CENDEKIA MEDIKA p-ISSN: 2503-1392 e-ISSN: 2620-5424 Volume 6 Nomor 1. April 2021 HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADA PERTUMBUHAN PANJANG BADAN DAN LINGKAR KEPALA BAYI USIA 6-9 BULAN DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARIODILLAH PALEMBANG TAHUN 2020 THE RELATIONSHIP OF GIVING EXCLUSIVE BREAST MILK TO THE GROWTH OF BODY LENGTH AND HEAD CIRCUMFERENCE OF BABY AGED 6-9 MONTHS AT POSYANDU AREA PUSKESMAS ARIODILLAH OF PALEMBANG 2020 Melia Rahma1. Vivi Dwi Putri2. Shinta Puspitasari3 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdurahman Palembang. Sumatera Selatan1,2,3 email: Meliarahma1990@gmail. com1,vividwikh04@yahoo. shintapuspitasari680@gmail. ABSTRAK Berdasarkan data WHO pada tahun 2016 hampir 10. 000 anak-anak meninggal sebelum usia 5 tahun dan lebih dari 200 juta anak tidak mencapai potensi perkembangan secara optimal. Rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan dapat disebabkan masih kurang pemahaman masyarakat bahwa pentingnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Eksklusif terhadap pertumbuhan panjang badan dan lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel 36 responden usia bayi 6-9 bulan. Pengumpulan data dengan lembar check list dan lembar kuisioner dengan hasil uji statistik menggunakan chi square. Hasil analisis univariat di dapatkan dari 36 responden, bayi yang mendapatkan ASI sebanyak 26 bayi . ,2%) lebih besar dari yang tidak diberikan ASI (Non ASI) yaitu 10 bayi . ,8%). untuk panjang badan bayi yang normal yaitu 32 bayi . ,9%), lebih besar dari yang tidak normal yaitu 4 bayi . ,1%) lalu untuk lingkar kepala yang normal yaitu 33 bayi . ,7%), lebih besar dari yang tidak normal yaitu 3 bayi . ,3%). Hasil analisis bivariat Ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif terhadap pertumbuhan panjang badan bayi usia 6-9 bulan, berdasarkan hasil Chi-Square nilai A value = 0,025 yang lebih kecil dari = 0,05. dan tidak ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif terhadap lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan berdasrakan hasil dari Chi-Square nilaiA value = 0,822 yang lebih besr dari = 0,05. Kata Kunci : ASI Eksklusif. Panjang Badan. Lingkar Kepala Bayi ABSTRACT Based on WHO data in 2016 nearly 10,000,000 children died before the age of 5 years and more than 200 million children did not reach their full development potential. The low coverage of exclusive breastfeeding 0-6 months can be caused by the lack of public understanding that the importance of exclusive breastfeeding for The purpose of this study was to determine the relationship of exclusive breastfeeding to growth in body length and head circumference of babies aged 6-9 months. Typeof research is quantitative analytic design by using cross sectional approach to the total number of sample were 36 respondents aged 6-9 months. The data was collected by giving check list and questionnaire sheets with statistical test results using Chi-Square. The results of the univariate analysis were obtained from 36 respondents, 26 babies . 2%) who got ASI were bigger than those non-ASI, which was 10 babies . 8%). For a normal baby's body length was 32 babies . 9%), greater than abnormal was 4 babies . 1%), then for a normal head circumference was 33 babies . 7%), greater than not normal was 3 babies . 3%). Based on bivariate analysis results, there was a significant relationship between exclusive breastfeeding and growth in body length of babies aged 6-9 months, based on Chi-Square results A value = 0. 