dapat menciptakan kerugian Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. oleh lembaga atau organisasi yang Indikator pengawasan menurut Kartono . terdiri dari menentukan ukuran pelaksanaan, memberikan penilaian, dan mengadakan korektif. Pengalaman Kerja Menurut KBBI . pengalaman dapat diartikan sebagai yang pernah dialami . Menurut Hersey et al. pengalaman tidak menunjuk saja pada sesuatu yang sedang berlangsung di dalam kehidupan batin, atau sesuatu yang berada di balik dunia inderawi yang hanya dapat dicapai dengan akal budi atau intuisi. Menurut Manullang pengalaman adalah proses pembentukan pengetahuan atau keterampilan metode tentang suatu pekerjaan karena keterlibatan karyawan tersebut dalam pelaksanaan tugas Pengalaman kerja adalah ukuran tentang lama waktu atau masa kerja yang telah ditenpu seseorang dapat memahami tugas- tugas suatu pekerjaan dan telah melksanakan dengan baik. Indikator pengalaman kerja menurut Foster & Sidharta . adalah lama waktu atau masa kerja, tingkat pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, dan penguasaan terhadap pekerjaan dan Teamwork Robbins dan Timothy dalam Sarboini et al. menyatakan bahwa teamwork adalah sekelompok individu yang berusaha mengasilkan kinerja yang lebih Teamwork adalah bentuk kegiatan secara tim dimana kegiatan ini dikerjakan dengan berkelompok yang berfungsi sebagai satu unit untuk melakukan pekerjaan, tugas, dan aktivitas yang berkaitan dengan jenis pekerjaan yang diberikan (Davis dalam Pitaloka, 2. Ahli lain juga menyatakan teamwork adalah ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada 762 Pengaruh Pengawasan Kerja dan Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (Yopi Rizana. Seprini. Hidaya. sebuah bahan bakar bagi para karyawan dalam melakukan tugasnya dengan bersama guna memperoleh hasil yang luar biasa (Aldag & Kuzuhara, 2. Indikator teamwork menurut Prasetio . adalah tanggung jawab bersama, saling berkontribusi, pengarahan kemampuan dan komunikasi yang efektif. Produktivitas Kerja Menurut Sutrisno produktivitas kerja dapat didefinisikan sebagai perbandingan antara output dengan input, dimana output-nya harus mempunyai nilai tambah dan teknik pengerjaannya yang lebih baik. Pendapat lain mengenai pengertian produktivitas kerja dikemukakan oleh Klingner dan Nanbaldian dalam Gomes . , menyatakan bahwa produktivitas merupakan fungsi perkalian dari usaha pegawai . , yang didukung dengan motivasi yang tinggi, dengan kemampuan pegawai . , yang diperoleh melalui latihan-latihan. Mathis Yuli merupakan pengukuran dan kuantitas dari pekerjaan dengan mempertimbangkan dari seluruh biaya dan hal-hal yang terkait dan yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut. Menurut Sulistiyani & Rosidah . , produktivitas menyangkut masalah hasil akhir, yakni seberapa besar hasil akhir yang diperoleh di dalam proses produksi. Dalam hal ini tidak terlepas dengan efisiensi dan Indikator produktivitas kerja menurut Sutrisno . adalah Kemampuan. Meningkatkan hasil yang dicapai, semangat kerja, pengembangan diri, mutu, dan Berdasarkan uraian dan permasalahan yang sudah dijelaskan, maka penelitian ini meneliti tentang AoAoPengaruh Pengawasan Kerja Dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan Dan Perkebunan Kabupaten Rokan HuluAy. Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. METODE Objek penyelidikan ini pegawai Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu. Jenis kajian yaitukuantitatif. pipulasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu yang yang berstatus PNS sebanyak 53 orang pegawai. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang terdapat dalam penelitian. Data terdapat penyelidikan inimerangkap data Teknik mengumpulkan data adalah observasi, kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data pada penyelidikan ini adalah Structural Equation Modeling (SEM). Dengan menggunakan software Partial Least Square (Smart PLS). HASIL Pengujian Hipotesis Gambar 1. Hasil Bootstraping Sumber: Olah data SEM-PLS Untuk structural antar variabel laten, harus dilakukan pengujian hipotesis terhadap koefisien jalur antar variabel dengan membandingkan angka p-value dengan alpha . atau t-statistik sebesar (>1. Besarnya P-value dan juga tstatistik diperoleh dari output pada SmartPLS dengan menggunakan metode Tabel 3. Hasil Pengujian Hipotesis Hipo Hubungan Variabel Pengawasan Produktivita Origina T Statistics Hasil (|O/STDEV Values Hipotesis Sample (O) Positif dan tidak ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Pengawasan Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (Yopi Rizana. Seprini. Hidaya. Pengalaman kerja -> Produktivita Pengawasan ->teamwork Pengalaman kerja >teamwork teamwork -> Produktivita Pengawasan ->teamwork Produktivita Pengalaman kerja >teamwork > Produktivita Positif Signifika Positif dan tidak Positif Signifika Positif Signifika Positif dan tidak Positif Sumber: Olah data SEM-PLS Berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 3, maka dapat dilakukan pengujian atas kelima hipotesis penelitian sebagai berikut: Tidak terdapat pengaruh pengawasan terhadap produktivitas. Dibuktikan dengan nilai thitung< ttabel . 588 < 1. atau P values > 0. 557 > 0. , sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Terdapat pengaruh pengalaman kerja terhadap produktivitas. Dibuktikan dengan nilai thitung> ttabel . 472 > 1. atau P values < 0. 000 < 0. , sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Tidak terdapat pengaruh pengawasan terhadap teamwork. Dibuktikan dengan nilai thitung< ttabel . 050 < 1. atau P values > 0. 294 > 0. , sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Terdapat pengaruh pengalaman kerja terhadap teamwork Dibuktikan dengan nilai thitung> ttabel . 811 > 1. atau P values < 0. 000 < 0. , sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Terdapat pengaruh teamwork terhadap Dibuktikan dengan nilai thitung> ttabel . 412 > 1. atau P values < 05 . 000 < 0. , sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Tidak terdapat pengaruh pengawasan Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. terhadap produktivitas melalui teamwork sebagai mediasi. Dibuktikan dengan nilai thitung< ttabel . 139 < 1. atau P values > 0. 255 > 0. , sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Terdapat pengaruh pengalaman terhadap produktivitas melalui teamwork sebagai Dibuktikan dengan nilai thitung> ttabel . 228 > 1. atau P values < 0. 001 < 0. , sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. PEMBAHASAN Pengaruh Hasil bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan pengawasanterhadap produktivitas dengan hasil yang diperoleh koefisien jalur 0. dan P-Values 0. Artinya tinggi rendahnya pengawasan kerja yang dimiliki pegawai tidak mempengaruhi tingkat produktivitas kerja pegawai. Pengawasan yang tidak signifikan terhadap produktivitas Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu dapat disebabkan oleh terdapat kekurangan dalam metode pengawasan yang diterapkan, sehingga tidak mampu mendorong kinerja penyuluh secara efektif. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Maitimu et al. serta Elis & Jaya . , yang menemukan hasil bahwa pengawasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. Pengaruh pengalaman kerjaterhadap Hasil bahwa terdapat pengaruh positif signifikan sistem pengalamanterhadap produktivitas dengan hasil yang diperoleh koefisien jalur 472 dan P-Values 0. Nilai koefisien positif yaitu (O = 0. dengan konstruk atau variabel produktivitas. Hal ini berarti Artinya pengalaman kerja meningkat, maka ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada 764 Pengaruh Pengawasan Kerja dan Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (Yopi Rizana. Seprini. Hidaya. produktivitas kerja pegawai akan meningkat. Pengalaman pengetahuan yang relevan, sehingga pegawai dapat menyelesaikan tugas dengan lebih efisien dan efektif. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Tamaka et al. yang menemukan hasil bahwa pengalaman kerja kerja berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. Sistem pengalaman yang baik sering kali menciptakan kesempatan bagi anggota tim untuk berbagi pengetahuan dan Hasil penelitian ini mendukung penelitian Hartini & Sagita . serta Bahtiar & Aprianti . , yang menemukan hasil bahwa pengalaman kerja berpengaruh positif signifikan terhadap teamwork. Pengaruh pengawasan terhadap teamwork Hasil penelitian membuktikan bahwa pengawasanterhadap teamwork dengan hasil yang diperoleh koefisien jalur 1. 050 dan PValues 0. Artinya tinggi rendahnya pengawasan kerja yang dimiliki pegawai tidak mempengaruhi tingkat produktivitas Pengawasan yang terlalu ketat atau otoriter dapat menciptakan suasana kerja yang tidak nyaman, sehingga anggota tim merasa tertekan dan kurang berani untuk Pengawasan yang tidak seimbang atau tidak konsisten dapat mengakibatkan kebingungan di antara anggota tim mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga menghambat kerja sama yang efektif. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Hartini & Sagita . , yang menemukan hasil bahwa pengawasan berpengaruh positif signifikan terhadap Pengaruh Teamwork Terhadap Produktivitas Hasil bahwa terdapat pengaruh positif signifikan teamworkterhadap produktivitas dengan hasil yang diperoleh koefisien jalur 6. dan P-Values 0. Nilai koefisien positif yaitu (O = 0. dengan konstruk atau variabel produktivitas. Hal ini berarti bahwateamworkberpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas. Artinya ketika nilai teamwork meningkat, maka Kolaborasi yang baik antaranggota tim memungkinkan pembagian tugas yang lebih efisien, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dan dengan kualitas yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Hartini & Sagita . serta Bahtiar & Aprianti . , yang menemukan hasil bahwa teamwork berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. Pengaruh pengalaman kerja terhadap Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan sistem pengalaman kerjaterhadap teamwork dengan hasil yang diperoleh koefisien jalur 4. dan P-Values 0. Nilai koefisien positif yaitu (O = 0. dengan konstruk atau variabel produktivitas. Hal ini berarti bahwa pengalaman kerjaberpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas. Artinya ketika nilai pengalaman kerja meningkat, maka teamwork pegawai akan meningkat. Pengaruh Pengawasan Terhadap Produktivitas Melalui Teamwork Sebagai Moderasi Hasil bahwa tidak terdapat pengaruh pengawasan terhadap produktivitas melalui teamwork sebagai mediasi dengan hasil yang diperoleh koefisien jalur 1. 139 dan PValues 0. Nilai koefisien positif yaitu (O = 0. dengan konstruk atau variabel Tidak terdapat pengaruh pengawasan terhadap produktivitas melalui Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Pengawasan Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (Yopi Rizana. Seprini. Hidaya. pengawasan yang terlalu ketat dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengurangi kepercayaan antar anggota tim. Hal ini dapat menghambat kolaborasi dan komunikasi yang efektif, yang merupakan kunci dalam mencapai produktivitas yang Hasil penelitian ini mendukung penelitian Iskandar et al. , yang menemukan hasil bahwa Teamwork tidak terbukti sebagai variabel moderasi yang signifikan dalam memediasi hubungan antara pengawasan terhadap produktivitas kerja. Pengaruh Pengalaman Terhadap Produktivitas Melalui Teamwork Sebagai Moderasi Hasil penelitian membuktikan bahwa pengalaman terhadap produktivitas melalui teamwork sebagai mediasi dengan hasil yang diperoleh koefisien jalur 3. 228 dan P-Values Nilai koefisien positif yaitu (O = . dengan konstruk atau variabel Pengalaman berpengaruh terhadap produktivitas melalui teamwork sebagai mediasi karena anggota tim yang memiliki pengalaman lebih cenderung memahami dinamika kerja sama dan memiliki keterampilan interpersonal yang lebih baik. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Lestari et al. , yang menemukan hasil bahwa teamwork terbukti sebagai variabel moderasi yang signifikan pengalaman terhadap produktivitas kerja. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya maka dapat dibuat kesimpulan antara lain: Pengawasan kerja mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai bagian penyuluh lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu. Pengalaman kerja mempunyai pengaruh Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. produktivitas kerja pegawai bagian penyuluh lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu. Pengawasan kerja mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap teamwork pegawai bagian penyuluh Dinas Peternakan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu. Pengalaman kerja mempunyai pengaruh teamworkpegawai bagian penyuluh Dinas Peternakan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu. Teamwork mempunyai pengaruh positif serta signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai bagian penyuluh lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu. DAFTAR RUJUKAN Afni. , & Saragih. Pengaruh Budaya Organisasi Komitmen Organisasi PT. Telekomunikasi Indonesia (Perser. Tbk Kantor Witel Bandung. Skripsi. Universitas Telkom. Aldag. , & Kuzuhara. Creating High Performance Work Teams: Applied Strategies and Tools for Managers and Team Members. New York: Routledge. https://doi. org/10. 