ANALISIS PERBEDAAN HARGA SAHAM INDEKS LQ45 BURSA EFEK INDONESIA SEBELUM PANDEMI COVID 19 DAN SELAMA PANDEMI COVID 19 Jeri Pandu Setiawan 1. Eddy Soegiarto 2. Purwanti 3 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Email : jeripandusetiawan@gmail. Keywords : Stock Price. LQ45 Index. Indonesia Stock Exchange. Covid 19 ABSTRACT This study aims to determine and analyze the difference in stock prices of the LQ45 index of the Indonesia Stock Exchange before the Covid 19 pandemic period . January Ae 28 February 2. and during the Covid 19 pandemic period . March Ae 15 April 2. The sampling technique used is purposive sampling, with the following criteria: 1. LQ45 companies listed on the Indonesia Stock Exchange before the Covid 19 pandemic period . January Ae 28 February 2. and during the Covid 19 pandemic period . March 2020 Ae 15 April 2. , 2. The companies used in this study are companies listed on the LQ45 index before the Covid 19 pandemic period . January Ae 28 February 2. and during the Covid 19 pandemic period . March Ae 15 April 2. Based on these criteria, a sample of 42 companies was obtained. The analytical tool used is the Paired Sample T Test which is used to test the hypothesis to find out the significant difference in the stock price of the LQ45 index of the Indonesia Stock Exchange before the Covid-19 pandemic for the period . January Ae 28 February 2. and during the Covid 19 pandemic period . Marc. Ae April 15, 2. Based on the results of the study, it shows that there is a significant difference to the stock price of the LQ45 index of the Indonesia Stock Exchange before the Covid 19 pandemic period . January Ae 28 February 2. and during the Covid 19 pandemic period . March Ae 15 April 2. PENDAHULUAN Perusahaan melaksanakan aktivitas usahanya dengan salah satu tujuan buat mendapatkan keuntungan ataupun laba. Laba tersebut sangat berarti buat mempertahankan kelangsungan usaha industri. Buat menaikkan laba, metode yang ditempuh perusahaan dengan perluasan. Salah satu dana yang bisa digunakan untuk melaksanakan perluasan yakni laba ditahan yang dipunyai perusahaan. Tetapi terdapat kalanya dana intern industri tidak memadai buat membiayai perluasan perusahaan, sehingga mewajibkan industri buat menghimpun dana eksternal yang berasal dari warga ataupun dari suatu badan usaha yang lain ataupun alternatif pembiayaan lewat lembaga intermediasi keuangan semacam perbankan ataupun lembaga non Buat menghimpun kekurangan dana tersebut, dalam dunia usaha ada sesuatu wadah penghimpun dana yang disebut merupakan pasar modal. Pasar modal ialah salah satu instrument ekonomi yang alami pertumbuhan sangat pesat. Pasar modal bisa dijadikan penanda kemajuan sesuatu negara serta juga bisa mendukung ekonomi sesuatu negara. Pasar modal ialah salah satu alternatif opsi buat berinvestasi yang bisa menciptakan tingkatan keuntungan maksimal untuk para investor. Pasar modal sangat berperan bagi pembangunan ekonomi yaitu sebagai salah satu sumber pembiayaan eksternal bagi dunia usaha dan wahana investasi masyarakat, sehingga kehadiran pasar modal dapat memperbanyak pilihan sumber dana khususnya dana jangka panjang bagi perusahaan. Perkembangan pasar modal suatu negara tercermin dari tingginya jumlah saham yang diperdagangkan, jumlah perusahaan . yang terdaftar . , volume transaksi, nilai transaksi, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), serta nilai kapitalisasi pasar yang semuanya itu telah membawa konsekuensi tertentu bagi para investor . enanam moda. , emiten, dan pelaku pasar modal lainnya. Untuk mengevaluasi kinerja pasar modal dapat dilakukan dengan indikator indeks. Saham adalah tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Seorang investor membeli sejumlah saham saat ini dengan harapan memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham ataupun sejumlah dividen di masa yang akan datang, sebagai imbalan atas waktu dan risiko yang terkait dengan investasi tersebut. Dalam pasar modal, hal terpenting yang harus diketahui investor adalah harga saham. Harga saham di pasar modal merupakan refleksi dari semua informasi yang tersedia. Berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan pasar modal, baik lingkungan ekonomi maupun non-ekonomi, memiliki kandungan informasi yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi investor sehingga menjadi salah satu faktor yang menentukan naik turunnya harga saham. Fluktuasi harga saham merupakan hal penting yang menjadi perhatian bagi para investor karena harga saham mencerminkan kinerja perusahaan. Harga saham sifatnya berubah-ubah atau berfluktuasi setiap saat dan selalu mengalami pasang surut tergantung oleh banyaknya penawaran dan permintaan atas saham tersebut serta beberapa faktor lain yang mempengaruhinya Eka Deni Arifandi . Faktor yang mempengaruhi harga saham atau indeks harga saham antara lain yaitu faktor lingkungan internal dan faktor lingkungan eksternal. Penelitian ini mengkaji perubahan harga saham LQ45 akibat dari faktor eksternal adalah dampak dari virus corona atau Covid-19 yang menyerang seluruh negara didunia termasuk negara Indonesia. LQ45 merupakan indeks unggulan dalam BEI. Indeks tersebut beranggotakan 45 saham dengan tingkat kapitalisasi terbesar dan terlikuid, sekaligus porsi kepemilikan saham Selain penilaian atas likuiditas, seleksi atas saham LQ45 juga mempertimbangkan kapitalisasi pasar. BEJ secara rutin memantau perkembangan komponen saham yang masuk dalam perhitungan indeks LQ45. Saham pada indeks LQ45 berasal dari berbagai sektor usaha, berbagai sektor tersebut bisa berupa sektor pertanian, perkebunan, sektor pertambangan, minyak, logam, sektor industri dasar, kimia, aneka industri yang meliputi industri otomotif, tekstil dan elektronik, kemudian sektor konsumsi, sektor properti, sektor infrastruktur, sektor perbankan / keuangan serta sektor perdagangan, jasa, investasi. Peristiwa pandemi Covid 19 merupakan kasus virus corona yang pertama kali muncul dari kota Wuhan. China pada akhir desember 2019. Wabah dari Covid 19 menyebabkan gangguan pernapasan pada manusia yang mengakibatkan Kota Wuhan, tempat dimana wabah ini dimulai harus memutuskan lockdown demi memperhambat laju penyebaran virus. Penyebaran pandemi virus ini begitu cepat dari manusia ke manusia, dari satu negara ke negara lain, sehingga menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kasus Covid 19 pertama kali di indonesia diumumkan pada 2 Maret 2020. Adanya peristiwa pandemi Virus Covid 19 ini bukan hanya memberikan ancaman kepada kesehatan saja akan tetapi juga pada pertumbuhan perekonomian di suatu negara. Dampak penyebaran Virus Covid 19 terjadi perlambatan sistem ekonomi, terutama di sektor industri, pariwisata, perdagangan, transportasi dan investasi. Tidak bisa dihindari begitupun dengan Indonesia, bertambahnya kasus positif Corona membawa efek bagi pasar modal di indonesia. Memasuki periode perdagangan awal tahun Januari 2020, kinerja indeks LQ45 masih positif, mengalahkan kinerja rata-rata harga saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), menyusul aksi beli investor atas saham-saham pilihan tersebut. Sejauh ini kinerja indeks LQ45 sejak awal tahun . ear to date/yt. positif 0,63% pada level 1. 020, lebih tinggi dibandingkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 1. 05% pada Tahun 2019 lalu kinerja indeks LQ45 mampu bertumbuh 3,23%, juga masih lebih baik dari IHSG yang menguat hanya 1,7% (Sumber: Yazid Muamar, 2. Periode penelitian yang akan digunakan yaitu harga saham indek LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. , berikut akan dijelaskan pada gambar 1 dan gambar 2 : Gambar 1 : Grafik Harga Saham Indeks LQ45 Sebelum Pandemi Covid 19 Periode . Januari Ae 28 Februari 2. (Sumber : w. Berdasarkan pada gamabr 1 menunjukan kinerja pasar saham indeks LQ45 sebelum pandemi Covid 19 periode 17 Januari 2020 masih positif pada level 1. 