025 < = 0. And there was no significant relationship between exclusive breastfeeding on head circumference of babies aged 6-9 months based on the results of Chi-Square value A value = 0. 822 > = 0. Keywords : Exclusive breastfeeding. Body Length. Head Circumference. Baby pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan dapat disebabkan masih kurang pemahaman masyarakat bahwa pentingnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi usia 0-6 bulan, adanya promosi yang intensitaf susu formula, pemantauan sulit dilakukan, pencatatan dan pelaporan yang kurang tepat4. PENDAHULUAN Pertumbuhan adalah bertambahnya jumlah dan besarnya sel diseluruh tubuh yang secara kuantitatif dapat diukur. Pertumbuhan merupakan perubahan yang terbatas pada pola fisik yang dialami oleh individu. Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan ukuran, besar, jumlah atau dimensi pada tingkat sel, organ maupun individu. Pertumbuhan bersifat kuantitatif . apat diukur dengan satua. , seperti berat badan . r, k. , satuan panjang . , dan sebagainya1. Sedangkan cakupan pemberian ASI eksklusif di Kota Palembang pada tahun 2017 yaitu 77,4%, sedangkan pada tahun 2016 yaitu 74,4% sehingga hal ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan pemberian ASI eksklusif pada bayi4. Pemberian nutrisi secara mencukupi pada bayi yang harus sudah dimulai sejak dalam kandungan, yaitu dengan pemberian nutrisi yang cukup melalui ibu hamil. Setelah lahir, harus diupayakan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif, yaitu pemberian ASI saja sampai anak berumur 4 samapai 6 bulan2. Menurut Penelitian Sartika Pandewi 2018 dengan judul hubungan pemberian ASI perkembangan bayi usia 7-12 bulan dengan hasil terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan pertumbuhan bayi usia 7-12 bulan di Kendari, 20185. World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI ekslusif sekurang-kurangnya selama 6 bulan pertama kehidupan dan dilanjutkan dengan makanan pendamping sampai usia 2 tahun. Berdasarkan data WHO pada tahun 2016 terdapat puluhan juta bayi mengalami tahap tumbuh kembang dari bayi menuju dewasa dan hampir 000 anak-anak meninggal sebelum usia 5 tahun dan lebih dari 200 juta anak tidak mencapai potensi perkembangan secara Angka kejadian di Amerika sekitar bekisar 12-16% dan di Indonesia sekitar 1318%. Menurut Penelitian Dwipoerwanto . melakukan penelitan tentang Pengaruh Riwayat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif Terhadap Pertumbuhan Berat Badan. Panjang Badan Dan Lingkar Lengan Aatas Bayi Berusia 6-12 bulan dengan hasil penelitian yang menunjukan bahwa pertumbuhan panjang badan, berat badan dan lingkar kepala pada bayi yang diberikan ASI eksklusif menunjukan perbedaan yang signifikan dengan bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif6. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Eksklusif terhadap pertumbuhan panjang badan dan lingkar Kepala pada bayi usia 6-9 bulan. Kurva pertumbuhan yang diterbitkan oleh National Center for HealthStatisics (NCHS), bahwa berat badan bayi akan meningkat dua kali lipat dari berat lahir saat usia 6 bulan, berat badan bayi yang mendapat ASI lebih ringan di banding bayi yang mendapat susu formula sampai usia 6 bulan3. METODE PENELITIAN Penelitian ini termasuk jenis penelitian sampelnya akan menggunakan teknik non random sampling secara purposive sampling dimana hanya mengambil sampel secukupnya. Alat pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian adalah check list dan tekhik pengumpulan datanya menggunakan tekhik observasi dan menggunakan data Sekunder serta akan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Social Science. Metode pengkuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran Cakupan bayi yang mendapatkan ASI eksklusif di Sumatera Selatan tahun 2017 mengalami peningkatan sebanyak 0,06% menjadi 60,0% dibandingkan tahun 2016, yaitu 59,94% dan juga telah mencapai target RPJMN tahun 2017 sebesar 44%. Secara provinsi, hanya 1 kab. /kota . ,9%) dengan cakupan ASI eksklusif belum mencapai target yaitu Kab. Ogan Ilir. Rendahnya cakupan panjang infantometer dan lingkar kepala menggunakan pita ukur. HASIL Tabel 1. Distribusi Frekuensi Pemberian ASI Eksklusif DiPosyandu wilayah kerja Puskesmas Ariodillah Palembang Tahun 2020 Asi Eksklusif Tidak Jumlah Frekuensi Dari 36 responden, yang diberikan ASI ekslusif sebanyak 26 responden . ,2%) lebih besar dari pada yang tidak diberikan NON ASI yaitu sebanyak 10 responden . ,8%). Tabel 2. Distribusi Frekuensi Panjang Badan Terhadap Pemberian ASI Eksklusif DiPosyandu wilayah kerja Puskesmas Ariodillah Palembang Tahun 2020 Panjang Badan Normal Tidak Normal Jumlah Frekuensi Dari 36 responden, dengan pertumbuhan normal sebanyak 32 responden . 9%) lebih besar dibandingan dengan pertumbuhan panjang badan bayi usia 6-9 bulan yang tidak normal sebanyak 4 responden . 1%). Tabel 3. Distribusi Frekuensi Lingkar Kepala Terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ariodillah Palembang Tahun 2020 Lingkar Kepala Normal Tidak Normal Jumlah Frekuensi Dari 36 responden, dengan lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan normal sebanyak 33 responde . ,7%) lebih besar dibandingan dengan lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan yang tidak normal sebanyak 3 responden . ,3%). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dilihat lebih banyak bayi usia 6-9 bulan bayi dengan lingkarkepala normal dari pada lingkar kepala bayi tidak normal. Tabel 4. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Terhadap Pertumbuhan panjang badan Bayi Usia 6-9 Bulan Di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ariodillah Palembang Tahun Pemberian ASI ASI Non ASI Total Panjang Badan Normal Tidak Normal Jumlah P Value 0,025 Diketahui bahwa dari 36 responden yang memberikan ASI Eksklusif pada bayi 6-9 bulan sebanyak 26 responden . ,2%) responden yang panjang badan bayinya normal sebanyak 25 responden . dan panjang badan bayi usia 69 bualn yang tidak normal yaitu banyaknya 1 responden . ,8%) sedangkan untuk responden yang tidak memberikan ASI atau Non ASI sebanyak 10 responden . ,8%) masing- masing pertumbuhan panjang badan bayi usia 6-9 bualn yang normal sebanyak 7 responden . ,4%) dan panjang badan bayi usia 6-9 bualn yang tidak normal sebanyak 3 responden . ,3%). Tabel 5. Hubungan ASI Eksklusif Terhadap lingkar kepala Bayi Usia 6-9 Bulan Di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ariodillah Palembang Tahun 2020 Pemberian ASI ASI Non ASI Total Lingkar Kepala Normal Tidak Normal Jumlah Diketahui bahwa dari 36 responden yang memberikan ASI Eksklusif sebanyak 26 responden . ,2%) bayi usia 6-9 bulan yang memiliki lingkar kepala normal sebanyak 24 responden . ,7%) dan bayi usia 6-9 bulan yang memiliki lingkar kepala yang tidak normal sebanyak 2 responden . ,6%) sedangkan untuk responden yang diberikan Non ASI yaitu sebanyak 10 responden . ,8%) masing-masing 9 responden atau 25,0% yang memiliki lingkar kepala normal sedangkan 1 responden atau 2,8% yang memiliki lingkar kepala yang tidak normal P Value 0,822 Pada saat yang sama. ASI juga kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat Berdasarkan penelitian ini pemberian ASI Eksklusif terhadap bayi usia 6-9 bulan sangatlah penting dalam pertumbuhan