24/9780203109380 Bahtiar. , & Aprianti. Pengaruh Teamwork dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivpada Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Bima. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi, 1. , 01Ae12. https://doi. org/10. 54066/jreaitb. Bahua. Jahi. Asngari. Saleh, , & Purnaba. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Penyuluh Pertanian dan Dampaknya pada Perilaku Petani ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada 766 Pengaruh Pengawasan Kerja dan Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (Yopi Rizana. Seprini. Hidaya. Jagung di Provinsi Gorontalo. Jurnal Ilmiah Agropolitan, 3. , 293Ae303. Baktiyasa. , & Farida. Pengaruh Pengawasan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan PT Mitra Aung Swadaya (MAS) Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri. JOM Fisip, 4. , 1Ae15. Elis. , & Jaya. Pengaruh Kualitas Kerja. Pengawasan Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan di CV. XX. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4. https://doi. org/10. /innovative. Foster. , & Sidharta. DasarDasar Manajemen. Yogyakarta: Dianda Kreatif. Gomes. Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat. Hartini. , & Sagita. Pengaruh Pengawasan Teamwork Dan Kedisiplinan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Madrasah Aliyah Swasta Sumur Bandung Cililin. Economics and Digital Business Review, 5. , 876Ae893. https://doi. 37531/ecotal. Hersey. Blanchard. , & Johnson. Management Organizational Behavior: Leading Human Resources. London: Pearson. Iskandar. Astarman. , & Suharmiyati, . Pengaruh Pengawasan Kerja dan Keterampilan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening pada PT. Mukti Lestari Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir. Indonesian Research Journal on Education, 5. , 212Ae https://doi. org/10. 31004/irje. Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Kartono, . Manajemen Pengembangan Sumberdaya Manusia. Jakarta: Raja Grafindo Persada. KBBI. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan. Lestari. Garnasih. , & Nuryanti. Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada PT Mitra Unggul Pusaka Segati Kecamatan Langgam. Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi, 2. , 148Ae170. https://doi. org/10. 59024/semnas. Maitimu. Lawalata. , & Hariadi, . Pengaruh Pengawasan dan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada PT. PLN (Perser. Rayon Ambon Kota. ARIKA, 12. , 79Ae https://doi. org/10. Makmur. Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Graha Ilmu. Manullang. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18. Tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani. Jakarta: Pemerintah Pusat. Pitaloka. Pengaruh Kepemimpinan. Team Work, dan Kedisiplinan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Kasus UMKM Susu Kedelai Cap Ska Gandu Mlarak Ponorog. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Prasetio. Pengaruh Kerjasama Tim Efektivitas Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Pt Cendana ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Pengawasan Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Dengan Teamwork Sebagai Moderasi Pada Pegawai Bagian Penyuluh Lapangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu (Yopi Rizana. Seprini. Hidaya. Indopearls Cabang Nusa Tenggara Timur. Skripsi. Universitas Bosowa. Sarboini. Surya. , & Safiansyah. Pengaruh Kepemimpinan dan Team Work Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT. PLN (PERSERO) Cabang Banda Aceh. Jurnal EMT KITA, 86Ae90. https://doi. org/10. 35870/emt. Simamora. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara. Sulistiyani. , & Rosidah. Manajemen Sumber Daya Manusia: Pendekatan Teoretik dan Praktik Untuk Organisasi Publik. Yogyakarta: Graha Ilmu. Sutrisno. Manajemen Sumber Daya Manusia . Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Tamaka. Sendow. , & Uhing. Pengaruh Pengawasan. Pengalaman Kerja dan Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan pada Pt. Pegadaian (Perser. Kanwil V Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis dan Akuntansi, 10. , https://doi. org/10. Yuli. Hubungan Antar Manusia dan Budaya Organisasi terhadap Etos Kerja Karyawan pada PT. Angkasa Pura II (Perser. Kantor Cabang Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. JOM Fekon, 4. , 1Ae19. Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356