028,65 akan tetapi pada tanggal 28 Februari 2020 mengalami penurunan kinerja pasar saham indeks LQ45 terkoreksi 26% pada level 878,97 dalam rentang waktu 31 hari dari tanggal . Januari Ae 28 Februari Gambar 2 : Grafik Harga Saham Indeks LQ45 Selama Pandemi Covid 19 Periode . Maret Ae 15 April 2. (Sumber : w. Berdasarkan pada gamabr 2 menunjukan pada awal pandemi Covid 19 kinerja pasar saham indeks LQ45 selama pandemi Covid 19 periode 2 Maret 2020 mengalami penurunan pada level 859,90 akan tetapi pada tanggal 15 April 2020 mengalami penurunan harga saham terendah kinerja pasar saham indeks LQ45 terkoreksi 21. 04% pada level 694,21 dalam rentang waktu 31 hari dari tanggal . Maret Ae 15 April 2. dibandingkan pada sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. hanya terkoreksi 14. Virus corona atau Covid 19 benar-benar jadi momok bagi pasar saham domestik. Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hampir 30% jika dihitung dari awal tahun hingga perdagangan perdagangan kemaren. Selasa . /03/2. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) koreksi IHSG secara year to date mencapai 29,25%. Sementara indeks LQ45 turun 32,61% atau merosot lebih dalam dibandingkan IHSG. Virus corona yang terus mewabah diseluruh dunia telah menebar ketakutan bagi investor. Ada ancaman krisis global yang dibayangkan oleh para pemilik modal dampak dari kebijakan isolasi yang memutus mata rantai ekonomi dunia (Sumber: Houtmand P Saragih, 2. Seperti gambar pergerakan harga saham LQ45 di awal tahun 2020 dibawah ini: Gambar 3 : Harga Saham LQ-45 Turun Drastis Sejak Awal Tahun (Sumber : RTI Analytics, 12 Maret 2020 . Berdasarka gambar 3 diatas menunjukan kinerja pasar saham merosot seiring kekhawatiran investor di tengah perlambatan ekonomi dan wabah virus corona. Di Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks harga saham gabungan (IHSG) tercatat turun 22% sejak awal tahun . Penurunan kinerja IHSG berdampak pula terhadap saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam LQ-45. Seluruh saham di indeks ini mengalami penurunan. Tercatat penurunan harga saham terbesar terjadi pada saham Waskita Karya (WSKT) yang turun hingga 59,6% sejak awal tahun. Sementara saham Indofood CBP Sukses yang mengalami penurunan terendah sebesar 11,66% (Sumber: Dwi Hadya Jayani, 2. Tahun 2020, pemerintah mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi pada Maret Ae April, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi dikisaran minus 0,4 persen hingga minus 2,3 persen. Pertumbuhan ekonomi yang memburuk sepanjang 2020 tak terlepas dari daya beli masyarakat yang tergerus selama pandemi. Padahal , konsumsi rumah tangga selama ini menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada 2019, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi hingga 57 persen pada pertumbuhan ekonomi. Sepanjang 2020, pandemi membuat jutaan pekerja harus kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan Kebijakan PSBB untuk mencegah penyebaran pandemi Covid 19 menyebabkan terbatasnya mobilitas dan aktivitas masyarakat yang berdampak pada penurunan permintaan Daya beli masyarakat turun terutama karena berkurangya penghasilan disamping karena terbatasnya aktivitas. Di tengah semua ketidakpastian, masyarakat terutama golongan menengah keatas mengerem pembelian barang-barang yang dianggap tidak pokok. Penghasilan masyarakat yang menurun karena pandemi menyebabkan sebagian besar sektor usaha mengurangi aktivitasnya atau tutup total (Sumber: Antonius Purwanto, 2. Hal tersebut