karena ASI adalah satu-satunya makanan yang sesuai untuk bayi usia 6-9 bulan dan Pemberian ASI hanya diberikan ASI saja tanpa bantuan makanan atau minuman lainnya. Air Susu Ibu (ASI) adalah satu-satunya makanan yang sesuai untuk bayi sehingga harus diberikan kepada bayi dari beberapa saat setelah lahir sampai berumur 4-6 bulan. Pemberian ASI saja tanpa bantuan makanan atau minuman lainnya yang sering dibuat dengan pemberian ASI eksklusif. Pada periode ini seluruh kebutuhan gizi baik energi dan zat gizi makro maupun zat gizi mikro, utamanya vitamin mineral : telah terpenuhi dengan pemberian ASI. Namun demikian, umur 4-6 bulan, pada saat kebutuhan bayi akan seluruh zat gizi yang perkembangannya ini dibutuhkan makanan PEMBAHASAN Analisis Univariat Pemberian ASI Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bayi usia 6-9 bulan di lihat dari karakteristik berdasarkan pemberian ASI Eksklusif diperoleh sebagian besar bayi yang diberikan ASI Eksklusif 26 responden . ,2%). sedangkan yang tidak diberikan ASI atau NON ASI berjumlah 10 responden . Panjang Badan Pada penelitian ini pemberian ASI pada bayi usia 6-9 bulan di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ariodillah sudah lumayan baik dan bagus bahwa keseimbangan zat-zat gizi dalam ASI dalam tingkat baik. Menurut Minarno dan Lilek Hariani . yang menyatakan bahwa keseimbangan zat-zat gizi dalam ASI berada dalam tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bayi usia 6-9 bulan. di lihat dari karakteristik berdasarkan pemberian ASI Eksklusif terhadap pertumbuhan panjang badan diperoleh sebagian besar bayi usia 6-9 bulan dengan pertumbuhan normal diberikan ASI Eksklusif sebanyak 32 responden . 9%), sedangkan yang tidak diberikan ASI atau NON ASI terhadap pertumbuhan tidak normal berjumlah 4 responden . 1%). dari hasil kesimpulan penelitian pemberian ASI Eksklusif terhadap panjang badan bayi usia 6-9 bulan, yang terdapat di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ariodillah palembang ini menunjukan lebih banyak responden yang normal dari pada bayi usia 6-9 bulan yang abnormal. ASI dibandingkan bayi yang diberi nutrisi selain ASI . <0,001. t= -8,. Pada penelitian ini pemberian ASI terhadap pertumbuhan panjang badan bayi usia 6-9 bulan di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ariodillah sudah lumayan baik bahwa pertumbuhan panjang badan yang normal lebih banyak yang di berikan ASI jika di bandingkan dengan tidak normal pada bayi usia 6-9 bulan. Kecukupan gizi pada anak manifestasinya dapat dilihat dari pertumbuhan Penilaian terhadap pertumbuhan anak dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah pengukuran antropometrik. Adapun parameter ukuran antropometrik yang dipakai pada penelitian pertumbuhan fisik adalah tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, lingkar lengan atas, dan panjang Pada penelitian ini juga kita bisa melihat ukuran lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan yang normal dan tidak normal, karena pada tahun pertama akan di lakukan pemeriksaan untuk lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan akan di ukur untuk melihat normal dan tidak normalnya. Lingkar kepala diukur setiap bulan pada tahun pertama, setiap 3 bulan pada tahun kedua, dan setiap 6 bulan pada usia 3-5 tahun. Lingkar kepala dibawah -2 SD disebut mikrosefali, dan apabila diatas 2 SD disebut makrosefali. Hasil penelitian yang sama juga dijelaskan bahwa terdapat hubungan yang signifikan . <0,. antara pemberian ASI eksklusif terhadap lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan11. Analisa Bivariat Hubungan Pemberian