jelas berdampak pada ekonomi Indonesia yang akan berpengaruh pada perdagangan saham di Indonesia, serta ancaman krisis global akibat dampak dari kebijakan isolasi yang memutus rantai ekonomi dunia sehingga hal tersebut akan mempengaruhi reaksi investor dan juga mempengaruhi situasi pasar yang ada di Bursa Efek Indonesia secara keseluruhan Adapun penelitian-penelitian yang dilakukan oleh Ida Mentayani. Rusmanto dan Ridho Ridhani . yang berjudul Analisis Perbedaan Harga Saham Sebelum dan Sesudah Pemilihan Umum Presiden 2014 (Event Study Pada Sektor Jasa Keuangan Yang Listing Di Bursa Efek Indonesi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bukti empiris bahwa terdapat perbedaan antara harga saham sebelum dan sesudah pemilihan umum presiden 2014 pada sektor jasa keuangan yang listing di Bursa Efek Indonesia. Penelitian yang dilakukan Joanne V. Mangindaan dan Hendrik Manossoh . yang berjudul Analisis Perbandingan Harga Saham Pt. Garuda Indonesia Persero Tbk. Sebelum dan Sesudah Pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penurunan yang signifikan pada harga saham PT. Garuda Indoesia pada periode 30 hari sesudah peristiwa pengumuman kasus pertama Covid-19 di Indonesia dibandingkan dengan periode 30 hari sebelum pengumuman tersebut. Peneliti yang dilakukan Meiske Wenno . yang berjudul Dampak Covid-19 Terhadap Perubahan Harga Saham Dan Volume Transaksi (Studi Kasus Pada Pt. Bank Mandiri. Tb. Data tersebut telah diambil selama 31 hari sebelumnya dan 31 hari setelah pengumuman pertama virus covid-19 di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan harga saham PT. Bank Mandiri. Tbk. antara sebelum dan sesudah pengumuman pertama kasus Covid-19 di Indonesia. Penelitian yang dilakukan oleh Eka Deni Arifandi . yang berjudul Analisis Perbedaan Harga Saham Sebelum Dan Sesudah Stock Split Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian ini uji persial (Uji-. diperoleh hasil t hitung sebesar 3,046, dengan nilai p sebesar 0,006. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan harga saham sebelum pengumuman stock split dengan sesudah pengumuman stock split. Oleh karena itu, dalam hal membandingkan harga saham LQ45 peneliti ingin menggunakan sampel saham yang berasal dari perusahaan yang terdaftar di indeks LQ45 yaitu harga saham LQ45 sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan harga saham LQ45 selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Peneliti menggunakan Uji Beda (Paired Sample T Tes. untuk mengetahui perbedaan ratarata dua sampel bebas sampel yang sama namun mempunyai dua data . arga saham LQ. Berdasarkan pemaparan dan penjelasan latar belakang yang telah dikemukakan maka penulis tertarik untuk meneliti perbedaan harga saham pada indeks LQ45 sebelum dan selama terjadinya pandemi Covid 19. Maka penulis tertarik untuk penelitian lebih lanjut dengan judul AuAnalisis Perbedaan Harga Saham Indeks Lq45 Bursa Efek Indonesia Sebelum Pandemi Covid 19 Dan Selama Pandemi Covid 19Ay. Dasar Teori Manajemen Keuangan Manajemen keuangan, menurut Musthafa . Manajemen keuangan menjelaskan tentang beberapa keputusan yang harus dilakukan, yaitu keputusan tentang investasi . nvesment decisio. , keputusan pendanaan atau keputusan pemenuhan kebutuhan dana . inancing decisio. , dan keputusan kebijakan dividen . ividend polic. yang bias juga disebut keputusan pembagian keuntungan . istribution decisio. Pasar Modal Pasar modal, menurut Sudirman . Pasar modal sama seperti pasar pada umumnya, yaitu tempat bertemunya antara penjual dan pembeli. Di pasar modal, yang diperjualbelikan adalah modal berupa hak kepemilikan perusahaan dan surat pernyataan hutang perusahaan. Pembeli modal adalah individu atau organisasi dan lembaga lain yang bersedia menyisihkan kelebihan dananya untuk melakukan kegiatan yang menghasilkan pendapatan melalui pasar modal, sedangkan penjual modal adalah perusahaan yang memerlukan modal atau tambahan modal untuk keperluan pengembangan usaha. Saham Pengertian saham, menurut Sunariyah . Saham tanda penyertaan modal pada perseroan terbatas seperti yang telah diketahui bahwa tujuan pemodal membeli saham untuk memperoleh penghasilan dari saham tersebut. Harga Saham Harga saham, menurut Jogiyanto ( 2013:. Harga saham adalah yang terjadi dipasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran saham yang bersangkutan dipasar modal. Indeks LQ45 Indeks LQ45 menurut Tatang Arya Gumanti . Terdiri atas 45 saham dengan likuiditas (Liquidit. tinggi, yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. LQ45 dibaca Likuid 45. Saham-saham perusahaan yang masuk kedalam kelompok ini dikenal dengan sebutan blue chip. Selain penilaian atas likuiditas, seleksi atas saham-saham tersebut mempertimbangkan kapitalisasi pasar. Namun untuk dapat masuk dalam pemilihan, suatu saham haus memenuhi kriteria-kriteria tertentu, yang dalam hal ini ada empat kriteria. METODE Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, yakni dimana data penelitian ini bertujuan untuk membandingkan harga saham indeks LQ45 sebelum pandemi Covid 19 . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 . Maret Ae 15 April 2. Penelitian ini menggunakan dua sampel bebas sampel yang sama namun mempunyai dua data karena teknik analisis data pengujian hipotesis yang digunakan adalah Uji beda (Paired sampel T tes. Definisi Operasional Harga Saham Harga saham adalah harga dimana penutupan pasar saham Bursa Efek Indonesia sepanjang periode pengamatan buat masing Ae masing jenis saham yang dijadikan sampel serta pergeraknnya tetap diamati oleh para investor. Variabel Ae variable pada penelitian ini yang digunakan sebagi berikut : Data sebelum pengumuman Covid 19 di Indonesia untuk pertama kali meliputi data harga saham indeks LQ45 sebanyak 31 hari dimulai pada tanggal 17 Januari Ae 28 Februari 2020. Data saat pengumuman Covid 19 di Indonesia untuk pertama kali meliputi data harga saham indeks LQ45 sebanyak 31 hari dimulai pada tanggal 2 Maret Ae 15 April 2020. Pengumuman Covid 19 di Indonesia untuk pertama kali terhitung 2 maret 2020. Indeks LQ45 Indek LQ45 merupakan indek yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdiri dari 45 emiten saham unggulan dalam negeri yang mempunyai kapitalis pasar yang paling likuid dan telah melalui proses selesksi likuiditas tinggi. Indek LQ45 dari 45 emiten saham yang terpilih tersebut akan disesuaikan setiap enam bulan sekali yaitu pada awal Februari dan Agustus 2020. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan metode observasi dokumen yaitu dengan melakukan pencatatan secara langsung dari data sekunder. Data sekunder menurut Eka Deni Arifandi . adalah data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara atau diperoleh dan dicatat oleh pihak lain. Data tersebut yaitu data harga saham harian perusahaan yang termasuk di indeks LQ45 dimana data tersebut diambil lewat situs link w. com dan w. id yaitu situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan berbagai sumber seperti Jurnal, internet dan lain sebagainya. Tahap observasi dokumen yang dilakukan pada penelitian ini mencari harga saham masing-masing perusahaan sebelum dan selama terjadinya pandemi covid 19 setiap hari pada jam operasional Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu Senin Ae JumAoat Populasi Dan Sampel Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 45 perusahaan untuk selama periode perdagangan sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. yang sahamnya telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kelompok indeks LQ45. Pemilihan sampel dilakukn dengan menggunakan metode purposive sampling. Kriteria