ASI dengan Panjang Badan Berdasarkan uji statistik menggunakan Chi Square yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan nilai p Value = 0,025 sehingga hipotesa menyatakan ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif terhadap panjang badan bayi usia 6-9 bulan. Lingkar Kepala Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bayi usia 6-9 bulan. diperoleh sebagian besar bayi usia 6-9 bulan dengan pertumbuhan normal diberikan ASI Eksklusif sebanyak 33 responden . ,7%). sedangkan yang tidak diberikan ASI atau NON ASI terhadap pertumbuhan tidak normal berjumlah 3 responden . ,3%). Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian dengan judul hubungan pemberian ASI dengan tumbuh bayi umur 6 bulan di wilayah kerja puskesmas Nangalo. Hasil penilaian pada bayi yang mendaptkan ASI eksklusif sebesar 73,3% 26,7% pertumbuhannya kurang, sedangkan bayi pertumbuhan normal dan 37,1% adalah Nilai OR 1,62, artinya bayi yang ASI mendapatkan pertumbuhan normal 1,62 kali lebih besar jika dibandingkan dengan bayi ASI NON eksklusif. Uji ststistik dengan chi square didapatkan nialai p = 0,696 . C 0,. yang menunjukkan hubungan pemberian ASI tidak signifikan dengan pertumbuhan bayi12. Pada penelitian ini pemberian ASI terhadap lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ariodillah sudah lumayan baik bahwa ukuran lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan yang normal lebih banyak yang di berikan ASI jika di bandingkan dengan tidak normal pada bayi usia 6-9 bulan. Bayi yang memiliki ukuran lingkar kepala normal berpeluang 5,4 kali lebih besar yang sesuai dari pada bayi yang memiliki ukuran lingkar kepala tidak normal, hubungan ini positif namun tidak signifikan secara Hasil penelitian tersebut sesuai dengan teori yang ada bahwa Nutrisi memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan, pencapaian status nutrisional yang tidak adekuat, baik disebabkan oleh malnutrisi dan/atau mal Hasil penelitian yang sama dijelaskan oleh Purwaningsih bahwa bayi usia 6-9 bulan yang absorpsi dapat memperlambat pertumbuhan dan secara potensial, menyebabkan Failire To Thrive (FTT). Sebaliknya pemberian nutrisi secara berlebihan diasosiasikan dengan dengan yang pesat dan dapat meningkatkan risiko pola pertumbuhan yang berbeda dibandingkan bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif diketahui memiliki pola pertumbuhan yang berbeda dibandingkan bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif pada tahun pertama kehidupannya. Perbedaan laju pertumbuhan yang signifikan ini pertama kali dilaporkan dalam penelitian gangguan seperti hidrosefalus, mikrosefalus, ataupun makrosefalus14. Tujuan pengukuran lingkar kepala anak adalah untuk mengetahui lingkar kepala anak dalam normalpertumbuhan ukuran lingkar kepala bayi dengan mengukur dan memantau, kelainan-kelainan yang mungkin saja terjadi pada otak akan segera bisa dideteksi, seperti mikrosefali yaitu ukuran lingkar kepala lebih kecil dari ukuran lingkar kepala normal atau makrosefali ukuran kepala lebih besar dari pada ukuran lingkar kepala normalnya15. Davis Area Research On Lactation. Infant Nutrition And Growth (DARLING). tersebut menunjukkan bahwa bayi yang diberikan ASI tumbuh lebih cepat diawali, pada 3-6 bulan pertama, dan lebih lambat pada 6-9 bulan berikutnya13. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori tentang pertambahan yang relatif konstan juga dapat diketahui dari proporsi besar kepala dengan panjang badan. Saat lahir, kepala berukuran seperempat bagian dari panjang badan dan setelah dewasa, besar kepala hanya seperdelapan dari panjang badan. Oleh karena itu, lingkar kepala ini hanya efektif pada 6 bulan pertama sampai umur 2-3 tahun, kecuali pada keadaan tertentu seperti bentuk kepala yang besar pada anak yang menderita Pada usia tahun pertama ini, pertumbuhan otak relatif pesat16. Pada akhir bulan ke 12, bayi yang diberikan ASI secara umum lebih ringan 500-600 gram dibandingkan bayi yang diberikan susu Meta analisis dari berabgai penelitian yang membahas aspek pertumbuhan bayi juga menunjukkan bahwa bayi yang diberikan ASI selama kira-kira 12 bulan tumbuh lebih cepat pada 2 bulan awal dan lebih lambat pada bulan Pengukuran lingkar kepala dimaksudkan untuk menaksir pertumbuhan otak. Berat otak waktu lahir adalah sekitar 350 gram, pada usia 1 tahun beratnya hampir mencapai 3 kali lipat yaitu 925 gram 75%, dan mencapai 90% pada usia 6 tahun. Pertumbuhan ukuran lingkaran kepala umumnya mengikuti pertumbuhan otak sehingga bila ada hambatan atau gangguan pertumbuhan otak biasanya juga terhambat16. Hubungan Pemberian ASI dengan Lingkar Kepala Berdasarkan uji statistik menggunakan Chi Square yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan nilai P Value = 0,822 yang lebih besar dari = 0,05 sehingga hipotesa menyatakan tidak ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif terhadaplingkar kepala bayi bayi usia 6-9 Hasil penelitian tersebut di dapatkan teori Pengukuran lingkar kepala yaitu Pada masa pertumbuhan bayi dan balita, berlangsung perubahan ukuran dan jumlah sel, serta jaringan intraseluler pada tubuh bayi dan Dengan kata lain ukuran-ukuran tubuhnya akan membesar, misalnya ditandai dengan meningkatnya berat dan tinggi badan, ukuran kepala, lingkar kepala, menguatnya tulang dan membuatnya tulang dan membesarnya otot, dan bertambahnya organ tubuh lain seperti rambut, kuku gigi, dan Berdasarkan hasil penelitian terdahulu hasil uji statistik Chi Square di peroleh nilai P Value = 0,056 ( < 0,. maka dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI Eksklusif terhadap pertumbuhan (Lingkar Kepal. bayi di posyandu Mawar Kecamatan Mersi tahun Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua bayi tidak mengalami gangguan pertumbuhan otak tidak ada responden yang mengalami Salah satu cara untuk mengetahui baik atau tidaknya perumbuhan anak, adalah dengan mengukur lingkar kepalanya. Berdasarkan standar walanski, perkembangan lingkar kepala bayi dan balita berdasarkan umur terbilang normal pada ukuran berikut: menjadi 2 golongan, yaitu faktor dalam . ksternal/lingkunga. faktor internal terdiri dari perbedaan ras/ etnik atau bangsa, keluarga, umur, jenis kelamin, kelainan genetik, kelainan kromosom. Adanya satu kelainan genetik dan kromosom dapat mempengaruhi pertumbuhan anak, seperti yang terlihat pada anak yang menderita sindroma down. Selain faktor internal, faktor eksternal/ lingkungan juga mempengaruhi pertumbuhan anak. Faktor lingkungan yang banyak mempengaruhi pertumbuhan anak adalah gizi, stimulasi, psikologis, dan sosial 6-8 bulan : 14,75 cm 9-11 bulan : 15,10 cm 1 tahun : 16,00 cm 2 tahun : 16,25 cm 4 tahun : 16,75 cm 5 tahun : 17,00 cm Ukuran di atas adalah ukuran pada pertumbuhan normal. jika ukuran lebih kecil, yaitu 85% ukuran normal, pertumbuhan anak masih kurang. Sedangkan jika ukuran lebih kecil lagi, yaitu sekitar 70% ukuran normal, maka pertumbuhan anak buruk dan perlu asupan gizi yang lebih baik lagi9. Berdasarkan data yang diperoleh riwayat ASI Eksklusif tidak berhubungan terhadap pertumbuhan anak karena faktor ASI saja tidak cukup untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal walaupun didalam ASI terdapat zat makro maupun zat mikro