yang harus dipenuhi dalam penelitian ini adalah : Perusahaan LQ45 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Teknik Analisis Uji Beda . aired sampel T tes. Paired sampel T test menurut Jubilee Enterprise . digunakan untuk menentukan apakah ada perbedaan rata-rata dua sampel bebas . ampel yang sama namun mempunyai dua data. Paired sampel T test prinsipnya untuk mengetahui apakah ada perbedaan harga saham antara sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Pengujian hipotesis pada harga saham indeks LQ45 sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. tidak dianalisis secara manual menggunakan rumus uji beda (Paired Sampel T Tes. tetapi dianalisis secara statistik dengan menggunakan aplikasi program komputer SPSS (Statistical Package For Social Scienc. mengikuti berdasarkan penelitian terdahulu. Rumus uji beda (Paired Sampel T Tes. Menurut Nuryadi. Dewi. Endang dan Budiantara . sebagai berikut: SD = Keterangan : = Nilai t hitung = Rata-rata selisih pengukuran sampel a dan sampel b = Standar deviasi selisih pengukuran sampel a dan sampel b = Jumlah sampel = Rata - rata sampel a = Rata Ae rata sampel b Var (S ) = Variansi sampel Hipotesis yang diuji berdasarkan : Merumuskan Hipotesis Ho = Tidak terdapat perbedaan signifikan harga saham indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Ha = Terdapat perbedaan signifikan harga saham indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Menentukan derajat kepercayaan dalam penelitian ini 95% dengan tingkat signifikansi . Melakukan pengujian data dengan menggunakan metode Paired Sample T Test menggunakan aplikasi program komputer SPSS. Pengambilan kesimpulan sig menurut Jubilee Enterprise . Jika sig > 0,05 maka HO diterima. Jika sig < 0,05 maka HO ditolak. Pengambilan kesimpulan thitung menurut Jubilee Enterprise . Jika thitung < ttabel maka Ho diterima. Jika thitung > ttabel maka Ho ditolak. Pengujian Hipotesis Pengujian hipotesis didalam penelitian ini sebagai berikut : Hipotesis diterima jika terdapat perbedaan signifikan terhadap harga saham indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. yang dilihat dari uji paired sampel T test jika sig < 0. 05 atau thitung > ttabel sebaliknya Hipotesis ditolak jika tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap harga saham indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret- 15 April 2. yang dilihat dari uji paired sampel T test jika sig > 0. 05 atau thitung < ttabel. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Beda (Paired sampel T tes. Uji beda . aired sampel T tes. adalah uji beda rata-rata dua sampel berpasangan yang digunakan bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan harga saham indeks LQ45 pada waktu sebelum Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. di Indonesia. Hasil perhitungan statistik harga saham indeks LQ45 sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. , dapat dibaca pada table 1. Harga saham indeks LQ45 sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. mempunyai nilai rata Ae rata sebesar Rp. 519,88 dan harga saham selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. mempunyai nilai rata-rata sebesar Rp. 928,76. Data yang diambil adalah 31 data sebelum Covid 19 dan 31 data selama Covid 19. Apabila kita lihat dari nilai rata-rata pada table 1, terdapat penurunan harga saham indeks LQ45 setelah adanya pandemi Covid 19 di Indonesia. Tabel 1 : Hasil Perhitungan Paired Sample Statistik Harga Saham Indeks LQ45 Sebelum Pandemi Covid 19 . Januari Ae 28 Februari 2. Dan Selama Pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Paired Samples Statistics Mean Pair 1 Harga saham sebelum 6519,88 Covid 19 Harga saham selama 4928,76 Covid 19 (Sumber : Data diolah peneliti,2. Std. Deviation Std. Error Mean 9994,268 1542,149 8035,709 1239,937 Berdasarkan tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa rata-rata harga saham indeks LQ45 pada saat sebelum pandemi Covid-19 dari periode H-31 sampai dengan H-1 sebesar Rp. 519,88, sedangkan rata-rata harga saham indeks LQ45 pada saat selama pandemi Covid-19 dari periode H 1 sampai dengan H 31 sebesar Rp. 928,76, sehingga rata-rata harga saham selama pandemi Covid-19 lebih rendah dari pada sebelum pandemi Covid-19. Dari hasil statistik di atas menunjukan bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 yang terjadi aktivitas perdagangan saham menurun. Berikut ini adalah data perhitungan statistik paired sample correlation dalam penelitian ini sebagai berikut : Tabel 2 Hasil Perhitungan Paired Sample Correlation Harga Saham Indeks LQ45 Sebelum Pandemi Covid 19 . Januari Ae 28 Februari 2. Dan Selama Pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Paired Samples Correlations Correlation Pair 1 Harga saham sebelum Covid 19 & Harga ,997 Saham selama Covid (Sumber : Data diolah peneliti, 2. Sig, ,000 Berdasarkan tabel 2 diatas hasil perhitungan paired samples correlation, menghasilkan korelasi sebesar 0,997 dengan nilai signifikansi dibawah 0,05 yaitu sebesar 0,000. hal ini ada hubungan yang erat antar sampel atau korelasi signifikansi secara statistik, yaitu terdapat hubungan antara pandemi Covid-19 dengan harga saham indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berikut ini adalah data perhitungan statistik paired sample test dalam penelitian ini sebagai berikut : Tabel 3 : Hasil Perhitungan Paired Sample Test Harga Saham Indeks LQ45 Sebelum Pandemi Covid 19 . Januari Ae 28 Februari 2. Dan Selama Pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Paired Samples Test Mean Paired Differences 95% Confidence Std. Interval of the Std. Error Difference Deviation Mean Lower Upper Sig, . Harga Pair Covid19 1591,119 2065,858 318,769 947,352 2234,886 4,991 41 - Harga Covid19 (Sumber : Data diolah peneliti, 2. ,000 Berdasarkan dari perhitungan pada tabel 3 hasil menunjukan perhitungan uji statistik atau uji Paired Sample t test menunjukan t hitung untuk pengujian hipotesis sebesar 4,991 lebih besar dari ttabel 2,021 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti lebih < dari tingkat signifikansi 5% atau 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima atau terdapat perbedaan signifikan harga saham indeks LQ45 sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. , dengan demikian hipotesis penelitian ini diterima. PEMBAHASAN Diduga terdapat perbedaan signifikan harga saham indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Berdasarkan hasil penelitian, variabel harga saham indeks LQ45 sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari -28 Februari 2. dan harga saham indeks LQ45 selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. memperoleh niali t hitung sebesar 4,991 lebih besar dari t tabel 2,021 ( thitung > ttabe. Kemudian diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari signifikansi 5% atau 0,05. Artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap harga saham indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April Artinya terdapat hubungan antara pandemi Covid 19 dengan harga saham indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Ha diterima maka artinya terdapat perbedaan signifikan harga saham indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. , dengan demikian hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadap harga saham indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. terbukti atau diterima. Signifikan mempunyai arti bahwa tingkat kebenaran tidak lepas dari permasalahan tertentu. Dengan begitu, maka hipotesis pada penelitian ini diterima. Hasil penelitian ini juga mampu menunjukkan adanya pandemi Covid 19 