yang sangat membantu dalam perkembangan anak. Tetapi setelah umur bayi lebih dari 6-9 bulan bulan ada baiknya, bayi diberikan makanan tambahan yang menunjang ASI (MP-ASI) menghubungkan status gizi yang diberikan oleh orang tua bayi18. Hasil penelitian ini berbeda dengan teori yang dikemukakan yang mengatakan bahwa keseimbangan zat-zat gizi dalam ASI pada tingkat terbaik dan dari susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih Pada saat semua. ASI juga kaya akan sari-sari Meskipun dari hasil uji statistik tidak dapat hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan pertumbuhan, namun peneliti menganalisis lebih dalam yaitu dengan melihat jumlah bayi usia 6-9 bulan yang mengalami pertumbuhan yang tidak normal yang berjumlah 3 orang, 2 bayi usia 6-9 bulan berasal dari bayi dengan ASI Eksklusif dan 1 bayi usia 6-9 bulan dari Non ASI. Ini menunjukkan adanya perbedaan antara bayi usia 6-9 bulan yang diberikan ASI Eksklusif dan Non ASI Eksklusif. Bayi mendapat mencapai pertumbuhan optimal apabila diberi ASI Eksklusif sampai 46 bulan, dan setelah itu tetap diberikan sampai usia 2 tahun dengan diberi tambahan makanan pendamping asi7. Dari penelitian ini juga diperoleh sekitar 24 responden . ,7%) bayi usia 6-9 bukan yang diberi ASI Eksklusif tetapi memiliki pertumbuhan yang normal dan bayi usia 6-9 bulan yang diberikan ASI Eksklusif dengan pertumbuhan yang tidak normal sekitar 2 responden . ,6%). dan bayi usia 6-9 bulan yang tidak diberikan ASI atau Non ASI dengan lingkar kepala yang normal sekitar 9 responden . ,0%) sedangkan bayi usia 6-9 bulan yang tidak di berikan ASI atau Non ASI dengan lingkar kepala tidak normal sekitar 1 responden . ,8%). KESIMPULAN Terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif terhadap panjang badan bayi usia 6-9 bulan, berdasarkan hasil Chi-Square nilai p value = 0, 025 yang lebih kecil dari = 0,05 dan tidak ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif terhadap lingkar kepala bayi usia 6-9 bulan, berdasarkan hasil dari Chi-Square nilai p value = 0,822 yang lebih besar dari = 0,05. Hal ini dapat disebabkan banyak faktor sesuai dengan teori bahwa banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anak. Secara garis besar faktor-faktor tersebut dapat dibagi pediatricsociety. http://w. id/arti kel/klinik/asi/air susu ibu dan tumbuh kembang anak diakses 20 Mei 2020. Khomsa. Tumbuh Kembang. Status Gizi dan Imunisasi Dasar pada Balita. Yogyakarta :Nuha Medika. Purwaningsih. Beberapa Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 BulanDi Desa Karangawen Wilayah Kerja Puskesmas Karangawen Kabupaten Demak. Semarang:Universitas Muhammadiyah Semarang Dian Insana Fitri. pemberian ASI dengan tumbuh bayi umur 6 bulan di wilayahkerja puskesmas Yogyakarta Ruth. L dan Robert. , 2015. Breastfeeding: A Guide for the Medical Profession. ElsevierHealth Sciences. Feti. Efektifitas Pemberian ASI Ekslusif terhadap Pertumbuhan dan PerkembanganBayi di Posyandu Mawar Kecamatan Mersi. Jakarta Depkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2016. Diakses pada tanggal 5 Mei http://w. id/profile/kes hatan-indonesia-2015. Nursalam. Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak. Jakarta : Salemba Medika. Dewi. Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil Sampai dengan KB. Jakarta: EGC Ikatan Dokter Anak Indonesia . Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Jakarta: Sagung Seto. SARAN Dapat memberikan informasi mengenai pentingnya memberikan ASI eksklusif untuk proses pertumbuhan pada bayi terutaman pada pertumbuhan panjang badan dan lingkar kepala bayi DAFTAR PUSTAKA