berdampak langsung terhadap harga saham. Indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia menunjukkan kondisi yang terjadi selama pandemi Covid 19 bahwa telah terjadi pergerakan turunnya harga saham atau volatilitas harga saham yang lumayan tinggi dan berbagai sektor usaha selama terjadinya pandemi Covid 19 mengalami penurunan harga saham. Informasi adanya pandemi Covid 19 mempengaruhi pengambilan keputusan para investor dan pada akhirnya pasar bereaksi terhadap informasi tersebut untuk mencapai keseimbangan baru dan tekanan kriris ekonomi yang terjadi, sehingga dapat dikatakan bahwa pandemi Covid 19 secara tidak langsung mempengaruhi aktivitas di bursa efek salah satunya pada harga saham indeks LQ45. Tercatat penurunan harga saham terbesar selama pandemi Covid 19 terjadi pada sektor properti dan kontruksi pada saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). PT Cipitra Development (CTRA). PT PP (Perser. Tbk (PTPP). PT Pakuwon Jati Tbk (PWON). PT Wijaya Karya (Perser. Tbk (WIKA), dan PT Waskita Karta (Perser. Tbk (WSKT), sektor kontruksi terdampak sangat parah adanya pandemi Covid 19 dan terganggunya rantai pasokan dan terganggunya dibidang kontruksi, ini akan mengganggu penyelesaian proyek-proyek Sektor properti juga menjadi sektor yang terdampak ditengah pandemi Covid 19. Penurunan daya beli masyarakat akan kesulitan menjajakan produknya baik rumah ataupun apartemen dan sebagai emiten pengelolaan mall juga terdampak adanya pandemi Covid 19. Selanjutnya disusul saham bidang sektor perbankan, perdagangan jasa dan investasi, industry kimia, infrastruktur dan transportasi, barang konsumsi, distributor alat berat dan pertambangan . Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh Meiske Wenno . yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan harga saham PT. Bank Mandiri. Tbk. antara sebelum dan sesudah pengumuman pertama kasus Covid-19 di Indonesia. Hasil penelitian dari Joanne V. Mangindaan dan Hendrik Manossoh . yang menyatakan bahwa terdapat penurunan yang signifikan pada harga saham PT. Garuda Indoesia pada periode 30 hari sesudah peristiwa pengumuman kasus pertama Covid-19 di Indonesia dibandingkan dengan periode 30 hari sebelum pengumuman tersebut. Hasil penelitian Eka Deni Arifandi . dengan menggunakan uji persial (Uji-. diperoleh hasil t hitung sebesar 3,046, dengan nilai p sebesar 0,006. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan harga saham sebelum pengumuman stock split dengan sesudah pengumuman stock split. Sejalan dengan hasil penelitian dari Ida Mentayani. Rusmanto dan Ridho Ridhani . penelitian ini menunjukan bukti empiris bahwa terdapat perbedaan antara harga saham sebelum dan sesudah pemilihan umum presiden 2014 pada sektor jasa keuangan yang listing di Bursa Efek Indonesia. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan signifikan terhadap harga saham indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia sebelum pandemi Covid 19 periode . Januari Ae 28 Februari 2. dan selama pandemi Covid 19 periode . Maret Ae 15 April 2. Saran Berdasarkan kesimpulan dan keterbatasan, peneliti memiliki beberapa saran sebagai . Bagi Investor, hendaknya dapat mengetahui informasi-informasi mengenai adanya perbedaan harga saham pada waktu sebelum dan selama pandemi Covid 19 dalam membeli saham-saham perusahaan, kemudian dapat dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi. bukan hanya didasari pada faktor keberuntungan namun dengan melakukan perhitungan yang sangat matang, sehingga dapat mengantisipasi kerugian-kerugian yang akan terjadi. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah periode penelitian sehingga memperoleh hasil yang lebih baik. Selain itu, peneliti selanjutnya juga dapat menambah variabel lain yang berbeda dengan variabel pada penelitian ini. REFERENCES